Samsung galaxy a6 plus - Review Produk & Rating Terbaik

shares

Samsung galaxy a6 plus - Review Produk & Rating Terbaik - Hallo sahabat PUSATRIK.COM, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Samsung galaxy a6 plus - Review Produk & Rating Terbaik, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel a6+, Artikel galaxy, Artikel Samsung, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Baca Juga Dong

Samsung galaxy a6 plus - Review Produk & Rating Terbaik  Seri Galaxy A dirancang Samsung dengan mempertimbangkan segmen user yang menginginkan smartphone dengan tampilan stylish dan simpel, serta kualitas manufaktur yang tinggi.

 Samsung galaxy a6 plus - Review Produk & Rating Terbaik

Salah satu dari seri perangkat ini adalah Galaxy A6+. Kami mencoba Galaxy A6+ untuk mengulas apa saja yang bisa ditawarkan pengguna dari ponsel canggih ini. Simak ulasannya.

Baca

10 Hero Mobile Legend Terbaik Untuk Ranked Juli 2018

7 Tips Membuat HP Android Tahan Air Tanpa Beli yang Baru

Desain

User akan langsung dimanjakan dengan desain yang keren ponsel canggih ini. Material berbahan metal menghiasi smartphone canggih dengan desain unibody tersebut.

Kalau bosan dengan ponsel cerdas warna hitam, model biru seperti yang mampir di Kami, menarik juga. Warna birunya premium dan menjadikan ponsel cerdas tampil beda.

[/caption]

[caption id="" align="alignnone" width="580"]desain samsung a6+ desain samsung a6+[/caption]

Galaxy A6+ sudah hadir dengan tampilan layar terkeren yang lebar, nyaris tanpa bezel dengan rasio 18,5:9. Tersisa ruang untuk meletakkan speaker dan kamera depan pada bagian depan ponsel .

Di bagian kiri, ditempatkan dua slot untuk kartu SIM pertama dan kedua, dan juga kartu memori. Masih di bagian yang sama, terdapat tombol power dan volume.

Untuk sisi bawah, terletak audio jack 3,5 mm serta koneksi mikro USB. Cukup mengherankan melihat Galaxy A6+ ke colokan micro USB, sementara Galaxy seri A lainnya telah menggunakan USB type C.

Beralih ke sisi belakang, diletakkan dua buah kamera dengan resolusi 16 megapixel dan 5 megapixel. Pada samping kamera ada lampu flash dan di bawahnya ada pemindai sidik jari. Selain itu, logo Samsung disematkan apik menandakan kalau ini Samsung asli pada bagian punggungnya.

Handset ini terasa mantap dan elegan dalam pegangan. Sudut membulat di setiap sisinya sedikit banyak menyumbangkan pada desain yang ergonomis yang mencegah ponsel cerdas slip.

Untuk sebagian orang, dimensi 160,2 x 75,7 x 7,9 mm mungkin akan terasa kebesaran dan tidak nyaman saat dikantongi. Ponsel dengan bobot 191 gram ini juga bukan salah satu ponsel cerdas berbodi tipis smartphone pintar ini} dibandingkan dengan ponsel cerdas lain yang sekelas dengannya.

Masih belum puas liat kemampuan layarnya di halaman selanjutnya

Layar

Galaxy A6+ mempunyai layar 6 inch yang sudah support resolusi full HD+ 1080x2220 pixel. Dengan bentuk yang lebar, user akan dibuat betah menatapnya, apalagi ketika menonton video dan bermain game.

Display handset ini berjenis Super AMOLED jadi reproduksi warnanya sebagus layar yang digunakan di seri Galaxy S. Tone warna sangat baik dan terlihat jelas dari berbagai sudut pandang. Dicoba di luar ruangan dan di bawah terik sinar matahari, visibilitas layar masih cukup baik.

Seperti ponsel Samsung lainnya, ada fitur 'anti sinar biru' untuk mengurangi mata lelah akibat cahaya biru pada smartphone canggih. Fitur Always-On Display juga membantu menampilkan waktu, tanggal, reminder dan notifikasi saat smartphone terkunci tanpa harus menyalakan layarnya.

Performa

Cukup diketahui terlebih dahulu, harus diketahui bahwa Galaxy A6+ digedor chipset Qualcomm Snapdragon 450 dan didukung RAM 4GB dan chipset grafis Adreno 506.

Kelebihan lainnya adalah kapasitas penyimpanan 64GB yang bisa ditambah 256GB serta konektivitas standar seperti WiFi dan Bluetooth.

samsung a6+

Sebagai catatan, smartphone ini belum mampu NFC. Tetapi tanpa fitur ini sepertinya ngga menjadi masalah, mengingat di Indonesia belum banyak layanan menggunakan fitur NFC.

Menolak tudingan kemahalan karena hanya membenamkan prosesor yang biasa dipakai di ponsel kelas entry level, Samsung sepertinya berusaha memaksimalkan pengalaman user.

Dalam pengujian, smartphone ini Kami memakai untuk berbagai tugas, mulai dari browsing internet, email, WhatsApp, Telegram, Instagram, Facebook, Twitter, menelepon, sampai bermain game.

Dalam beberapa menit, A6+ masih tergolong cukup mulus melakukan multi tasking. Tidak ditemuinya kendala lag cukup mengesankan mengingat dapur pacu yang digunakan adalah Snapdragon 450.

Cuma sesekali saja ditemukan smartphone sedikit lag, itupun cuma untuk mencoba bagaimana respons kecepatannya saat berganti di antara aplikasi satu dengan yang lain.

Berbicara soal gaming, Galaxy A6+ bisa melahap Asphalt Xtreme dan game selevel lainnya. Bahkan disediakan fitur Game Launcher.

Fitur ini adalah sisi dari UI Samsung untuk menyesuaikan bagaimana smartphone canggih bereaksi ketika tombol back tersentuh atau ketika panggilan masuk. Dengan memilih mode High Performance pada fitur Game Launcher, core dapur pacu akan bekerja full memaksimalkan performa bermain game.

Tapi jangan berharap banyak untuk memainkan game berat seperti PUBG di ponsel cerdas ini, kecuali jika kalian tidak masalah kalau sesekali kena lag.

Nilai plus dari A6+, smartphone ini aman dari panas. Paling-paling smartphone cerdas akan terasa panas ketika digunakan di luar ruangan ketika cuaca terik. Itu pun hanya rasa hangat yang wajar.

Bagian lainnya yang tak kalah penting adalah baterai. Galaxy A6+ memiliki baterai non removable 3500mAh. Kalau digunakan normal, kapasitas baterai ini cukup untuk dipakai seharian penuh sebelum menampilkan notifikasi baterai lemah.

Sayangnya, kemampuan mengisi ulang baterainya belum support teknologi fast charging. Butuh waktu lebih dari 1 jam untuk memenuhi baterainya dalam kondisi kosong hingga penuh.

Lihat fitur keamamanannya dan sistem anti malingnya cek  di halaman selanjutnya

Fitur keamanan

Galaxy A6+ mempunyai pemindai sidik jari di sisi belakang sebagai fitur keamanan tambahan. Tambahan fitur ini sangat membantu bagi yang tak mau susah payah mengetik password atau menggambar lukisan.

Cara setting fitur keamanan dengan sensor sidik jari lumayan mudah. Dalam pemakaiannya, sensor sidik jari ini terkadang mengalami sedikit delay. Tetapi kekurangan ini cukup wajar dan tidak sampai mengganggu.

Ada juga metode sensor pengenalan wajah sebagai opsi fitur keamanan lain untuk membuka smartphone cerdas. Dalam pengujian Penulis, pengaturan fitur ini ternyata mudah dan cepat.

Tapi dalam pemakaiannya, harus sedikit bersabar. Tipsnya, agar sensor lebih cepat mengenali wajah, pastikan kita memperoleh cukup cahaya dan wajah diletakkan sejajar dengan kamera.

Kamera

Kamera belakang ganda pada Galaxy A6+, dilengkapi dengan LED flash. Salah satu kamera berukuran 16 megapixel dengan aperture f/1.7 dan kamera lainnya berukuran 5 MPX dengan aperture f/1.9.

Di bagian depan, kita akan mendapati kamera 24 MPX yang sudah suport fitur Live Focus dan AR sticker. Tetapi fitur ini juga bisa digunakan di kamera belakang.

 Samsung galaxy a6 plus - Review Produk & Rating Terbaik

Kemampuan kameranya tak perlu disangsikan. Kamera Galaxy A6+ cepat fokus pada subjek. Tapi bagi mereka yang tangannya mudah gemetar mungkin akan sulit meski telah diatur autofocus.

Foto yang dihasilkan kamera belakang sangat memuaskan. Apalagi kondisi terang, warna yang dihasilkan tampak akurat. Dan dalam kondisi low-light, Galaxy A6+ termasuk di atas rata-rata untuk kelas harganya.

Bukaan f/1.7 sangat membantu mencari cahaya lebih banyak, jadi tangkapan gambar tetap terlihat terang dan minim noise meski lokasinya temaram.

Jangan lupa, di kamera Galaxy A6+ mendukung fitur Live Focus untuk efek bokeh. Para pecinta mobile photography memang sedang mencari efek bokeh, dan Samsung pun menargetkan pasar ini. Bagaimana hasilnya?

Efek bokeh pada jepretan kamera Galaxy A6+ hanya nampak sedikit gak beraturan pada pinggiran objek foto yang dijadikan fokus. Untuk ukuran kamera smartphone, efek bokeh ini cukup rapi.

Untuk kebutuhan upload media sosial, efek bokeh ini telah sangat memuaskan. Efek bokeh tak hanya dapat diperoleh di kamera belakang, namun juga kamera depan.

Masuk ke kamera depan, kamera selfie 24 megapixel di sisi lain memberikan hasil yang memuaskan. Para penyuka selfie pastinya ingin memposting hasil foto kamera depan Galaxy A6+ di media sosial mereka.

Overall, hasil gambar kamera Galaxy A6+ sangat memuaskan dan bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan fotografi.

Masih ada senjata andalannya apa lihat di halaman selanjutnya

Bixby Vision

Selaian fitur-fitur mumpuni pada kameranya, dilengkapi pula fitur Bixby Vision pada kamera smartphone ini. Bixby Vision sebelumnya cuma ada di smartphone cerdas Samsung kelas premium.

Fitur ini memberikan kemudahan untuk mencari ragam informasi visual, menerjemahkan teks ke dalam berbagai bahasa, atau mencari referensi tempat ketika sedang traveling.

[caption id="" align="alignnone" width="1280"]Bixby Vision samsung galaxy a6+ Bixby Vision samsung galaxy a6+[/caption]

Kecepatan Bixby Vision merespons apa yang ada di hadapannya, tergantung koneksi internet. Yang terpenting, terjemahan Bixby cukup akurat karena bersumber dari penerjemahan Google Translate.

Kesimpulan Admin

Dengan banderol Rp 4,899 juta, Galaxy A6+ menawarkan desain yang elegan, kamera dengan hasil jepretan oke, kapasitas penyimpanan internal luas, serta sejumlah fungsi yang biasanya ditemui di ponsel cerdas premium seperti fitur keamanan ganda (sensor sidik jari dan pengenalan wajah), tahan air dan asisten pintar Bixby.

Namun bagi sebagian yang lain, terutama jika menyoroti dapur pacu yang digunakan, banderol tersebut mungkin dirasa kemahalan. Pasalnya, banyak kompetitornya, dengan harga yang sama, telah menggunakan prosesor dengan spesifikasi lebih tinggi.

Pemilihan dapur pacu ini berimbas pada performanya yang biasa. Untuk para user 'standar', ponsel pintar ini masih oke meladeni bermacam tugas.

Namun buat mereka yang masuk kategori 'heavy user', apalagi yang biasa untuk bermain game cukup berat, jangan berharap terlalu banyak pada smartphone canggih ini.

Oh iya, A6+ memerlukan waktu lama untuk mengisi ulang baterai. Untungnya, kelemahan ini coba diatasi Samsung dengan daya tahan baterainya yang cukup awet.

sumber pilar17.com

Related Posts