google-site-verification=UES8Z0aRJbtE1Gb4ZyHBN69EWU5404X-VqbouzRkOVI Cara Memperbaiki Pembebanan Memory Yang Dilakukan Oleh Svchost.Exe - PUSATRIK.COM

Cara Memperbaiki Pembebanan Memory Yang Dilakukan Oleh Svchost.Exe



Svchost.exe yaitu proses generik dan sah dari windows yang memuat beberapa layanan penting lainnya untuk pengoperasian sistem operasi windows secara normal. Namun dalam beberapa kasus pengguna mengeluh bahwa Svchost.exe memonopoli resources CPU atau memory mereka tanpa alasan yang jelas  pada ketika ketika pengguna tidak menjalankan jadwal apapun.  

Dalam kesempatan kali ini, saya membeberkan beberapa tips untuk memecahkan problem perihal Svchost.exe (netsvcs) dengan menggunakan solusi yang berbeda, tergantung dari setiap situasi. Dari pengalaman saya, problem penggunaan memory  yang tinggi yang dilakukan Svchost.exe yaitu kebanyakan kasus terjadi pada komputer yang terinfeksi oleh virus atau jadwal malware. Atau dalam kasus lainnya sanggup disebabkan oleh Windows Update, atau dengan file log event yang penuh atau juga disebabkan juga oleh jadwal atau services yang melaksanakan banyak proses selama sanksi mereka. Dalam tutorial ini anda sanggup menemukan petunjuk rinci perihal cara memecahkan problem untuk mengatasi kebocoran memori atau penggunaan CPU yang tinggi yang disebabkan oleh svchost {Svchost.exe (netsvcs)}.

Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Pembebanan Memory Yang Tinggi  Oleh Svchost.exe (netsvcs) 100 % sukses.

Solusi 1. Scan komputermu terhadap serangan virus./span>
Solusi 2. Cari dan disable service yang menjadikan penggunaan memori tinggi  
               oleh "svchost".
Solusi 3. Bersihkan Event Viewer Log.
Solusi 4. Troubleshooting problem pada “Windows Updates”.

Solusi 1. Scan komputermu terhadap serangan virus.
Banyak virus atau malicious jadwal sanggup menjadikan layanan svchost.exe melalukan suatu hal ibarat memakan banyak memory CPU. Makara sebelum lanjut ke troubleshooting layanan Svchost.exe, Ada kala baiknya dahulu gunakan jadwal antivirus dan malware removal yang sudah up to date kemudian scan untuk membersihkan malware atau virus yang masuk ke komputermu.

Solusi 2. Cari dan disable service yang menjadikan penggunaan memori tinggi  oleh "svchost".
Svchost.exe yaitu proses yang sangat diharapkan oleh beberapa layanan services windows atau jadwal biar sanggup berjalan normal. Jadi, untuk  memilih layanan services atau jadwal yang mana saja berjalan di bawah proses svchost.exe yang menggunakan sistem CPU dan sumber daya memori RAM mu dan kemudian sanggup dilanjutkan untuk menonaktifkan atau uninstall total jadwal atau services tersebut.

1. Tekan tombol Ctlr+Alt+Del bersamaan dan buka Task Manager.


2. Di Processes tab, cek di Show processes from all users checkbox.

3. Klik kanan di proses svchost.exe yang menggunakan memori yang paling tinggi dan pilih  
    Go to Services.



4. Di services tab anda sanggup melihat beberapa list service yang mencaplok memory yang mana berjalan di
    bawah proses svchost.exe.



5. Sekarang saatnya mencari proses mana yang membenani CPU, untuk mencari itu ada 2 cara.
A) Anda sanggup melaksanakan pencarian sekuensial menggunakan Google (untuk semua layanan services) dan lihat apakah layanan services tersebut sangat kritikal atau tidak untuk kondisi windowsmu.
B) Anda sanggup mencoba berurutan menonaktifkan layanan services (satu per satu) hingga resource CPU kembali ke normal. Untuk menghentikan sistem services sementara lakukan ini :
•    Pilih services yang dipilih
•    Klik kanan di services tersebut, dan pilih Stop Service.

6. Setelah kau menemukan services atau jadwal yang jadi biang keroknya, kemudian navigasi ke services di  hidangan computer management untuk men-disable services tersebut.
Langkah untuk men-disable sebuah service di komputermu dengan permanen :
1. Tekan Bersamaan Windows key + R  untuk membuka kotak jendela run.
2. Di dalam kotak jendela run, ketik : services.msc dan tekan Enter.


3. Di jendela services management, klik kanan di services atau jadwal yang dicurigai membebani memory
    mu dan pilih properties.
 * Note:  Kebanyakan biang kerok  yaitu terjadi di Windows Update Service.
4. Ganti startup type ke mode Disabled, tekan OK dan restart komputermu.

Solusi 3: Bersihkan Event Viewer Log.
Di dalam beberapa kasus svchost.exe yang mencaplok memory yang besar biasanya bekerjasama dengan banyaknya log files yang ada di windows event viewer. Makara solusi lainnya yaitu membersihkan total event viewer log. Caranya :
1. Tekan Bersamaan Windows key + R  untuk membuka kotak jendela run.
2. Di dalam kotak jendela run, ketik : eventvwr dan tekan Enter.


3. Di Event Viewer: double klik untuk melihat submenu Windows Logs.


4. Klik kanan di Application dan pilih Clear Log.


5. Lakukan operasi yang sama dan bersihkan Security, Setup, and System log.
6. Restart komputermu.

Solusi 4: Troubleshooting problem hidangan windows updates.
Di computer lainnya problem layanan svchost.exe yang mencaplok memory mungkin terjadi ketika windows mencari file update (bekerja dalam background). Untuk mengatasi problem itu di windows update lakukan langkah ini.

Langkah 1. PaksaWindows untuk menciptakan ulang folder kosong penyimpanan file Windows Update.
Folder penyimpanan windows update (biasanya dinamakan folder "SoftwareDistribution" ), yaitu lokasi dimana windows menyimpan berkas – berkas konten update yang didownload. Jika folder  ini mengalami korup atau rusak, Sehingga kau akan mengalami problem ketika melaksanakan update windows. Makara pertama kita akan coba menciptakan ulang folder gres SoftwareDistribution. Caranya :
1. Tekan Bersamaan Windows key + R  untuk membuka kotak jendela run.
2. Di dalam jendela kotak run, ketik: services.msc dan tekan Enter.


3. Cari Windows Update service, kemudian klik kanan dan pilih Stop.


3. Navigasi ke “C:Windows” folder.
4. Delete * (atau rename menjadi “SoftwareDistributionOLD”)  folder “SoftwareDistribution”.
* Note: Saat merestart, Selanjutnya Windows Update akan mengecek konten update yang tersedia, folder gres SoftwareDistribution akan dibentuk otomatis oleh windows untuk menyimpan konten update.


5. Restart komputermu dan lakukan cek update
6. Jika "svchost" masih mengalami problem yang sama, lanjut ke langkah berikutnya.

Langkah 2. Run Windows Update Troubleshooter
1. Download Microsoft's Windows Update Troubleshooter di komputermu.
2. Run Windows Update Troubleshooter dan klik Accept di layar pertama.


3. pilih di opsi Detect problems and apply the fixes for (Recommended).


4. biarkan jadwal untuk memperbaiki otomatis error di windows update dan restart komputermu
5. cek di windows update lagi jikalau "svchost.exe" tetep mengalami problem yang sama lanjut ke langkah berikutnya.

Langkah 3. Install versi terakhir dari Windows Update Agent.
1. Navigasi ke situs Windows Update Agent download  dan download paket yang sesuai untuk versi
    dan edisi windowsmu.
2. Run WindowsUpdateAgent*.exe
3. Tutup semua jadwal dan pilih Next.
4. pilih Agree dan tekan Next.
5. biarkan installer melaksanakan proses installasi dan restart komputermu.


Langkah 4. Install critical Microsoft Security Bulletin MS13-097.
1. Navigasi ke https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms13-097.aspx dan klik di
    Internet Explorer Cumulative Security Update (2898785)  sesuaikan dengan versi Internet Explorer
    dan versi Windows anda.



2. Di layar berikutnya pilih IE's hidangan language (bahasa) dan pilih Download.
3. Run "IE11_Windows*-KB289875*.exe" dan ikuti intruksi diatas layar untuk meng-install update.

4. Restart komputer anda dan cek windows updates lagi.

Langkah 5: Perbaiki file sistem windows  yang korup dengan menggunakan Sistem Update Readiness tool (aka "Deployment Image Servicing and Management" – DISM tool).
1. Navigasi ke situs download System Update Readiness tool dan download file DISM tool untuk edisi dan versi Windows anda. *
* Note: Windows 8 sudah tersedia pribadi DISM tool dan kau tidak perlu mendownload lagi. Hanya buka command prompt dan ketik : DISM.exe /Online /Cleanup-image /Restorehealth (Detail intruksi untuk menggunakan DISM di Windows 8/8.1 sanggup ditemukan disini)
2. Double klik untuk meng-install file download tersebut (Windows6.1-KB947821-v34-x86.msu).


3. ketika installasi selesei, restart komputermu.
4. Jalankan dan cek windows update lagi dan lihat apakah "svchost.exe" masih mencaplok memori yang
    besar.

UPDATE 
Solusi lainnya yang diterapkan di lain kasus (computer) yang mana permasalahan "svchost.exe" yang membebani memori yang terjadi ketika pencarian update.
Kasus 1: Bisa diterapkan di installasi Windows 7 SP1 yang baru.
a. Uninstall konten KB2562937 dari list update yang terinstall.
b. Restart komputer.

Kasus 2: Bisa diterapkan di HP Notebook dengan Windows 7 SP1 Home.
a. Install file Security Update KB2993651 sesuaikan dengan versi OS.
•    Security Update for Windows 7 for x86 based Systems (KB2993651)
•    Security Update for Windows 7 for x64-based Systems (KB2993651)
•    Security Update for Windows 8.1 for x86-based Systems (KB2993651)
•    Security Update for Windows 8.1 for x64-based Systems (KB2993651)
b. Reset Windows Update Components.
c. Restart komputer.

Kasus 3: Bisa diterapkan di : Windows 7 SP1 & Windows Server 2008 R2 SP1.
1. Pertama pastikan ana sudah meng-install Internet Explorer 11 di komputermu.
2. Download dan install KB3102810 security update sesuaikan dengan versi OS mu
3. Restart komputermu dan delete folder "SoftwareDistribution" dengan intruksi di Step 1 (only) dari
    solusi di atas.
4. Restart komputermu and cek untuk update.

Kasus 4: Bisa diterapkan di Windows 7 SP1 & Windows Server 2008 R2 SP1.
1. Download dan install June 2016 Windows Update Rollup KB3161608 sesuaikan dengan OS mu.
* Note: Jika hang ketika installasi : Restart komputermu, Stop Windows Update service dan Install update lagi.

Jika sesudah melaksanakan ini, kau masih menjumpai problem yang sama, maka disable total Windows Update atau install ulang Windows di komputermu. Jika kau menggunakan Windows 8 atau Windows 8.1 kau sanggup melaksanakan system refresh.

Semoga berhasil!


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel