google-site-verification=UES8Z0aRJbtE1Gb4ZyHBN69EWU5404X-VqbouzRkOVI Data Situs Menduakan Bocor, Gay Arab Saudi Terancam Eksekusi Mati - PUSATRIK.COM

Data Situs Menduakan Bocor, Gay Arab Saudi Terancam Eksekusi Mati

Website Ashley Madison (gettyimages)Website Ashley Madison (gettyimages)

Jakarta - Diumbarnya jutaan data para anggota website perselingkuhan Ashley Madison oleh hacker tak cuma menciptakan keutuhan rumah tangga di ujung tanduk. Bahkan seorang laki-laki mengaku nyawanya terancam.

Dikutip detikINET dari Guardian, Kamis (20/8/2015), seorang pengguna jejaring sosial Reddit curhat bahwa beliau yaitu seorang gay di Arab Saudi. Dia menjadi anggota Ashley Madison untuk mencari laki-laki Amerika Serikat.

"Aku ada di negara di mana homoseksual hukumannya yaitu mati. Aku harap kalian menyebar pesan ini. Mungkin hacker itu akan memperhatikannya dan tidak memasukkan namaku ke data yang dibocorkan," tulisnya.

"Saat ini, saya berencana meninggalkan Arab Saudi dan tidak akan kembali lagi kalau saya sudah mempunyai tiket pesawat. Aku sesungguhnya tidak tahu akan ke mana," tambahnya. Harapannya mungkin tidak kesampaian alasannya yaitu data seluruh anggota sudah dibocorkan para hacker.

Anggota Ashley Madison yang jumlahnya sekitar 37 juta memang berasal dari banyak negara. Situs dengan slogan 'Life is short. Have an affair' ini menjamin kerahasiaan para anggotanya biar tidak tertangkap lembap pasangan resmi masing-masing.

Tapi serangan dari hacker berjulukan Impact Team menciptakan jutaan data anggota terekspos sehingga pihak Ashley Madison kalang kabut, apalagi para anggotanya. Para hacker mengklaim tindakan mereka yaitu alasannya yaitu alasan moral.

"Kasihan sekali para laki-laki itu, mereka yaitu tukang menduakan dan tidak dapat diberi keleluasaan menyerupai ini," kata para hacker yang identitas sesungguhnya masih belum diketahui itu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel