Wawancara Kerja Bahasa Jepang

[permalink][/permalink] Biasanya orang yang pengin bekerja perlu melewati fase wawancara terlebih dahulu. Tahapan job interview adalah moment yang membuat jantung dag dig dung sebab kita bertemu dengan calon senior atau setidaknya calon atasan baru di tempat kita magang.Tidak usah pusing ya, sebab mereka juga sama seperti kita yang sedang mencari tahu potensi-mu apakah cocok bekerja sama dalam satu rumah.

Paling tidak anda kudu persiapan sebelumnya dengan belajar jawaban atas pertanyaan yang nantinya mungkin ditanyakan. Lebih baik kamu simpan page ini agar gampang mengingat-ingat nanti. Pastikan dicari garis besar cara menjawab bukan menghapalkan atau seenggaknya tujuan dari pertanyaan yang diberikan. Kalaupun kamu tidak paham, namun jika sudah mengerti tulisan ini dengan baik paling tidak sudah ada bayangan untuk jawaban yang akan diberikan.
 Wawancara Kerja Bahasa Jepang
Nah di bawah ini adalah contoh soal wawancara yang lazim diberikan dan trik memberikan.

Pertanyaan untuk mengetahui Kepribadian Kamu
Terkesan seperti persoalan basa basi, tetapi pertanyaan ini merupakan pertanyaan basa basi untuk membuka omong omong. Sikap yang kudu anda lakukan adalah selalu tertarik menanggapi pertanyaan yang diajukan. Gunakan mimik yang menggambarkan kamu sebagai orang yang bersemangat.
Di bawah ini merupakan contoh tanya jawab kerja untuk pencari kerja

1. Ceritakan tentang Anda?


Untuk pertanyaan seperti ini anda hanya perlu menjawab seperti fakta dan jawaban yang dibutuhkan untuk perusahaan tempat kamu mencari kerja. Misalkan jawabannya adalah seperti berikut ini.

Kandidat: “Nama saya Slamet Hartanto Wijaya. Saya menyelesaikan kuliah di Universitas Indonesia jurusan (sesuai dengan loker yang dibutuhkan) tahun 2019" (kalau kamu pernah magang sebelumnya dapat diceritakan, "lalu mulai kerja di perusahan PT Maju Mundur per tahun 2018 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dilakukan). ”

2. Mengapa Kamu menentukan masuk jurusan itu saat kuliah?


Jawablah dengan jawaban yang berkarakter tetapi tepat. Jelaskan dengan menyisipkan semangat yang kamu miliki, saat anda melakukan sesuatu berkenaan dengan keahlian anda. Misalnya seperti ini untuk seseorang yang kuliah di jurusan ilmu komputer.

Pelamar Pekerjaan: “Saya senang dengan komputer sejak kecil. Saya bisa menemukan hal yang bermanfaat dengan komputer dari situlah ketertarikan saya belajar komputer. Banyak sesuatu baru yang dapat kita dapatkan ketika kita menyentuh keyboard komputer berbagai informasi dan banyak hal menakjubkan lainnya.”

3. Bagaimana cara Anda melunasi kuliah Anda?


Untuk menjawab ini kamu hanya perlu jujur dan dapat memilih alasan yang cocok, kalau anda membantu ortu dengan ikut kerja paruh waktu misalnya lalu berikan dengan jawaban yang meyakinkan.

Misalnya seperti ini.
Calon Pekerja: “Ortu membayar kuliah saya, namun kita juga sering membantu meringankan tanggungan orang tua dengan bekerja paruh waktu menjadi guru les privat di dekat dengan tempat kos (misalnya)."

4. Apakah Anda memiliki plan melanjutkan pendidikan?


Saat kamu diberi pertanyaan seperti itu jawablah dengan mantap. Sebab pendidikan merupakan modal pokok agar lebih cerdas dalam melakukan pekerjaan.
Pelamar Pekerjaan: “Kalau ada saat belajar pasti akan saya melanjutkan pendidikan. Sebab pendidikan bisa membuka banyak berbagai ide untuk bekerja lebih baik"

5. Tak hanya pendidikan formal, apakah Anda mempunyai keahlian lainnya?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Ketika sekolah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga mengikuti pelatihan kepemimpinan kurang lebih seminggu yang diselenggarakan Universitas.

Saya juga biasa bekerja memakai komputer dengan banyak program, seperti Pixel.”

6. Apa makna pekerjaan buat Anda?


Kandidat: “Untuk saya, pekerjaan tidak hanya bekal hidup. Tetapi, kontribusi kecil saya bisa mencurahkan untuk yang palingbaik sehingga sumbangsih bagi perusahaan.”

B. Pertanyaan seputar pengalaman dan keahlian


Pertanyaan tentang pengalaman dan keahlian ditujukan untuk mencari tahu:

  • tujuan karier kamu

  • bagaimana cara kamu bekerja

  • loyalitas Anda


bagaimana Anda menghadapi problem pekerjaan
berapa besar sumbangsih yang akan Anda berikan kepada perusahaan.
Sedikit banyaknya jawaban yang Anda berikan, pewawancara kerja dapat menilai apakah kamu kandidat yang tepat atau tidak untuk posisi yang kamu lamar.

7. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?


Kandidat: “Kelebihan saya adalah jujur, cepat belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan saya adalah suka lupa. Namun, saya mencoba mengatasi kekurangan ini dengan menulis sesuatu yang penting berhubungan dengan pekerjaan pada catatan saya.”

8. Apakah Kamu memiliki hubungan yang bagus dengan teman kerja?


Kandidat: “Tentu. Saya pikir hubungan saya dengan semua teman kerja saya menyatu dengan baik.

Memang pernah saya mempunyai masalah dengan seorang rekan kerja terkait pembagian tanggung jawab, namun kami merampungkannya dengan cara berdiskusi empat mata sampai kita memiliki tugas tanpa perselisihan lagi.”

9. Apakah Kamu lebih suka bekerja sendirian atau dalam kelompok?


Pelamar Pekerjaan: “Bergantung pada pekerjaan yang harus kita selesaikan. Walaupun saya lebih senang bekerja sendiri, saya bisa menyesuaikan dalam kelompok.”

10. Kalau Anda diperlukan bekerja bersama tim, posisi apa yang akan kamu pilih?


Calon Pekerja: “Saya paling suka menjadi seorang pembuat konsep. Dengan begitu, kita bisa merencanakan step by step yang perlu dilalui, membuat list kebutuhan yang diperlukan, mengindentifikasi penghalang, dan menentukan ukuran keberhasilan suatu projek.”

11. Dapatkah Kamu bekerja di bawah tekanan?


Calon Pekerja: “Tentu. Saya bisa mengatasi tekanan pekerjaan saya. Selain itu, saya pikir tekanan bisa memberikan result yang menarik untuk saya sebab saya dapat mengeluarkan potensi, inisiatif, dan kreativitas saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.”

12. Bagaimana sikap Anda menerima kritik yang ditujukan kepada Anda?


Kandidat: “Menurut pemahaman saya, manusia pada umumnya tidak suka dikritik secara sembarangan. Secara pribadi, saya menerima kritik yang ditujukan kepada saya.

Kalau kritik itu baik dan membangkitkan potensi, saya akan dengan senang hati mengerjakannya demi meningkatkan kualitas diri sendiri. Kalau tidak nyambung, saya akan membiarkannya.”

13. Menurut Kamu, personal macam apakah yang tidak mudah untuk kerja sama?


Kandidat: “ Pendapat saya, orang yang tidak dapat kompak bekerja sebagai satu tim adalah orang yang tidak senang bekerja keras, suka menyepelekan aturan, suka mengeluh, tidak memperhatikan kualitas pekerjaan, dan suka menghasut orang lain.”

14. Jika bawahan Anda membuat kesalahan, apa yang Anda lakukan?


Kandidat: “Ngga ada personal yang sempurna. Saya akan memeriksa apa yang menjadi pokok kesalahan, mencari kerusakan sebab kesalahan itu, dan menemukan penyebabnya.

Lalu, saya lakukan langkah tindakan perbaikan dan pencegahan supaya kesalahan yang sama tidak terjadi lagi pada kemudian hari. Saya juga akan menciptakan kesempatan kepada bawahan bersangkutan untuk memperbaiki kinerjanya.”

15. Hal apa yang akan Anda lakukan jika bawahan Anda menceritakan masalah pribadi mereka?


Kandidat: “Saya akan mendengarkan mereka di ruangan saya dan terbuka atas masalah pribadinya. Jika diminta, saya akan mengajukan beberapa saran untuk masalah tersebut.

Dari pengalaman saya, mereka biasanya hanya butuh seorang yang seseorang yang akan terkesan peduli terhadap mereka tidak dengan mengadilinya.”

16. Apa yang akan Anda lakukan ketika menghadapai masalah besar dalam pekerjaan?


Kandidat: “Saya akan mencari akar masalah itu guna mendapatkan solusi yang pas. KemudianSetelah itu, saya akan menjalankan solusi itu dalam rangka menyelesaikan masalah.

Sejalan dengan langkah pemecahan masalah tersebut, saya juga akan menetapkan langkah preventif agar problem tersebut tidak menimpa lagi.”

17. Mengapa Anda mundur dari perusahaan sebelumnya?


Pelamar Pekerjaan: “Saya ingin task job yang lebih greget, dan saya berkeyakinan perusahaan ini dapat memenuhi keinginan saya tersebut.”

18. Apa halangan terberat yang Anda temukan pada pekerjaan sebelumnya?


Pelamar Pekerjaan: “Hambatan paling susah saya di pekerjaan tersebut adalah jam kerja yang tepat. Sering kali saya bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah bolos bekerja?


Pelamar Pekerjaan: “Sebanyak saya ingat, saya tidak pernah melakukannya. Jika ada keadaan darurat yang membuat saya tidak bisa bekerja, saya secepatnya memberitahukan hal itu kepada atasan saya.”

20. Apakah Anda mau ketika harus lembur?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya bersedia. Itu tidak masalah bagi saya.”

21. Apa yang membuat Anda senangi bekerja di perusahaan kami?


Kandidat: “Perusahaan ini menawarkan pekerjaan yang sesuai dengan pasion dan jurusan saya. Dengan demikian, saya dapat berkontribusi dalam memajukan perusahaan ini.”

22. Seberapa baik Anda mengenal perusahaan kami?


Kandidat: “Saya berusaha mengenal perusahaan ini karena banyak teman yang membicarakan dan menggunakan produknya. Tak hanya itu, saya juga tahu dari iklan perusahaan ini di media massa.”

23. Menurut Anda, apa yang membuat perusahaan kami tidak sama dengan perusahaan kompetitor?


Calon Pekerja: “Sepanjang yang saya tahu, perusahaan ini menghasilkan hasil yang berkualitas. Tak hanya itu, fasilitas yang diberikan kepada karyawannya juga menyenangkan daripada perusahaan lain.”

24. Gambarkan rencana Anda untuk lima tahun ke depan?


Calon Pekerja: “ Jika saya diizinkan bergabung di sini, dalam 5 tahun mendatang saya ingin menjadi supervisor. Oleh karena itu, saya akan memperdalam dan mengetahui ruang lingkup kerja dan tanggung jawab posisi itu.

Sesudah itu itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang diperlukan untuk menjadi seorang supervisor untuk perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Kandidat: “Tentu, saya siap. Menurut hemat saya, saya harus siap menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi guna menekuni karier yang diinginkan.

Dengan cara tersebut, saya dapat memacu diri sendiri agar lebih meningkat.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?


Calon Pekerja: “Saya suka bekerja dalam lingkungan yang fear atau segala disosialiasikan dengan transparan. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan perkembangan karier.

Hukuman dan Reward diberikan dengan fear. Tak hanya itu, saya juga senang bekerja dengan teman yang positif thinking dan bersemangat.

27. Apakah Anda menerima jika ditempatkan di luar kota?


Calon Pekerja: “Ya, saya bersedia. Bekerja di perusahaan itu artinya saya kudu siap menerima keputusan dan peraturan yang ada.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji seringnya ditanyakan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun lebih kepada kisaran besar gaji yang Anda minta.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Calon Pekerja: “Gaji pokok saya saat ini Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya yaitu Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?


Calon Pekerja: “Saya kepengin memperoleh gaji kurang lebih Rp 8 juta.”

30. Kami tidak bisa memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan penawaran gaji tersebut?


Kandidat: “Bagaimana jika Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan jika kamu mengirimkan CV ke bank dan melamar kerja di dunia perbankan. Biasanya pertanyaan yang akan diberikan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Tidak aneh kalau seorang pencari kerja mengenal job yang akan dijalaninya.
Seenggaknya cari tahu terlebih dahulu hal apa yang akan anda lakukan di perusahaan dan posisi yang kamu mau.

Apa yang membuat bank ini memiliki kelebihan di banding bank lain?
Anda dapat mencari informasi dari brosur perusahaan dan yang sering diberikan untuk nasabah. Atau anda juga bisa mencari tahu dari website resmi bank itu.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Mengetahui motivasi kerja adalah hal utama, karena nantinya akan mempengaruhi daya pendorong saat bekerja.

Berikut ini adalah beberapa tips agar anda diterima di perusahaan baru anda.
Karyawan yang punya ambisi biasanya akan bekerja keras dan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk merampungkan joblist yang diberikan. Selain itu bahkan sering mencari cara yang lebih efisien namun mampu memberi hasil yang paling baik.

Jadi, kandidat yang punya kemauan besar lebih sering untuk diterima dibanding mereka yang kebingungan saat ditanya tentang keinginan ketika bekerja.  Pantaskan diri Anda memang menyimpan semangat tinggi untuk bidang pekerjaan yang cari.

Peran karyawan tak cuma untuk dirinya sendiri ketika sudah diajak masuk dalam suatu perusahaan. Satu sama lain akan saling mempengaruhi. Baik dalam sisi positif maupun negatif.

Sudah pasti sesuatu yang dicari perusahaan besar adalah calon karyawan yang bisa membawa pengaruh positif kepada karyawan yang lain. Misalnya mereka yang mampu memberi penghargaan untuk karyawan lain ketika dia memperoleh prestasi atau penghargaan dari perusahaan.

Saat seorang karyawan mampu meraih prestasi dan mau berbagi motivasi yang sama untuk karyawan lain, maka perusahaan akan memperoleh dampak yang positif. Seluruh karyawan menjadi lebih terobsesi ketika pekerjaan dan bersaing sehat untuk mendapatkan hasil memuaskan.

Mereka yang lebih gampang mengucapkan ‘terima kasih’ ketika memperoleh bantuan dari sesama karyawan memiliki dampak yang tinggi dalam lingkungan sosial tempat kerja. Menciptakan keakraban karyawan bisa selalu terbina.

Usahakan Anda memakai pakaian yang pantas dan tidak terlambat. Kandidat yang telat saat sesi wawancara akan langsung mendapat nilai kurang dari perusahaan tempat anda melamar pekerjaan.

Jadi, jika Kamu berniat bekerja di suatu perusahaan bonafid, pantaskan diri Anda lebih dulu. Kalau memang sudah pantas, peluang untuk diterima pasti akan lebih mudah.

Kalau kamu ingin memulai karier bisnis paruh waktu jangan lupa baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel