7 Hal yang Membatalkan Puasa

10 Hal yang membatalkan Puasa

Berpuasa pada bulan Ramadhan adalah kewajiban setiap muslim. Berpuasa diwajibkan untuk seorang yang sudah terkena hukum taklif. (mukallaf) atau sudah baligh. Berpuasa adalah ibadah yang sering dilakukan oleh bahkan selain muslim. Mereka berpuasa demi mendapatkan tubuh ideal dan tumbuhnya horman yang bisa menyebabkan mereka awet muda. Puasa juga sering dilakukan dengan niat untuk mengurangi berat badan. Namun hal itu tidak tepat jika diniatkan oleh orang muslim.

Niat utama seorang muslim menjalankan puasa adalah menunaikan perintah dari Tuhan kepada hambanya. Sedangkan hal baik yang mengelilingi perintah tersebut bisa disebut sebagai bonus.

Mendekati bulan puasa, saya akan menggugah semangat berpuasa dengan berbagi beberapa Hal yang dapat membatalkan puasa.

1. Masuknya benda asing sampai di perut melalui dua jalan.

Jalan yang dimaksud adalah jalan atas yang meliputi, mulut, hidung, telinga. Sedangkan jalan bawah meliputi dua lubang tempat keluarnya air besar dan air kecil. Jadi benda yang masuk ke anggota tubuh selain pada dua jalan tersebut maka tidak membatalkan puasa. Termasuk diantarnya adalah infus dan suntik. 
Perlu diperhatikan dan biasa dilupakan adalah sisa makanan yang menempel di sela gigi juga bisa mengakibatkan batal puasa, jika ditelan. Menelan ludah tidak membatalkan puasa, selama ludah itu masih berada di mulut. Tapi jika menelan air ludah yang sudah keluar maka sama seperti meminum air.

2. Muntah Secara sengaja.

Muntah secara sengaja yang dimaksud adalah dengan memasukkan benda asing ke mulut dalam sehingga timbul rasa ingin muntah. Jika seseorang muntah tanpa disengaja atau bukan karena kehendaknya sendiri maka tidak membatalkan puasa.

3. Berhubungan badan4. Keluar sperma dengan sengaja.

Keluar sperma dengan sengaja adalah jika seseorang mengeluarkan air sperma baik menggunakan cara yang tidak diperbolehkan (masturbasi) ataupun yang diperbolehkan (menggunakan tangan istri) kedunya tetap membatalkan puasa. 

5. Haid dan Nifas.6. Gila

Yang dimaksud dengan gila adalah kehilangan akal yang membuatnya tidak bisa memenuhi syarat yang memperbolehkan seseorang untuk berpuasa.
Syarat yang harus dipenuhi sebelum berpuasa ada 3 yaitu Islam, Baligh, Berakal.
Saat seseorang kehilangan akalnya baik karena gila atau karena mabuk, maka dia sudah batal puasanya. 
Dikecualikan dari kehilangan akal adalah ayan. Jika seseorang ayan dari pagi sampai sore, Tapi dia pernah mengalami kesadaran walau sekejap saja maka dia mendapatkan pahala berpuasa dan puasanya sah.
7. Keluar dari Agama Islam
Itulah sesuatu yang membatalkan puasa. Apabila masih dirasa kurang jelas boleh ditanyakan di komentar. Nanti admin akan berusaha menjawab sebaik mungkin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel