Wawancara Kerja Tahap Kedua



[permalink] Wawancara Kerja Tahap Kedua[/permalink] Biasanya seseorang yang pengin mencarikerja kudu melalui fase wawancara terlebih dahulu. Tahapan job interview memang saat yang membuat jantung dag dig dung sebab kamu menghadapi calon senior atau paling tidak calon atasan baru di perusahaan itu.Tidak usah tegang ya, karena dia juga sama seperti kita yang sedang mencari tahu keistimewaan-mu apakah cocok bekerja sama dalam satu perusahaan.

Seenggaknya anda kudu persiapan terlebih dahulu dengan belajar jawaban atas soal yang nantinya mungkin ditanyakan. Dan kalau perlu anda bookmark page ini agar gampang mengingatnya nanti. Usahakan dicari inti cara menjawab tidak dengan menghapalkan atau setidaknya arah dari jawaban yang diberikan. Kalaupun anda tidak tahu, tetapi jika telah membaca postingan ini dengan baik paling tidak telah ada gambaran untuk jawaban yang akan diberikan.
 Wawancara Kerja Tahap Kedua
Selanjutnya contoh pertanyaan wawancara yang lazim diberikan dan trik menjawabnya.

Pertanyaan untuk mengetahui Kepribadian Anda
Walaupun layaknya pertanyaan basa basi, namun pertanyaan ini merupakan pertanyaan basa basi untuk membuka omong omong. Sikap yang harus kamu lakukan yaitu tetap antusias menjawab pertanyaan ini. Gunakan mimik yang menggambarkan kamu sebagai orang yang bersemangat.
Berikut ini merupakan contoh tanya jawab kerja untuk pelamar umum

1. Deskripsikan tentang diri Anda?


Untuk pertanyaan seperti ini anda kudu menyebutkan sesuai dengan fakta dan jawaban yang dibutuhkan untuk lokasi tempat kamu mencari kerja. Misalnya jawabannya adalah seperti berikut ini.

Pelamar Pekerjaan: “Nama saya Salim bin Abdussalam. Saya lulus Universitas Indonesia jurusan menyesuaikan dengan loker tahun 2018" (jika anda pernah magang sebelumnya bisa diceritakan, "lalu mulai magang di perusahan PT Nganu sejak tahun 2018 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dijalani). ”

2. Mengapa Kamu menentukan masuk jurusan itu ketika kuliah?


Jawablah dengan alasan yang berkarakter tetapi pas. Jelaskan dengan memasukkan semangat yang kamu punya, saat anda mengerjakan sesuatu berkenaan dengan keterampilan kamu. Contohnya seperti ini untuk seseorang yang kuliah di jurusan ilkom.

Kandidat: “Saya suka dengan komputer sejak saya kecil. Saya dapat menemukan hal yang berguna dengan komputer berawal dari sini ketertarikan saya belajar komputer. Banyak sesuatu baru yang bisa saya peroleh saat kita memegang keyboard komputer seperti informasi dan berbagai ilmu menakjubkan lainnya.”

3. Bagaimana cara Kamu melunasi kuliah ?


Untuk menjawab ini anda hanya perlu jujur dan dapat memberikan alasan yang tepat, jika kamu membantu ortu dengan ikut kerja paruh waktu misalnya lalu berikan dengan jawaban yang baik.

Misalnya seperti ini.
Kandidat: “Orang tua membiayai kuliah saya, namun saya juga ikut membantu mengurangi beban orang tua dengan kerja paruh waktu menjadi guru les privat di dekat dengan tempat kos (misalnya)."

4. Apakah Anda mempunyai plan melanjutkan pendidikan?


Ketika kamu diajukan pertanyaan seperti itu berikan alasan yang mantap. Sebab pendidikan adalah modal utama untuk lebih baik dalam bekerja.
Kandidat: “Jika ada saat belajar pasti akan saya melanjutkan pendidikan. Sebab pendidikan dapat menemukan banyak berbagai ide supaya bekerja cerdas"

5. Selain pendidikan formal, apakah Kamu mempunyai keahlian lain?


Kandidat: “Ya. Ketika sekolah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Tak hanya itu, saya menjalani LDK (latihan dasar kepemimpinan) selama seminggu yang diselenggarakan himpunan mahasiswa universitas saya.

Saya juga bisa mengoperasikan komputer dengan berbagai program, seperti Filmora.”

6. Apa arti pekerjaan ini buat Anda?


Kandidat: “Bagi saya, pekerjaan bukan semata-mata bekal hidup. Namun, bagaimana saya dapat mencurahkan untuk yang terbaik jadi berkontribusi untuk perusahaan.”

B. Pertanyaan seputar pengalaman dan keahlian


Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan berguna untuk untuk mencari tahu:

  • tujuan karier kamu

  • bagaimana cara Anda bekerja

  • loyalitas kamu


bagaimana kamu menghadapi problem pekerjaan
berapa besar kontribusi yang akan Anda berikan kepada perusahaan.
Dari jawaban yang kamu berikan, HRD dapat menentukan sikap apakah Anda memang dibutuhkan di lowongan itu.

7. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?


Pelamar Pekerjaan: “Nilai tambah saya yaitu jujur, mau belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan saya adalah sering lupa. Namun, saya berusaha mengatasi kelemahan ini dengan mencatat sesuatu yang penting berhubungan dengan pekerjaan pada catatan saya.”

8. Apakah Kamu mempunyai relasi yang baik dengan rekan kerja?


Kandidat: “Ya. Kita pikir hubungan saya dengan seluruh rekan kerja saya berjalan dengan baik.

Tidak dipungkiri saya mempunyai problem dengan seorang rekan kerja terkait pembagian tugas, tetapi kami menyelesaikannya dengan cara berdiskusi empat mata sehingga kita sepakat pada tanggung jawab tanpa perselisihan lagi.”

9. Apakah Kamu lebih senang bekerja sorang diri atau dalam kelompok?


Kandidat: “Bergantung pada pekerjaan yang kudu saya selesaikan. Meskipun saya lebih senang bekerja sendiri, saya bisa bekerja dalam kelompok.”

10. Kalau Kamu diwajibkan bekerja bersama tim, posisi apa yang akan Anda pilih?


Calon Pekerja: “Saya lebih suka menjadi seorang konseptor. Karena, kita dapat merencanakan langkah-langkah yang kudu dilakukan, membuat daftar kebutuhan yang diperlukan, mengindentifikasi penghalang, dan menentukan ukuran keberhasilan suatu proyek.”

11. Dapatkah Kamu bekerja ketika tertekan?


Kandidat: “Tentu. Saya bisa mengatasi tekanan pekerjaan saya. Tak hanya itu, kita pikir tekanan dapat menciptakan result yang positif untuk saya karena saya dapat mengeluarkan potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk memecahkan problem pada pekerjaan tersebut.”

12. Bagaimana sikap Kamu menerima saran yang diberikan kepada Anda?


Calon Pekerja: “Dalam pengetahuan saya, manusia seringkali tidak suka diberi saran secara sembarangan. Personality, kita lapang dada arahan yang ditujukan untuk saya.

Jika saran itu benar dan membangun, saya akan dengan senang hati mengerjakannya demi meningkatkan kualitas diri sendiri. Jika sebaliknya, saya akan membiarkannya.”

13. Menurut Kamu, personal macam apakah yang sulit untuk kerja kelompok?


Calon Pekerja: “ Pendapat saya, orang yang sulit kompak bekerja sama adalah orang yang tidak suka bekerja sepenuh hati, suka menyepelekan aturan, banyak mengeluh, tidak mementingkan kualitas pekerjaan, dan suka menjelek-jelekkan orang lain.”

14. Apabila bawahan Anda membuat kesalahan, hal apa yang Anda lakukan?


Kandidat: “Kesempurnaan hanya milik Tuhan. Saya akan memeriksa apa yang titik pokok kesalahan, memperbaiki kerusakan akibat kesalahan itu, dan menemukan poin masalahnya.

Setelah itu, saya menentukan tindakan perbaikan dan pencegahan supaya kesalahan yang sama tidak terjadi lagi di lain hari. Saya juga akan menciptakan kesempatan kepada bawahan bersangkutan untuk memperbaiki kinerjanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan bila bawahan Anda mengeluhkan masalah pribadi mereka?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan mendengarkan mereka di ruangan kerja saya dan membiarkan mereka curhat atas masalah pribadinya. Kalau diminta, saya akan mengajukan solusi untuk problem tersebut.

Menurut pengalaman saya, mereka pada umumnya perlu butuh seorang yang seseorang yang akan terkesan peduli masalah mereka tidak dengan mengadilinya.”

16. Apa yang akan Kamu lakukan saat menghadapai masalah berat dalam pekerjaan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan mencari pokok masalah tersebut guna mendapatkan jalan keluar yang cocok. KemudianSetelah itu, saya akan menjalankan solusi tersebut dalam rangka mengatasi masalah.

Tak lupa dengan tindakan perbaikan tersebut, saya juga akan melakukan langkah preventif supaya masalah tersebut tidak menimpa lagi.”

17. Mengapa Anda beralih kerja dari perusahaan sebelumnya?


Pelamar Pekerjaan: “Saya ingin pekerjaan yang lebih menggigit, dan saya kira perusahaan ini dapat memuaskan semangat kerja saya itu.”

18. Apa hambatan terberat yang Anda temui pada pekerjaan sebelumnya?


Kandidat: “Rintangan tersulit saya di pekerjaan itu yaitu jam kerja yang tepat. Sering kali saya bekerja di pagi hari kemudian di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah alpa saat bekerja?


Pelamar Pekerjaan: “Sepanjang yang saya ingat, saya tidak pernah melakukan itu. Jika ada keadaan darurat yang menjadikan saya tidak dapat masuk kerja, saya otomatis memberitahukan hal tersebut untuk atasan saya.”

20. Apakah Anda mau ketika harus lembur?


Calon Pekerja: “Tentu, saya akan melakukannya. Hal ini tidaklah rumit bagi saya.”

21. Apa yang menjadikan Anda senangi bekerja di perusahaan kami?


Pelamar Pekerjaan: “Perusahaan ini menjernihkan gambaran pekerjaan yang cocok dengan pengalaman dan jurusan saya. Dengan demikian, saya bisa berkontribusi dalam memajukan perusahaan ini.”

22. Seberapa baik Anda mengetahui perusahaan ini?


Calon Pekerja: “Saya cukup mencari tahu tentang perusahaan ini sebab banyak teman yang membicarakan dan menggunakan produknya. Selain itu, saya juga tahu dari iklan perusahaan ini di media massa.”

23. Menurut Anda, apa yang menjadikan perusahaan kami tidak sama dengan perusahaan rival?


Kandidat: “Sejauh ini, perusahaan ini menghasilkan produk yang bermutu. Selain itu, fasilitas yang diberikan kepada karyawannya juga menyenangkan dibanding perusahaan kompetitor.”

24. Gambarkan rencana Anda untuk lima tahun mendatang?


Calon Pekerja: “ Kalau saya diizinkan bergabung di sini, dalam lima tahun mendatang saya ingin menjadi supervisor. Oleh sebab itu, saya akan mempelajari dan mengetahui suasana kerja dan tanggung jawab posisi itu.

Sesudah itu itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang disyaratkan untuk memenuhi kapasitas sebagai seorang supervisor untuk perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Kandidat: “Tentu, saya siap. Menurut hemat saya, saya kudu yakin menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi untuk mencapai karier yang terbaik.

Dengan cara tersebut, saya bisa memacu diri sendiri sehingga menjadi lebih meningkat.”

26. Bagaimana suasana kerja yang anda impikan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya senang bekerja dalam lingkungan yang fear atau segala disosialiasikan dengan transparan. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan perkembangan karier.

Punishmen dan penghargaan diberikan dengan objektif. Selain itu, saya juga senang bekerja dengan teman yang positif thinking dan bergairah.

27. Apakah Anda menerima jika ditempatkan di luar kota?


Pelamar Pekerjaan: “Tentu, saya bersedia. Bekerja di perusahaan itu artinya saya harus siap menerima keputusan perusahaan dan peraturan yang ada.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji biasanya ditanyakan di akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, tetapi berfokus pada kisaran besar gaji yang Anda inginkan.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Pelamar Pekerjaan: “Gaji pokok saya sekarang Rp 4 juta. Disertai tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya yaitu Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda inginkan untuk posisi ini?


Calon Pekerja: “Saya berharap memperoleh gaji sebesar Rp 8 juta.”

30. Kami tidak dapat memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda bisa menurunkan penawaran gaji tersebut?


Pelamar Pekerjaan: “Bagaimana kalau Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan jika anda mengirimkan CV ke bank dan melamar kerja di dunia perbankan. Seringnya pertanyaan yang akan diajukan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Tidak aneh kalau seorang pencari kerja mengenal pekerjaan yang akan dikerjakan.
Seenggaknya kenali terlebih dahulu hal apa yang akan anda lakukan untuk perusahaan dan jabatan yang kamu inginkan.

Menurut anda, apa keunggulan bank ini dari bank lain?
Kamu dapat mencari tahu dari brosur perusahaan dan yang biasa diberikan kepada pelanggan. Atau anda juga bisa mengetahuinya dari website resmi bank tersebut.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Mengetahui motivasi kerja adalah hal paling penting, sebab nantinya akan membawa semangat ketika bekerja.

Berikut ini ada beberapa tips agar kamu diterima di perusahaan baru kamu.
Karyawan yang memiliki ambisi biasanya akan bekerja keras dan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk merampungkan joblist yang diberikan. Selain itu bahkan sering mencari cara yang lebih praktis tetapi ampuh memberi hasil yang paling baik.

Jadi, kandidat yang memiliki kemauan tinggi lebih sering untuk diajak bekerjasama dibanding mereka yang kebingungan ketika ditanya tentang ambisi saat bekerja.  Siapkan diri Anda memang memiliki semangat tinggi untuk bidang pekerjaan yang lamar.

Peran karyawan tak cuma menjadi dirinya sendiri ketika sudah bergabung dalam suatu perusahaan. Satu sama lain akan saling mempengaruhi. Terutama sisi positif ataupun negatif.

Sudah pasti sesuatu yang dicari perusahaan bonafid adalah calon karyawan yang dapat membawa pengaruh positif untuk karyawan yang lain. Di antaranya mereka yang sering memberi penghargaan kepada karyawan lain saat dia mendapat prestasi atau reward dari perusahaan.

Saat seorang karyawan mampu meraih prestasi dan mau membagi semangat yang sama kepada karyawan lain, maka perusahaan akan mendapat pengaruh yang baik. Seluruh karyawan ketularan lebih terobsesi ketika bekerja dan bersaing sehat guna mendapatkan hasil palingbaik.

Mereka yang lebih gampang berkata ‘terima kasih’ ketika mendapat support dari rekan karyawan punya pengaruh yang signifikan dalam lingkungan sosial kantor. Mewujudkan kerukunan sesama karyawan bisa tetap terjaga.

Usahakan Anda mengenakan pakaian yang pantas dan tidak terlambat. Pelamar Pekerjaan yang terlambat datang di sesi wawancara akan otomatis memperoleh nilai minus dari pihak perusahaan.

Jadi, kalau Anda berniat bekerja di sebuah perusahaan bonafid, pantaskan diri kamu lebih dulu. Jika memang sudah pantas, peluang untuk diterima pasti akan lebih gampang.

Kalau anda ingin merintis karier bisnis paruh waktu silahkan baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel