Nyekar, Tradisi, Budaya atau Bid'ah?

Nyekar itu sunnah

Menjelang bulan puasa banyak orang yang berkunjung ke makam keluarga atau orang terdekat. Mereka banyak membawa bunga atau air dan bermacam macam. Sebenarnya hal itu termasuk Budaya atau Tradisi ataukah bid'ah? Sebelum saya menjawab saya akan mengklarifikasi satu persatu.

Apa itu bid'ah?

bid'ah adalah sesuatu yang tidak ada panutannya dalam Islam dan bertentangan dengan Hukum dan akidah dalam Islam. hal yang paling penting yang dilakukan seorang muslim adalah tidak boleh beranggapan hanya dirinya dan kaumnya saja yang bisa masuk surga karena ini adalah bid'ah paling sesat. Apalagi menjustifikasi selain orang yang sepaham sebagai orang kafir. itu adalah jelas perbuatan yang dilarang keras oleh Nabi dan Islam tidak bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan.

Wa-la tahsabanna al-ladhina qutilu fi sabili Allahi “amwatan bal “ahya-“un ‘inda rabbihim yurzaquna (169) Ali Imron

169.[16] Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah[17] itu mati[18]; sebenarnya mereka itu hidup[19] di sisi Tuhannya[20] dengan mendapat rezeki. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/01/tafsir-ali-imran-ayat-165-175.html#sthash.JuBEZg48.dpuf

Jangan pernah sekali-kali kau mengira bahwa mereka yang terbunuh di jalan Allah (fi sabilillah) sebagai orang yang mati Tetapi bahkan mereka hidup di sisi tuhannya dan diberi rizqi.

Siapakah fi sabilillah?

Jangan mengira fi sabilillah adalah orang yang hanya berperang di medan perang. Di zaman kedamaian sekarang, Fi sabilillah adalah orang yang mencari rezeki yang halal, Orang yang menghidupi keluarganya. Orang yang senantiasa jujur dan menjaga shalatnya. Termasuk orang tua yang mendidik anaknya.

Nyekar adalah bid'ah? Jawabannya tidak.

Syarat dan ketentuan berlaku.
  • Nyekar bertujuan untuk pengingat bahwa kita juga akan menyusul.
  • Nyekar bertujuan untuk menjenguk dan meminta maaf kepada orang tua yang sudah mendahului kita.
  • Nyekar tidak dicampuri dengan niat yang tidak diperbolehkan agama seperti mencari pesugihan dan lain lain. (Karena ini berhubungan dengan niat tentu anda sebagai orang yang melakukan lebih paham dengan niat anda)
  • Nyekar adalah sunnah Nabi Muhammad saw dan Sahabat yang mulia Radiyallohu 'anhum. (bedanya mereka tidak membawa bunga dan air tapi nanti akan kita bahas)
Mendekati bulan puasa, bulan yang sangat istimewa maka membersihkan diri dan hati dari kesalahan adalah hal yang perlu anda lakukan untuk mendapatkan lailatul Qadar dan kemenangan yang sempurna. Sudah menjadi adat dan tradisi Muslim (bukan tradisi Jawa atau Sunda) untuk selalu meminta maaf baik untuk kesalahan yang diketahui ataupun tidak diketahui kepada orang yang masih hidup ataupun kepada orang yang sudah mendahului. Maka timbullah budaya nyekar atau memberi bunga di kuburan orang tua. ada juga dalam istilah lain bersih.

Bid'ah nyekarMemberi bunga untuk kuburan bertujuan sebagai usaha bahwa tumbuhan segar atau bunga yang dibawa akan tumbuh dan mendoakan juga ahli kubur. Sedangkan air yang dibawa untuk menyirami adalah sebagai tujuan agar bunga yang disiram bisa tumbuh dengan subur atau awet kesegarannya. hal ini seperti yang dilakukan baginda Nabi saat memberikan Pelepah kurma yang langsung dikatakan Nabi SAW, selama pelepah ini masih hijau maka Selalu memberikan doa kepada orang berada di dalam kubur.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel