google-site-verification=UES8Z0aRJbtE1Gb4ZyHBN69EWU5404X-VqbouzRkOVI Cara Kerja Meteran Listrik / KWH Meter - PUSATRIK.COM

Cara Kerja Meteran Listrik / KWH Meter

Alat yang dipakai oleh PLN untuk mengukur penggunaan daya listrik yang telah dipakai pelanggan yaitu KWh meter. Untuk pemakaian yang lazim menggunakan token listrik biasanya KWh yang dipasang adalah KWh meter digital.

Tapi seiring dengan perkembangan waktu, PLN mulai mengganti KWh meter analog yang biasa ditanam menjadi KWh meter digital. Lantas gimana sih sistem kerja KWh meter? Lest saya bedah sistemnya!



KWh meter analog tersusun dari susunan komponen penting yakni alat penyetel, kumparan tegangan, magnet permanen, piringan, terminal dan beberapa komponen elektronika kecil yang bisa sobat lihat gambar berikut ini. Mari admin bedah bagian bagian elektronika ini tiap rangkaian.
Komponen KWh meter analog
Mari saya ungkap komponen yang menggerakkan KWh meter analog. Elemen yang menggerakkan umumnya terdiri atas kumparan untuk daya dan tegangan. Nah kalau terdapat daya yang melewati kumparan ini, akan muncul fluks magnet.

Jelas dari gambar yang menjadikan hidup element, sobat bisa melihat perangkat kerja yang terdiri dari piringan berbahan penghantar listrik dengan lekukan dan lubang-lubang di tiap sisi. Komponen putar ini berputar menempati poros dengan dua bantalan yang bisa disesuaikan, dan memiliki roda gigi yang sudah terpasang.

Internal KWh Meter Analog


Selain itu ada pula perangkat pengerem yang terdiri dari magnet permanen dan posisinya mengapit piringan. Terakhir terdapat element penghitung yang sobat lihat sebagai nomor di KWh PLN yang terpasang.

Selain dari perangkat element tersebut, terdapat alat yang disebut terminal dan juga perangkat penyeimbang pada meteran listrik. Pusatnya terdiri dari terminal arus dan tegangan. Sementara alat penyetel terdiri dari penyetel beban rendah, beban kosong, kesetimbangan beban.

Yang menyebabkan putaran komponen piringan KWh Analog adalah yang lantas akan menggerakan roda gigi sekaligus. Akibatnya roda gigi bergerak akan menggambarkan patokan mengenai listrik yang sudah teman pakai.

KWh Meter Digital


Nah kalau KWh meter analog berjalan dengan prinsip induksi kumparan, lain halnya dengan KWh meter digital yang berjalan memakai prinsip digital tentunya. KWh meter akan bekerja menggunakan program yang sudah “disuntikkan” ke dalam mikroprosesornya.

KWh meter digital mirip dengan KWh meter analog akan menerima input berupa sinyal analog daya. Hanya saja menggunakan perangkat ini, sinyal respon analog tersebut akan dibaca menjadi sinyal digital secara berkala.

Pada KWh meter digital teman dapat mendapati segel metrology, indikator kontraktor, indikator LED, label informasi daya listrikmu, LCD guna menampakkan respon, dilengkapi keypad karet yang dapat dipakai kalau ingin memasukkan token pulsa listrik prabayar.

Hasilnya tidak perduli meteran listrik digital maupun analog, keduanya mempunyai prinsip penghitungan yang tidak berbeda. Hanya saja meteran listrik digital akan mengubah sinyal analog itu sebagai bentuk digital guna dibaca di monitor.

Namun, meski secara model penghitungan keduanya tidak berbeda, terdapat perbedaan cara pemakaian yang cukup kontras. Jika kawan memakai meteran analog, berarti sobat menggunakan listrik pascabayar. Sementara meteran digital berarti listrik prabayar.

Hal yang membedakan meteran analog dan digital ini terdapat di fungsi yang
dimiliki. Untuk meteran analog cuma dipakai untuk pencatatan pemakaian daya
listrik yang dipakai. Walaupun meteran seperti ini telah tidak diperbolehkan untuk pemakaian baru lagi.

Berbeda dengan meteran analog meteran listrik digital mempunyai cara kerja yang lebih sederhana, yaitu kamu harus membeli token atau pulsa listrik yang telah dikonversi sebagai besarnya daya listrik yang bisa digunakan. Jadi mudahnya meteran digital lebih cerdas dibanding dengan meteran analog.

Yap PLN saat ini menggunakan logo Listrik Pintar. Sebab menggunakan sistem pulsa listrik yang bisa dipakai selama pulsa tersebut masih belum nol. Dan ketika pulsa tersebut sudah habis maka otomatis akan memutus arus listrik dengan secara otomatis.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel