Tips Wawancara Kerja Fresh Graduate



[permalink] Tips Wawancara Kerja Fresh Graduate [/permalink] Biasanya seseorang yang pengin mencarikerja kudu melewati fase audisi/wawancara terlebih dahulu. Tahapan job interview adalah moment yang membuat jantung dag dig dung sebab kamu menghadapi orang penting atau paling tidak calon bos baru di sebuah perusahaan.Relax saja bos, karena dia juga manusia biasa yang ingin menggali potensi-mu apakah tepat menjadi tim dengan perusahaan.

Setidaknya kamu harus mempersiapkan terlebih dahulu dengan belajar jawaban untuk soal yang akan ditanyakan. Pastikan kamu simpan artikel ini supaya gampang mengingat-ingat nanti. Pastikan dicari inti cara menjawab tidak dengan menghapalkan atau paling tidak tujuan dari pertanyaan yang diberikan. Kalaupun anda tidak paham, namun kalau sudah mengerti tulisan ini dengan baik setidaknya telah ada bayangan untuk jawaban yang akan diberikan.
 Tips Wawancara Kerja Fresh Graduate
Nah berikut ini adalah perumpamaan soal wawancara yang lazim diberikan dan trik memberikan.

Pertanyaan untuk mengetahui Data Diri Anda
Walaupun seperti pertanyaan basa basi, namun soal soal ini adalah pertanyaan basa basi untuk membuka percakapan. Sikap yang harus kamu lakukan yaitu selalu antusias menanggapi pertanyaan yang diajukan. Gunakan wajah yang menggambarkan anda adalah orang yang bersemangat.
Berikut ini adalah contoh wawancara kerja untuk pencari kerja

1. Deskripsikan tentang Anda?


Untuk pertanyaan ini anda kudu menjawab sesuai dengan fakta dan jawaban yang diperlukan untuk perusahaan tempat kamu mencari kerja. Misalnya jawabannya adalah seperti berikut ini.

Kandidat: “Nama saya Slamet Hartanto Wijaya. Saya lulus Universitas Indonesia jurusan (sesuai dengan lowongan kerja yang diperlukan) tahun 2017" (kalau kamu pernah magang sebelumnya dapat ditambah, "kemudian mulai kerja di perusahan PT Maju Mundur sejak tahun 2018 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dilakukan). ”

2. Kenapa Anda menentukan masuk jurusan itu ketika masuk universitas?


Ceritakan dengan jawaban yang sederhana namun tepat. Jelaskan dengan memasukkan semangat yang kamu punya, saat kamu melakukan hal itu sesuai dengan keahlian anda. Misalnya seperti ini untuk kamu jika kuliah di jurusan ilmu komputer.

Pelamar Pekerjaan: “Saya suka dengan komputer sejak kecil. Saya bisa menemukan hal yang bermanfaat dengan komputer berawal dari sini keinginan saya belajar komputer. Tidak sedikit hal baru yang bisa saya peroleh ketika saya memegang keyboard komputer seperti informasi dan berbagai hal menakjubkan lainnya.”

3. Bagaimana cara Anda membayar kuliah Anda?


Kalau menjawab ini anda hanya perlu jujur dan dapat memilih alasan yang cocok, jika anda membantu orang tua dengan membantu kerja paruh waktu misalnya lalu berikan dengan jawaban yang baik.

Contohnya seperti ini.
Pelamar Pekerjaan: “Ortu membayar kuliah saya, tetapi kita juga sering membantu mengurangi tanggungan ortu dengan kerja paruh waktu menjadi guru les privat di dekat dengan tempat kos (contohnya)."

4. Apakah Anda mempunyai plan menyempurnakan pendidikan?


Ketika kamu diberi pertanyaan seperti itu berikan alasan yang mantap. Karena pendidikan adalah modal pokok agar lebih cerdas dalam bekerja.
Pelamar Pekerjaan: “Kalau ada kesempatan belajar pasti akan saya melanjutkan pendidikan. Karena pendidikan bisa menemukan banyak berbagai ide untuk bekerja lebih baik"

5. Selain pendidikan formal, apakah Kamu mempunyai keterampilan lain?


Kandidat: “Ya. Saat kuliah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga mengikuti pelatihan kepemimpinan selama 7 hari yang diselenggarakan Universitas.

Saya juga biasa mengoperasikan komputer dengan banyak program, misalnya MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access.”

6. Apa makna pekerjaan untuk Anda?


Pelamar Pekerjaan: “Untuk saya, pekerjaan tidak hanya bekal hidup. Tetapi, bagaimana saya dapat mencurahkan untuk yang terbaik sehingga sumbangsih bagi perusahaan.”

B. Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan


Pertanyaan tentang pengalaman dan keahlian berguna untuk untuk mengetahui:

  • tujuan karier Anda

  • bagaimana cara kamu bekerja

  • loyalitas kamu


bagaimana kamu mengatasi suatu masalah pekerjaan
berapa besar sumbangsih yang akan Anda berikan kepada perusahaan.
Sedikit banyaknya jawaban yang Anda berikan, HRD bisa menilai apakah kamu memang cocok bekerja di lowongan tersebut.

7. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?


Pelamar Pekerjaan: “Nilai tambah saya adalah jujur, cepat belajar, dan bekerja keras. Tak hanya itu, kekurangan saya adalah suka lupa. Tetapi, saya mencoba mengatasi kekurangan ini dengan mencatat hal-hal penting berhubungan dengan pekerjaan pada buku saku saya.”

8. Apakah Anda mempunyai hubungan yang bagus dengan teman kerja?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Saya pikir hubungan saya dengan semua rekan kerja saya berjalan dengan baik.

Memang pernah saya memiliki problem dengan seorang rekan kerja berkaitan pembagian tugas, tetapi kami merampungkannya dengan cara berdiskusi empat mata sehingga kami memiliki tugas tanpa perselisihan lagi.”

9. Apakah Kamu lebih senang bekerja sorang diri atau dalam tim?


Calon Pekerja: “Bergantung pada pekerjaan yang kudu kita rampungkan. Meskipun kita lebih suka bekerja sendiri, saya dapat bekerja dalam tim.”

10. Jika Kamu diwajibkan bekerja bersama tim, posisi apa yang akan Anda pilih?


Pelamar Pekerjaan: “Kita lebih senang menjadi seorang konseptor. Dengan begitu, saya bisa merencanakan langkah-langkah yang harus diambil, membuat list kebutuhan yang dibutuhkan, mencari tahu hambatan, dan menentukan ukuran kesuksesan suatu proyek.”

11. Bisakah Anda bekerja di bawah tekanan?


Kandidat: “Tentu. Selama ini bisa meredam tekanan pekerjaan saya. Selain itu, saya pikir tekanan dapat memberikan result yang menantang untuk saya karena saya bisa mengerahkan kemampuan, potensi, inisiatif, dan kreativitas saya untuk merampungkan pekerjaan tersebut.”

12. Bagaimana sikap Kamu menghadapi kritik yang diberikan kepada Kamu?


Kandidat: “Dalam pengetahuan saya, orang seringkali tidak senang dikritik tanpa alasan yang jelas. Personality, saya menerima arahan yang ditujukan kepada saya.

Kalau kritik itu benar dan membangkitkan potensi, saya senang hati mengerjakannya demi meningkatkan kualitas pribadi saya. Kalau tidak nyambung, saya akan membiarkannya.”

13. Menurut Anda, orang macam apakah yang sulit diajak kerja tim?


Calon Pekerja: “ Pendapat saya, orang yang sulit diajak bekerja sebagai satu tim yaitu orang yang tidak senang bekerja keras, suka melanggar aturan, suka mengeluh, tidak memperhatikan ketuntasan pekerjaan, dan senang menjelek-jelekkan orang lain.”

14. Jika mitra kerja Anda membuat kesalahan, hal apa yang Anda lakukan?


Calon Pekerja: “Tidak ada personal yang tidak memiliki kesalahan. Saya akan memeriksa apa yang sebenarnya terjadi, mencari kerusakan sebab kesalahan tersebut, dan menemukan poin masalahnya.

Lalu, saya menentukan tindakan perbaikan dan pencegahan agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi pada kemudian hari. Saya juga akan memberi kesempatan kepada bawahan yang menangani untuk meningkatkan cara kerjanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan kalau bawahan Anda mengeluhkan masalah pribadi mereka?


Kandidat: “Saya akan mendengarkan mereka di ruangan saya dan membiarkan mereka curhat atas masalah pribadinya. Kalau perlu, saya akan mengajukan solusi untuk masalah tersebut.

Dari pengamatan saya, mereka biasanya hanya butuh seorang pendengar yang akan peduli terhadap mereka tanpa menjustifikasinya.”

16. Apa yang akan Anda lakukan ketika menemui masalah berat dalam pekerjaan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan mencari akar masalah itu untuk mendapatkan jalan keluar yang cocok. KemudianSetelah itu, saya akan menjalankan solusi itu dalam rangka perbaikan.

Tak lupa dengan tindakan problem solving tersebut, saya juga akan membuat langkah pencegahan agar masalah itu tidak menimpa lagi.”

17. Kenapa Anda resign dari perusahaan sebelumnya?


Calon Pekerja: “Saya ingin task job yang lebih menantang, dan saya harap perusahaan ini dapat memenuhi semangat kerja saya tersebut.”

18. Apa hambatan paling sulit yang Anda jalani pada pekerjaan sebelumnya?


Kandidat: “Ujian tersulit saya pada pekerjaan itu yaitu jam kerja yang tidak teratur. Sering kali saya bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah kabur saat bekerja?


Kandidat: “Sepanjang yang saya ingat, saya tidak pernah melakukannya. Kalau ada kondisi darurat yang membuat saya tidak dapat bekerja, saya langsung memberitahukan hal itu kepada atasan saya.”

20. Apakah Anda mau ketika harus lembur?


Calon Pekerja: “Ya, saya akan melakukannya. Lembur bukanlah masalah untuk saya.”

21. Apa yang menjadikan Anda tertarik bekerja di perusahaan kami?


Kandidat: “Perusahaan ini menawarkan pekerjaan yang cocok dengan pengalaman dan jurusan saya. Dengan demikian, saya dapat menyumbangkan diri dalam kemajuan perusahaan ini.”

22. Seberapa baik Anda mengenal perusahaan ini?


Pelamar Pekerjaan: “Saya berusaha mengenal perusahaan ini sebab banyak teman yang membicarakan dan menggunakan produknya. Selain itu, saya juga melihat iklan perusahaan ini di facebook.”

23. Bagaimana pendapat Anda, apa yang membuat perusahaan kami tidak sama dengan perusahaan rival?


Calon Pekerja: “Sepanjang yang saya tahu, perusahaan ini menawarkan hasil yang berkualitas. Tak hanya itu, fasilitas yang disediakan untuk karyawannya juga menyenangkan dibanding perusahaan rival.”

24. Gambarkan rencana Anda untuk lima tahun ke depan?


Kandidat: “ Kalau saya diizinkan bergabung di sini, dalam lima tahun mendatang saya ingin menjadi supervisor. Oleh karena itu, saya akan memperdalam dan memahami ruang lingkup kerja dan tanggung jawab posisi itu.

Selanjutnya itu, saya akan berusaha mencukupi apa yang diperlukan untuk memenuhi kapasitas sebagai seorang supervisor di perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya siap. Menurut hemat saya, saya harus yakin mendapatkan tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi guna mencapai karier yang diinginkan.

Dengan cara tersebut, saya bisa memacu diri sendiri sehingga menjadi lebih meningkat.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?


Kandidat: “Saya suka bekerja dalam lingkungan yang fear atau segala sesuatunya transparan. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan jenjang karier.

Hukuman dan penghargaan diberikan dengan objektif. Tak hanya itu, saya juga senang bekerja dengan teman yang optimistis dan bersemangat.

27. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?


Calon Pekerja: “Tentu, saya mau. Bekerja di perusahaan itu artinya saya kudu siap menerima keputusan dan kebijakan yang berlaku.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji seringnya diberikan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun berfokus pada berapa jumlah gaji yang Anda inginkan.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Calon Pekerja: “Gaji pokok saya saat ini Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya adalah Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda inginkan untuk posisi ini?


Calon Pekerja: “Saya berharap memperoleh gaji sebesar Rp 8 juta.”

30. Kami tidak bisa memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan permintaan gaji itu?


Kandidat: “Bagaimana jika Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan jika anda ingin bekerja di bank dan mencari kerja di dunia perbankan. Umumnya pertanyaan yang akan diajukan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Tidak aneh kalau seorang pelamar kerja mengetahui bidang yang akan dijalaninya.
Seenggaknya cari tahu terlebih dahulu apakah yang akan anda perbuat di perusahaan dan jabatan yang kamu inginkan.

Apa yang membuat bank ini memiliki kelebihan di banding bank lain?
Kamu dapat mendapatkan informasi dari brosur perusahaan dan yang biasa diberikan kepada pelanggan. Atau anda juga bisa mencari tahu dari website resmi bank tersebut.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Hal yang tidak akan luput ditanyakan yaitu motivasi kerja di bank itu, sebab nantinya akan mempengaruhi daya pendorong ketika bekerja.

Berikut ini adalah beberapa tips supaya anda diterima di perusahaan baru kamu.
Karyawan yang memiliki ambisi cenderung akan bekerja keras dan memaksimalkan kesaktiannya untuk merampungkan tugasnya. Mereka bahkan sering mencari jalan keluar yang lebih tepat tetapi ampuh memberi hasil yang paling baik.

Jadi, kandidat yang memiliki kemauan besar lebih sering untuk diajak bekerjasama dibanding mereka yang kebingungan ketika ditanya soal ambisi dalam bekerja.  Pastikan diri Anda memang menyimpan semangat besar pada bidang pekerjaan yang digeluti.

Seorang karyawan tak cuma untuk dirinya sendiri saat sudah diajak masuk dalam sebuah perusahaan. Koneksi yang erat akan saling mempengaruhi. Baik dalam sisi positif ataupun negatif.

Pastinya sesuatu yang diutamakan perusahaan besar adalah calon karyawan yang dapat memberi pengaruh baik untuk karyawan lainnya. Misalnya mereka yang mampu menunjukkan apresiasi untuk karyawan lain saat dia mendapat prestasi atau penghargaan dari perusahaan.

Ketika seorang karyawan mampu meraih prestasi dan mau berbagi semangat yang tinggi kepada karyawan lain, maka perusahaan akan mendapat dampak yang positif. Semua karyawan ketularan lebih terobsesi dalam bekerja dan bersaing sehat untuk mendapatkan hasil memuaskan.

Mereka yang lebih gampang mengucapkan ‘terima kasih’ saat mendapat support dari rekan karyawan punya dampak yang signifikan dalam lingkungan sosial tempat kerja. Sehingga keakraban karyawan bisa tetap terbina.

Usahakan Anda memakai pakaian yang pantas dan tidak terlambat. Kandidat yang telat saat sesi wawancara akan otomatis mendapat nilai kurang dari perusahaan tempat anda melamar kerja.

Jadi, jika Anda berniat bekerja di suatu perusahaan bonafid, persiapkan diri Anda lebih dulu. Jika memang sudah pantas, jalan untuk diterima pasti akan lebih gampang.

Kalau kamu ingin memulai karier bisnis paruh waktu silahkan baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel