Punya Rekening BRI, Hati Hati Penipuan Berkedok Telpon karyawan Bank BRI

Seorang bapak baru saja mengaku kehilangan uang dan disisakan di tabungannya sebanyak 57.500 saja. Yang menjadi heboh adalah karena kejadian ini sudah menimpa 5 orang berturut turut. Sementara dari Pihak BRI pun tidak bisa bertanggungjawab atas kejadian ini. Lantas kenapakah bisa terjadi peristiwa ini?
Kamu tentu harus paham skema pengambilan uang di bank BRI ini. Skema pengambilan uang di bank BRI terutama untuk pengguna BRI internet atau Internet BRI adalah dengan menggunakan SMS yang berisi token atau nomer rahasia yang hanya dikirimkan kepada user atau nasabah BRI yang sudah terdaftar pada layanan BRI Mobile.

Berdasarkan dari keterangan bapak tersebut seperti dalam keterangan video ini tentu akan timbul kekhawatiran bagi kamu yang memiliki rekening di BRI. Tetapi, perlu diingat uang dalam tabungan kamu tidak akan berkurang selama kamu tidak menyetujui sebuah tindakan untuk menguras uang dalam rekening tabungan anda.

Simak Video berikut ini.

Sudah jelas dalam video tersebut beberapa fakta yang bisa diambil yaitu:

1. Pelaku sudah mengetahui identitas korban terlebih dahulu.
Pelaku tentu sudah menargetkan korban dengan teliti terlebih dahulu, tanpa melakukan pengamatan tentu pelaku tidak bisa asal mengambil uang korban.

2. Korban hanya menjawab dengan pertanyaan yang cukup dijawab dengan Iya atau tidak?
Melihat situasi korban dalam hal ini, tentunya pertanyaan yang diberikan pelaku memang sudah dipersiapkan sebelumnya, mengingat efektivitas waktu yang dibutuhkan yakni, tidak boleh lebih dari 2 menit.

Maka korban akan diminta menjawab dengan jawaban Iya atau Tidak atau betul atau salah. Sebagai contoh adalah
Apakah nama bapak adalah Ronaldo? (iya/tidak)

3. Hanya lima pertanyaan saja yang ditanyakan oleh pelaku.
Berikut ini adalah pertanyaan yang diajukan pelaku untuk meyakinkan korban.
  • Nama
  • Nama gadis Ibu kandung
  • Alamat
  • Tanggal Lahir
  • No ATM dan Kode ATM 

Setelah korban percaya dengan pertanyaan yang diajukan oleh pelaku maka kemudian Pelaku meminta korban untuk menyebutkan angka pada SMS yang DIKIRIMKAN OLEH BANK BRI. Perlu saya garis bawahi dikirimkan oleh BRI.

Entah dengan iming iming apa, tentunya korban tidak menyadari uang yang ada di rekening korban dikeruk melalui SMS tersebut. Lihat SMS nya berikut ini.
Bisa dipastikan pada SMS pertama, bapak tadi kehilangan uang senilai Rp.50.000.000,00 dan kode itu hanya berlaku 2.5 menit jadi tentunya pelaku akan meminta dengan cepat jangan sampai waktu 2.5 menit ini lewat.

Kemudian pada SMS kedua bapak itu kehilangan uang Rp.300.000,--

Jadi intinya anda akan dibuat sangat senang oleh pihak yang menelpon yang membuat kamu tidak sempat membaca dengan teliti SMS dari BRI tersebut dengan teliti. Selain itu waktu berlaku sms tersebut juga hanya 2.5 menit.

Langkah pencegahan.
Pertama perlu diingat dan diketahui, bahwa kontak BRI ataupun semua undian berhadiah jika tidak dihubungi oleh pihak resmi misalkan Telkomsel maka kontak yang ada di layar telpon kamu adalah TELKOMSEL, atau BUKALAPAK, atau apalah itu jika masih berupa angka yang didepannya adalah tanda "+" maka kamu wajib waspada.
'Nomer kontak BRI yang resmi adalah 14017 / 1500017 / 021-57987400
 14017 dan 1500017  tanpa embel embel +
Jadi ketika menelpon kamu tidak akan tampak +1500017 atau +14017.

Buat kamu yang memiliki tabungan di BRI tidak usah khawatir jika uang anda akan tersedot karena hal ini. Karena tidak mungkin uang anda akan habis begitu saja tanpa ada persetujuan dari anda.

Sedangkan yang terjadi pada kasus Bapak di Video adalah karena bapak tersebut memberikan akses pada penipu dengan membacakan SMS yang diterima dari BRI ketika bapak itu ditelpon oleh pelaku. Dalam hal ini tentu bank BRI tidak bertanggungjawab atas kesalahan yang telah dilakukan oleh bapak tersebut.

Tetapi sebagai insan biasa tentu saja kita perlu waspada dan semoga ganti yang lebih baik diberikan untuk bapak tersebut. Bantu share ya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel