Tips Pose Untuk Fotografi Portrait

shares

Tips Pose Untuk Fotografi Portrait - Hallo sahabat PUSATRIK.COM, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tips Pose Untuk Fotografi Portrait, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel TIPS, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Baca Juga Dong

DSLR-INFO - Tips Pose Untuk Fotografi Portrait. Banyak sekali teknik pengambilan gambar dalam dunia fotografi salah satunya ialah fotografi portrait(wajah). Tanpa kita tahu teknik dan cara pengambilan gambar yang benar dalam teknik fotografi portrait ini tentu kita akan sulit menghasilkam gambar yang benar-benar menarik. Beberapa dari kita niscaya akan bereksperimen sendiri dengan cara mencoba banyak sekali sudut pengambilan gambar yang berbeda, pengaturan posisi tubuh serta pencahayaan untuk mendapat gambar yang menarik.

Dalam kesempatan kali ini aku akan membagikan beberapa tips pose untuk fotografi portrait yang aku sanggup dari teman-teman aku dan juga banyak sekali sumber yang lainnya. Memahami trik pose dalam fotografi portrait akan membuat kita lebih gampang dalam mendapat gambar yang benar-benar sesuai dengan yang kita inginkan.

1. Fokuskan Pada Bagian Mata
 Banyak sekali teknik pengambilan gambar dalam dunia fotografi salah satunya ialah  Tips Pose Untuk Fotografi Portrait
Portrait Fotografi

Dalam dunia fotografi portrait mata ialah fokus utama, sehingga usahakan mata dari tipe yang kita akan ambil gambarnya benar-benar dalam kondisi yang baik. Dan juga alis ialah bab yang tidak terpisahkan dari mata yang juga tidak kalah pentingnya, jadi buat keduanya terlook santai dan berekspresi.

Sebelum melkamikan pengambilan gambar, mintalah tipe untuk menutup mata beberapa detik semoga ketika ketika pengambilan gambar tipe tidak mengedipkan matanya. Hindari mata yang terbuka terlalu lebar alasannya ialah itu akan mengatakan expresi murka atau ketkamitan. Hindari pula mata yang terlalu sipit alasannya ialah itu akan mengexpresikan kesedihan. Tetapi semua itu tergantung anda mau membuat tema yang menyerupai apa.

2. Hindari Penggunaan On-Camera Flash

On Camera Flash ialah flash bawaan dari kamera kita. Karena cahaya yang dihasilkan  dari flash ini arahnya tegak lurus dengan wajah maka pencahayaan akan bersifat keras dan datar, yang berarti malah membuat tipe yang kita ambil gambarnya kelookan keras dan tidak menarik.

3. OverExpose Foto Dengan Sengaja


Cobalah dengan sengaja menaikan eksposure kamera untuk memotret wajah, hal ini akan membuat wajah yang kita ambil gambarnya terlook kebih putih, higienis dan terkesan modern. Teknik overexpose ini dalam dunia fotografi sering disebut high key. Teknik ini sering dipakai dalam pemotretan wajah di majalah-majalah.

4. Buat Komposisi Lalu Fokus Dan Bukan Sebaliknya

Aturlah komposisi foto pada kamera anda, kalau anda sudah mantap dan yakin maka anyarlah anda memfokuskan pada bab mata tipe dan anyar anda ambil gambar tersebut.

5. Candid

Candid ialah salah satu cara terbaik mendapat foto alami dari seseorang. Cara ini sering aku lkamikan memngingat teman-teman aku sangat susah sekali dalam berpose, hehe. Saat mereka sedang beraktifitas dan ketika mereka sedang tidak sadar dengan keberadaan lensa kamera kita disaat itulah momen yang sempurna bagi kita untuk mengambil gambar.

Namun bila objek yang sedang kita incar jaraknya begitu jauh dari kita maka kita harus memakai lensa tele.

6. Hindari Memotret Wajah Lurus Dari Arah Depan

Memotret wajah seseorang dalam keadaan lurus dari depan hanya akan membuat wajah terlook nampak lebih gemuk. Mintalah sang tipe untuk menoleh ke kiri mauoun ke kanan. Miringkan wajah atau sedikit lebih menunduk, ini akan menjadi variasi yang tidak membosankan dan akan membuat gambar yang kita hasilkan lebih menarik. Memotret wajah dari sebelah kanan/kiri dengan hanya menampilkan 1 daun indera pendengaran akan membuat bayangan disekitar pipi dan hidung menjadi sangat ideal, dan tentunya gambar yang akan kita hasilkan akan menjadi lebih menarik lagi.

7. Hindari Memotret Bahu Lurus Dari Arah Depan


Mungkin bagi beberapa orang pundak tidaklah menjadi fokus yang oenting, namun bekerjsama seringkali bahu'lah yang justru mengamnbil porsi yang agak luas di gambar. Memiringkan sedikit tubuh dan melkamikan beberapa sudut pengambilan gambar akan memudahkan kita dalam mendapat gambar portrait yang menawan.

Pose sederhana ini akan kuat besar pada expresi sanng tipe dalam gambar nantinya. Hindarilah pose pundak yang datar dengan memotretnya pribadi dari arah depan.

8. Hindari Memotret Badan Lurus Dari Depan


Mintalah tipe yang akan kita ambil gambarnya untuk memutar sedikit badannya jangan hingga kita mengambil gambar tubuh secara pribadi dari depan. Hindari posisi tipe dalam keadaan membungkuk, atau anda sanggup membuat tipe bersandar di pohon atau yang lainnya semoga kita mendapat gambar dengan posisi tubuh yang baik.

Pose yang baik akan membuat tipe terlook lebih tinggi dan langsing. Pose dengan arah garis diagonal juga baik semoga lengan dan kaki sang tipe tidak terlalu terlook terlook dari vertikal.

9. Posisi Tangan Dan Kaki

Perhatikan posisi tangan kaki dari tipe yang akan kita amnbil gambarnya. Jangan hingga kaki dan tangan tipe dalam keadaan tegak lurus sejajar. Mintalah sang tipe untuk mengkreasikan posisi kaki dan tanganya. Perhatikan juga jari tangan tipe jangan hingga dalam keadaan yang lurus-lurus saja, mintalah sang tipe untuk merilekkan jari tanganya atau anda sanggup meminta sang tipe untuk memegang sesuatu semoga terlook lebih natural.

10. Untuk Foto Portrait Jalanan

Saat anda ingin mengambil gambar di jalanan usahakan anda jangan memakai kamera kelas kakap  alasannya ialah hal ini akan membuat orang-orang di sekitar anda nervous dan tentunya akan menghipnotis kualitas gambar yang akan kita hasilkan nantinya. Gunakan lensa kecil atau kamera kecil saja semoga orang-orang di sekitar kita tidak menyadari bahwa lensa kita sedang mengamati mereka.

11. Manfaatkan Reflektor Cahaya Alami

Jika anda tidak memiliki reflektor maka anda jangan berputus asa alasannya ialah ilahi telah membuat bagi kita reflektor-reflektor alami dari alam ini. Misalnya bila kita sedang mengambil gambar di pantai dengan pasir putihnya, kita sanggup memanfaatkan pasir putih tersebut sebagai reflektor alami untuk pencahayaan kita. Saat memotret di danau, air ialah reflektor alami untuk membantu pencahayaan bagi kita. Atau misal kita sedang berada di kota kita sanggup memanfaatkan tembok dan kendaraan beroda empat yang berwarna silver untuk pencahayaan alami kita.

12. Memotret Anak-Anak Yang Sedang Bermain

Saat kita sedang memotret bawah umur yang sedang bermain, contohnya sedang main bola, lari-lari, lompat tali atau yang lainnya kita sangat membutuhkan yang namanya kecepatan. Kita sanggup memakai shutter priority, set shutter yang cepat kemudian ubahlah mode ke continous mode.

13. Memotret Kelompok

Dalam memotret sekelompok orang, arahkan fokus kamera anda di orang yang paling bersahabat dengan kamera kita. Jika kita kita mengarahkan ke daerah lain yang jauh dari kamera kita sedangkan ada orang lain yang bersahabat dengan kamera kita maka orang yang bersahabat dengan kamera kita tadi menjadi nampak tidak fokus dan ini akan membuat gambar yang kita hasilkan tidak begitu menarik apalagi bila kita mennggunakan aperture besar.

Sumber http://info-dslr.blogspot.com

Related Posts