NASA Ciptakan Oksigen dari 'Kotoran' Luar Angkasa

Perjalanan manusia ke Luar Angkasa memang selalu menarik perhatian. Bayangkan luar angkasa yang masih gelap karena belum terkuak berbagai misteri yang ada di dalamnya yang maha dahsyat. Untuk menunjang penelitian di luar Angkasa Nasa kembali mengumumkan penemuan yang luar biasa.
Baca
Predator 21X Laptop Gaming Ini Dijual Rp 125 Juta, Apa Keunggulannya?​
Acer Predator 21 X, Laptop Gaming Layar Lengkung
Berkat Nvidia Max-Q, Laptop Gaming Bakal Setipis Ultrabook
Seperti diberitakan oleh okezone.com - Deep Space Industry (DSI) mengirimkan 13 liter kotoran ke NASA, perusahaan tersebut memproduksi kotoran yang berasal dari asteroid atau bulan. 

Melansir Daily Mail, Selasa (6/6/2017), kotoran buatan ini dapat digunakan untuk menguji teknologi ruang seperti ekstraksi logam untuk penggunaan di ruang angkasa, oksigen untuk dukungan kehidupan dan pengembangan antariksa.

“Batuan yang hancur ditemukan di benda angkasa yang disebut regolith dan kita bisa membuat simulator regolith dengan menggunakan resep khusus mineral yang ditambang di Bumi,” ujar Rob Mueller, seorang teknolog senior di Kennedy Space Center di Florida. 

Penelitian ini bertujuan agar memanfaatkan sumber daya yang dapat digunakan di luar angkasa. Industri swasta juga turut membantu NASA dalam usaha ini. Untuk memproses regolith buatan, DSI harus menganalisis komposisi mineral meteorit, satu-satunya bahan yang signifikan di Bumi dan berasal dari badan planet lain. Artinya terlepas dari batuan bulan yang dibawa kembali selama program Apollo. 
NASA Ciptakan Oksigen dari 'Kotoran' Luar Angkasa
Hasilnya mereka menemukan batu dengan kandungan mineral serupa di Bumi dan menurunkannya menjadi bubuk. Peneliti DSI kemudian mencampur serbuk dengan proporsi yang tepat untuk merangsang komposisi mineral dari jenis asteroid tertentu. Hasilnya mereka bisa membuat bahan bakar, air, udara, dan bahan bangunan bahkan suku cadang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel