Wawancara Kerja Yang Baik Dan Benar



[permalink] Wawancara Kerja Yang Baik Dan Benar[/permalink] Seringnya seseorang yang akan mencarikerja harus melewati fase audisi/wawancara terlebih dahulu. Fase job interview memang moment yang membuat jantung dag dig dung karena kamu menghadapi calon senior atau setidaknya calon bos baru di tempat kita magang.Tidak usah pusing ya, sebab mereka juga sama seperti kita yang sedang mencari tahu keistimewaan-mu apakah cocok menjadi tim dengan perusahaan.

Seenggaknya kamu kudu persiapan sebelumnya dengan belajar jawaban untuk pertanyaan yang akan ditanyakan. Lebih baik anda bookmark postingan ini supaya mudah mengingat-ingat nanti. Pastikan pahami garis besar jawaban tidak dengan menghapalkan atau seenggaknya tujuan dari pertanyaan yang diberikan. Walaupun kamu tidak paham, namun kalau telah membaca artikel ini dengan baik setidaknya sudah ada gambaran untuk jawaban yang akan diberikan.
 Wawancara Kerja Yang Baik Dan Benar
Nah di bawah ini yaitu perumpamaan soal wawancara yang lazim diberikan dan juga cara menjawabnya.

Soal untuk lebih mengenal Data Diri Anda
Terkesan layaknya persoalan basa basi, namun soal soal ini merupakan pertanyaan penting untuk mengawali omong omong. Sikap yang harus kamu lakukan adalah selalu tertarik menjawab pertanyaan ini. Pakailah mimik yang menunjukkan anda adalah orang yang bersemangat.
Berikut ini adalah contoh tanya jawab kerja untuk pencari kerja

1. Ceritakan tentang diri Anda?


Untuk pertanyaan semisal ini anda hanya perlu menyebutkan sesuai dengan fakta dan jawaban yang diperlukan untuk lokasi tempat anda mencari kerja. Misalkan jawabannya adalah seperti di bawah ini.

Calon Pekerja: “Nama saya Anton Budiono. Saya menyelesaikan kuliah di Universitas Indonesia jurusan (sesuai dengan lowongan kerja yang dibutuhkan) tahun 2018" (jika kamu pernah magang sebelumnya bisa diceritakan, "lalu mulai magang di perusahan PT Maju Mundur sejak tahun 2019 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dilakukan). ”

2. Kenapa Anda menentukan masuk jurusan ini saat masuk universitas?


Jawablah dengan jawaban yang berkarakter tetapi pas. Jelaskan dengan menyisipkan semangat yang anda miliki, saat anda mengerjakan sesuatu sesuai dengan keterampilan kamu. Misalnya seperti ini untuk seseorang yang memilih jurusan ilmu komputer.

Pelamar Pekerjaan: “Saya suka dengan komputer sejak saya kecil. Saya dapat mencari hal yang bermanfaat dengan komputer dari situlah ketertarikan saya belajar komputer. Banyak sesuatu baru yang dapat saya peroleh saat saya memegang keyboard komputer berbagai informasi dan berbagai ilmu bermanfaat.”

3. Bagaimana cara Kamu membayar kuliah ?


Kalau menjawab ini kamu hanya perlu jujur dan bisa memilih alasan yang tepat, jika kamu menolong orang tua dengan membantu kerja paruh waktu misalnya lalu berikan dengan jawaban yang baik.

Contohnya seperti ini.
Kandidat: “Orang tua membiayai kuliah kita, namun saya juga ikut berpartisipasi mengurangi tanggungan ortu dengan kerja paruh waktu menjadi guru les privat di dekat dengan tempat kos (contohnya)."

4. Apakah Anda memiliki plan menyempurnakan pendidikan?


Saat anda ditawari pertanyaan seperti itu berikan alasan yang optimis. Karena pendidikan adalah modal pokok untuk lebih cerdas dalam bekerja.
Calon Pekerja: “Jika ada saat belajar pasti saya akan meneruskan pendidikan. Sebab pendidikan bisa menemukan banyak cakrawala ide untuk bekerja lebih baik"

5. Tak hanya pendidikan formal, apakah Kamu memiliki keterampilan lainnya?


Kandidat: “Ya. Saat sekolah saya belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Tak hanya itu, saya pernah juga menjalani pelatihan kepemimpinan kurang lebih seminggu yang dilaksanakan himpunan mahasiswa universitas saya.

Saya juga mampu menjalankan komputer dengan banyak program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access.”

6. Apa makna pekerjaan ini untuk Anda?


Pelamar Pekerjaan: “Untuk saya, pekerjaan tidak hanya mencari uang. Tetapi, kontribusi kecil saya dapat melakukan yang palingbaik sehingga sumbangsih bagi perusahaan.”

B. Pertanyaan seputar pengalaman dan keahlian


Pertanyaan tentang pengalaman dan keahlian berguna untuk untuk mengetahui:

  • tujuan karier Anda

  • bagaimana cara kamu bekerja

  • loyalitas kamu


bagaimana kamu menghadapi problem pekerjaan
berapa besar kontribusi yang akan kamu berikan kepada perusahaan.
Dari jawaban yang kamu berikan, HRD dapat menilai apakah Anda memang cocok bekerja di lowongan itu.

7. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?


Kandidat: “Nilai tambah saya adalah jujur, cepat belajar, dan bekerja keras. Tak hanya itu, kekurangan saya yaitu suka lupa. Namun, saya berusaha mengatasi kelemahan ini dengan menulis hal-hal penting berhubungan dengan pekerjaan pada catatan saya.”

8. Apakah Anda memiliki relasi yang baik dengan rekan kerja?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Saya pikir hubungan saya dengan seluruh rekan kerja saya sinkron dengan baik.

Memang pernah saya mempunyai masalah dengan seorang rekan kerja terkait pembagian tanggung jawab, tetapi kami menyelesaikannya dengan cara berdiskusi bersama sehingga kami sepakat pada tanggung jawab masing-masing yang jelas.”

9. Apakah Anda lebih suka bekerja sorang diri atau dalam kelompok?


Pelamar Pekerjaan: “Menyesuaikan dengan pekerjaan yang perlu saya selesaikan. Meskipun saya lebih senang bekerja sendiri, saya dapat menyesuaikan dalam tim.”

10. Jika Anda diperlukan bekerja bersama tim, posisi apa yang akan kamu pilih?


Kandidat: “Kita lebih suka menjadi seorang konseptor. Karena, saya bisa merencanakan step by step yang perlu dilalui, menciptakan list sumber daya yang dibutuhkan, mengindentifikasi masalah, dan membuat ukuran keberhasilan suatu projek.”

11. Dapatkah Kamu bekerja di bawah tekanan?


Calon Pekerja: “Tentu. Saya dapat meredam tekanan pekerjaan saya. Tak hanya itu, kita pikir masalah bisa menciptakan result yang positif untuk saya karena saya bisa mengeluarkan potensi, ide, dan keterampilan saya untuk merampungkan pekerjaan tersebut.”

12. Bagaimana sikap Kamu terhadap kritik yang diberikan kepada Kamu?


Pelamar Pekerjaan: “Menurut pengetahuan saya, manusia pada umumnya tidak suka dikritik secara sembarangan. Personality, saya menerima arahan yang diberikan untuk saya.

Kalau kritik itu baik dan membangkitkan potensi, saya senang hati mengerjakannya untuk meningkatkan kualitas pribadi saya. Kalau sebaliknya, saya akan membiarkannya.”

13. Menurut Kamu, tipe macam apakah yang tidak mudah untuk kerja sama?


Calon Pekerja: “ Pendapat saya, orang yang tidak dapat kompak bekerja sebagai satu tim adalah orang yang tidak senang bekerja sepenuh hati, suka melanggar aturan, suka mengeluh, tidak mementingkan kualitas pekerjaan, dan suka menjelek-jelekkan orang lain.”

14. Jika mitra kerja Anda membuat kesalahan, hal apa yang Anda perbuat?


Calon Pekerja: “Kesempurnaan hanya milik Tuhan. Saya akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, mencari kerusakan akibat kesalahan tersebut, dan mencari poin masalahnya.

Kemudian, saya lakukan langkah tindakan perbaikan dan pencegahan agar kesalahan serupa tidak jatuh pada kemudian hari. Saya juga akan memberi kesempatan untuk bawahan yang menangani untuk meningkatkan cara kerjanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan kalau bawahan Anda mengeluhkan masalah pribadi mereka?


Calon Pekerja: “Saya akan menerima mereka di ruangan kerja saya dan membiarkan mereka menceritakan masalah pribadinya. Kalau diminta, saya akan mengajukan solusi untuk problem yang dialaminya.

Menurut pengalaman saya, mereka pada umumnya perlu butuh seorang yang seseorang yang akan mendengarkan masalah mereka tidak dengan mengadilinya.”

16. Apa yang akan Kamu lakukan saat menemui masalah besar dalam pekerjaan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan mencari akar masalah itu untuk memperoleh solusi yang cocok. KemudianSetelah itu, saya akan memecahkan masalah tersebut dalam rangka memecahkan problem.

Sejalan dengan langkah perbaikan itu, saya juga akan melakukan langkah pencegahan supaya masalah tersebut tidak terjadi lagi.”

17. Mengapa Anda resign dari tempat anda bekerja sebelumnya?


Calon Pekerja: “Saya ingin pekerjaan yang lebih menantang, dan saya kira perusahaan ini bisa memuaskan keinginan saya itu.”

18. Apa hambatan tersulit yang Anda temukan ketika bekerja di perusahaan sebelumnya?


Kandidat: “Hambatan paling sulit saya di pekerjaan itu yaitu jam kerja yang tidak teratur. Sering kali saya bekerja pada pagi hari kemudian di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah bolos bekerja?


Kandidat: “Sepanjang yang saya ingat, saya tidak pernah melakukan itu. Jika ada kondisi darurat yang menjadikan saya tidak bisa bekerja, saya otomatis memberikan informasi hal itu untuk atasan saya.”

20. Apakah Anda mau ketika harus lembur?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya bersedia. Hal ini tidaklah rumit bagi saya.”

21. Apa yang menjadikan Anda tertarik bekerja di perusahaan kami?


Pelamar Pekerjaan: “Perusahaan ini menjernihkan gambaran pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman dan pendidikan saya. Dengan demikian, saya dapat menyumbangkan diri dalam memajukan perusahaan ini.”

22. Sejauh mana Anda mengenal perusahaan ini?


Calon Pekerja: “Saya cukup mencari tahu tentang perusahaan ini karena banyak teman yang membicarakan dan memakai produknya. Tak hanya itu, saya juga tahu dari iklan perusahaan ini di instagram.”

23. Menurut Anda, apa yang menjadikan perusahaan kami berbeda dengan perusahaan kompetitor?


Kandidat: “Sepanjang yang saya tahu, perusahaan ini menghasilkan produk yang memuaskan. Selain itu, fasilitas yang diberikan untuk karyawannya juga menarik dibanding perusahaan kompetitor.”

24. Gambarkan plan Anda untuk 5 tahun ke depan?


Kandidat: “ Kalau saya diterima bekerja di sini, dalam lima tahun mendatang saya ingin menjadi supervisor. Oleh karena itu, saya akan mempelajari dan memahami suasana kerja dan tanggung jawab posisi itu.

Sesudah itu itu, saya akan berusaha melengkapi apa yang diperlukan untuk menjadi seorang supervisor di perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya siap. Dalam pandangan saya, saya kudu siap menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi untuk mencapai karier yang diinginkan.

Dengan cara itu, saya bisa memperbaiki diri sendiri agar lebih meningkat.”

26. Bagaimana suasana kerja yang kamu impikan?


Kandidat: “Saya senang bekerja dalam lingkungan yang adil atau segala sesuatunya jelas. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan perkembangan karier.

Hukuman dan Reward diberlakukan dengan fear. Selain itu, saya juga senang bekerja dengan rekan-rekan yang positif thinking dan bersemangat.

27. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?


Calon Pekerja: “Ya, saya mau. Bekerja di perusahaan ini berarti saya kudu siap menerima keputusan dan kebijakan yang berlaku.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji umumnya diberikan di akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun lebih kepada kisaran besar gaji yang Anda minta.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Pelamar Pekerjaan: “Gaji pokok saya saat ini Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya adalah Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?


Pelamar Pekerjaan: “Saya berharap mendapatkan gaji sebesar Rp 8 juta.”

30. Kami tidak bisa memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan permintaan gaji tersebut?


Calon Pekerja: “Bagaimana kalau Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan kalau kamu ingin bekerja di bank dan melamar kerja di dunia perbankan. Umumnya pertanyaan yang akan diberikan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Memang sudah menjadi kewajiban seorang pelamar kerja mengenal pekerjaan yang akan dijalaninya.
Paling tidak cari tahu terlebih dahulu apakah yang akan anda perbuat untuk perusahaan dan jabatan yang anda mau.

Menurut anda, apa kelebihan bank ini dari bank lain?
Kamu dapat mendapatkan informasi dari brosur perusahaan dan yang biasa dibagikan kepada nasabah. Atau kamu juga dapat mencari tahu dari website resmi perusahaan tersebut.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Hal yang pastinya akan ditanyakan yaitu motivasi kerja di bank itu, karena nantinya akan mempengaruhi semangat ketika bekerja.

Di bawah ini adalah beberapa tips supaya anda diterima di perusahaan baru anda.
Karyawan yang memiliki ambisi cenderung akan bekerja keras dan memaksimalkan kemampuan terbaiknya untuk menyelesaikan joblist yang diberikan. Mereka bahkan tidak jarang mencari cara yang lebih efisien namun ampuh memberi hasil yang paling baik.

Jadi, kandidat yang punya ambisi tinggi lebih berpeluang untuk diterima dibanding orang yang kebingungan ketika ditanya soal ambisi ketika bekerja.  Pantaskan diri Anda memang memiliki ambisi tinggi pada bidang pekerjaan yang cari.

Peran karyawan tak lagi hanya menjadi dirinya sendiri saat sudah bergabung dalam suatu perusahaan. Koneksi yang erat akan saling mempengaruhi. Terutama sisi positif maupun negatif.

Sudah pasti sesuatu yang dicari perusahaan bonafid adalah calon karyawan yang dapat memberi pengaruh positif untuk karyawan yang lain. Di antaranya mereka yang bisa menunjukkan apresiasi untuk karyawan lain ketika dia mendapat prestasi atau reward dari perusahaan.

Ketika seorang karyawan bisa mencapai prestasi dan sering berbagi semangat yang sama untuk karyawan lain, maka perusahaan akan mendapat pengaruh yang positif. Semua karyawan menjadi lebih bersemangat saat pekerjaan dan bersaing sehat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Karyawan yang lebih gampang mengucapkan ‘terima kasih’ saat memperoleh bantuan dari rekan karyawan punya dampak yang tinggi dalam lingkungan sosial kantor. Menciptakan keakraban karyawan dapat tetap terbina.

Pastikan Anda menggunakan pakaian yang pantas dan datang tepat waktu. Pelamar Pekerjaan yang telat saat sesi wawancara akan langsung mengurangi nilai dari perusahaan tempat kamu melamar pekerjaan.

Jadi, kalau Kamu ingin bekerja di sebuah perusahaan bonafid, persiapkan diri kamu lebih dulu. Kalau memang sudah pantas, peluang untuk diterima pasti akan lebih gampang.

Jika kamu ingin merintis karier bisnis paruh waktu silahkan baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel