google-site-verification=UES8Z0aRJbtE1Gb4ZyHBN69EWU5404X-VqbouzRkOVI Wawancara Kerja Bahasa Jepang - PUSATRIK.COM

Wawancara Kerja Bahasa Jepang



[permalink] Wawancara Kerja Bahasa Jepang[/permalink] Biasanya seseorang yang pengin bekerja kudu melalui tahapan wawancara sebelumnya. Tahapan job interview adalah moment yang membuat jantung dag dig dung sebab kita bertemu dengan orang penting atau setidaknya calon bos baru di sebuah perusahaan.Tidak usah pusing ya, sebab dia juga manusia biasa yang ingin mencari tahu keistimewaan-mu apakah cocok menjadi tim dengan perusahaan.

Paling tidak kamu harus mempersiapkan sebelumnya dengan mencari jawaban atas pertanyaan yang nantinya mungkin diberikan. Sebaiknya anda simpan halaman ini supaya gampang mengingatnya nanti. Pastikan dicari inti jawaban tidak dengan menghapalnya atau seenggaknya tujuan dari pertanyaan yang diberikan. Kalaupun anda tidak memahami, namun jika sudah mengerti tulisan ini dengan baik setidaknya sudah ada bayangan untuk jawaban yang akan dilontarkan.
 Wawancara Kerja Bahasa Jepang
Nah di bawah ini yaitu perumpamaan pertanyaan wawancara yang lazim diberikan dan trik memberikan.

Soal untuk mengetahui Data Diri Anda
Walaupun layaknya persoalan basa basi, namun soal soal ini adalah pertanyaan basa basi untuk membuka percakapan. Sikap yang kudu anda lakukan adalah selalu antusias menjawab pertanyaan ini. Gunakan mimik yang menunjukkan kamu sebagai orang yang sangat antusias.
Berikut ini merupakan contoh tanya jawab kerja untuk pelamar umum

1. Deskripsikan secara singkat tentang Anda?


Jawab pertanyaan semisal ini anda kudu menjawab seperti fakta dan jawaban yang dibutuhkan untuk lokasi tempat anda melamar kerja. Misalnya jawabannya seperti berikut ini.

Kandidat: “Nama saya Nadia Hartanti. Saya lulus Universitas Indonesia jurusan menyesuaikan dengan loker tahun 2017" (kalau anda pernah magang sebelumnya bisa ditambah, "lalu mulai bekerja di perusahan PT Maju Mundur sejak tahun 2018 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dilakukan). ”

2. Kenapa Kamu memilih jurusan ini saat kuliah?


Deskripsikan dengan alasan yang berkarakter tetapi pas. Jawablah dengan memasukkan semangat yang anda miliki, saat kamu mengerjakan hal itu berkenaan dengan keterampilan kamu. Misalnya seperti ini untuk seseorang yang memilih jurusan ilmu komputer.

Calon Pekerja: “Saya suka dengan komputer sejak kecil. Saya bisa mencari hal yang bermanfaat dengan komputer dari situlah keinginan saya menekuni komputer. Banyak sesuatu baru yang dapat kita peroleh saat kita menyentuh keyboard komputer berbagai informasi dan berbagai hal menakjubkan lainnya.”

3. Bagaimana cara Kamu membayar kuliah Anda?


Untuk menjawab ini kamu cukup jujur dan dapat memberikan alasan yang tepat, jika kamu membantu ortu dengan ikut kerja paruh waktu maka berikan dengan jawaban yang meyakinkan.

Contohnya berikut ini.
Kandidat: “Ortu membayar kuliah saya, namun kita juga sering membantu meringankan tanggungan ortu dengan kerja paruh waktu sebagai guru les privat di dekat dengan tempat kos (misalnya)."

4. Apakah Anda memiliki plan menambah pendidikan?


Saat anda diberi pertanyaan semacam ini jawablah dengan mantap. Sebab pendidikan adalah landasan utama untuk lebih cerdas dalam bekerja.
Kandidat: “Jika ada kesempatan belajar tentu akan saya melanjutkan pendidikan. Karena pendidikan bisa menemukan banyak cakrawala ide untuk bekerja lebih baik"

5. Selain pendidikan formal, apakah Anda mempunyai keahlian lainnya?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Saat kuliah saya belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Tak hanya itu, saya menjalani LDK (latihan dasar kepemimpinan) kurang lebih seminggu yang diselenggarakan Universitas.

Saya juga mampu menjalankan komputer dengan berbagai program, seperti Filmora.”

6. Apa makna pekerjaan ini buat Anda?


Kandidat: “Untuk saya, pekerjaan tidak hanya bekal hidup. Namun, langkah saya dapat melakukan yang terbaik sehingga berkontribusi untuk kemajuan perusahaan.”

B. Pertanyaan seputar pengalaman dan keterampilan


Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan ditujukan untuk mencari tahu:

  • tujuan karier Anda

  • bagaimana cara Anda bekerja

  • loyalitas kamu


bagaimana kamu menghadapi suatu masalah pekerjaan
berapa besar kontribusi yang akan Anda berikan untuk perusahaan.
Sedikit banyaknya jawaban yang kamu berikan, pewawancara kerja bisa menentukan sikap apakah Anda kandidat terbaik atau bukan untuk posisi yang Anda lamar.

7. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?


Kandidat: “Kelebihan saya yaitu jujur, cepat belajar, dan bekerja keras. Tak hanya itu, kekurangan saya yaitu sering lupa. Tetapi, saya berusaha mengatasi kekurangan ini dengan menulis hal-hal penting berhubungan dengan pekerjaan pada catatan saya.”

8. Apakah Anda memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja?


Kandidat: “Ya. Kita pikir hubungan saya dengan seluruh rekan kerja saya menyatu dengan baik.

Tidak dipungkiri saya memiliki masalah dengan seorang rekan kerja terkait pembagian tugas, tetapi kami menyelesaikannya dengan cara berdiskusi bersama sampai kami sepakat pada tanggung jawab tanpa perselisihan lagi.”

9. Apakah Kamu lebih senang bekerja sendirian atau dalam kelompok?


Kandidat: “Menyesuaikan dengan pekerjaan yang perlu kita selesaikan. Walaupun kita lebih suka bekerja sendiri, saya bisa menyesuaikan dalam tim.”

10. Kalau Kamu diwajibkan bekerja bersama tim, posisi apa yang akan kamu pilih?


Pelamar Pekerjaan: “Saya lebih suka menjadi seorang pembuat konsep. Dengan begitu, saya bisa merencanakan langkah-langkah yang kudu dilalui, membuat list kebutuhan yang dibutuhkan, mencari tahu penghalang, dan membuat ukuran kesuksesan suatu proyek.”

11. Dapatkah Kamu bekerja di bawah tekanan?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Selama ini dapat meredam tekanan pekerjaan saya. Tak hanya itu, kita pikir tekanan dapat menciptakan hasil yang positif untuk saya karena saya dapat mengerahkan kemampuan, potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.”

12. Bagaimana sikap Anda menerima saran yang ditujukan kepada Anda?


Calon Pekerja: “Menurut pengetahuan saya, orang seringkali tidak senang dikritik tanpa alasan yang jelas. Secara pribadi, kita lapang dada arahan yang diberikan untuk saya.

Kalau kritik itu baik dan membangkitkan potensi, saya akan dengan senang hati melaksanakannya demi memperbaiki diri sendiri. Kalau sebaliknya, saya akan membiarkannya.”

13. Menurut Kamu, orang macam apakah yang sulit untuk kerja kelompok?


Calon Pekerja: “ Pendapat saya, orang yang sulit diajak bekerja sama adalah orang yang tidak suka bekerja keras, suka melanggar aturan, banyak mengeluh, tidak mementingkan kualitas pekerjaan, dan suka menjelek-jelekkan orang lain.”

14. Apabila downline Anda membuat kesalahan, apa yang Anda perbuat?


Pelamar Pekerjaan: “Ngga ada personal yang sempurna. Saya akan memeriksa apa yang sebenarnya terjadi, memperbaiki kerusakan sebab kesalahan itu, dan menemukan penyebabnya.

Kemudian, saya lakukan langkah tindakan perbaikan dan pencegahan supaya kesalahan yang sama tidak jatuh lagi pada kemudian hari. Saya juga akan menciptakan peluang kepada bawahan yang menangani untuk memperbaiki kinerjanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan jika bawahan Anda menceritakan masalah pribadi mereka?


Kandidat: “Saya akan menerima mereka di ruangan kerja saya dan terbuka atas masalah pribadinya. Jika perlu, saya akan mengajukan beberapa saran untuk problem yang dialaminya.

Dari pengamatan saya, mereka pada umumnya cuma butuh seorang yang seseorang yang akan mendengarkan terhadap mereka tidak dengan menjustifikasinya.”

16. Apa yang akan Anda lakukan saat menemui masalah besar dalam pekerjaan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan mencari akar masalah itu untuk mendapatkan solusi yang pas. KemudianSetelah itu, saya akan memecahkan masalah itu dalam rangka menyelesaikan masalah.

Sejalan dengan langkah pemecahan masalah itu, saya juga akan melakukan tindakan preventif supaya masalah itu tidak terjadi lagi.”

17. Mengapa Anda resign dari tempat anda bekerja sebelumnya?


Kandidat: “Saya ingin pekerjaan yang lebih menggigit, dan saya harap perusahaan ini dapat memuaskan semangat kerja saya tersebut.”

18. Apa hambatan terberat yang Anda jalani ketika bekerja di perusahaan sebelumnya?


Kandidat: “Halangan tersulit saya pada pekerjaan tersebut yaitu jam kerja yang konsisten. Sering kali saya bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah bolos bekerja?


Kandidat: “Sebanyak saya ingat, saya tidak pernah melakukannya. Kalau ada keadaan darurat yang menjadikan saya tidak bisa masuk kerja, saya secepatnya memberikan informasi hal tersebut kepada atasan saya.”

20. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?


Kandidat: “Ya, saya bersedia. Itu bukanlah masalah untuk saya.”

21. Apa yang menjadikan Anda suka bekerja di perusahaan kami?


Calon Pekerja: “Perusahaan ini menawarkan pekerjaan yang pas dengan pengalaman dan pendidikan saya. Dengan demikian, saya dapat menyumbangkan diri dalam kemajuan perusahaan ini.”

22. Seberapa baik Anda mengenal perusahaan ini?


Kandidat: “Saya cukup mencari tahu tentang perusahaan ini sebab banyak teman yang membicarakan dan memakai produknya. Selain itu, saya juga melihat iklan perusahaan ini di website.”

23. Bagaimana pendapat Anda, apa yang menjadikan perusahaan kami tidak sama dengan perusahaan rival?


Kandidat: “Sepanjang yang saya tahu, perusahaan ini menghasilkan hasil yang memuaskan. Tak hanya itu, fasilitas yang disediakan untuk karyawannya juga menyenangkan daripada perusahaan rival.”

24. Jelaskan plan Anda untuk 5 tahun ke depan?


Kandidat: “ Kalau saya diizinkan bergabung di sini, dalam 5 tahun ke depan saya ingin menjadi supervisor. Oleh karena itu, saya akan memperdalam dan memahami suasana kerja dan tanggung jawab posisi tersebut.

Sesudah itu itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang harus dipenuhi untuk memenuhi kapasitas sebagai seorang supervisor untuk perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Kandidat: “Ya, saya siap. Menurut hemat saya, saya harus siap menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi untuk mencapai karier yang terbaik.

Dengan cara tersebut, saya bisa memperbaiki pribadi agar lebih baik.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?


Pelamar Pekerjaan: “Saya senang bekerja dalam lingkungan yang adil atau segala sesuatunya jelas. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan jenjang karier.

Pinalti dan penghargaan diberikan dengan objektif. Tak hanya itu, saya juga senang bekerja dengan teman yang positif thinking dan bergairah.

27. Apakah Anda menerima jika ditempatkan di luar kota?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya mau. Bekerja di perusahaan itu artinya saya kudu siap menerima keputusan perusahaan dan kebijakan yang ada.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji biasanya diberikan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun lebih kepada berapa jumlah gaji yang Anda targetkan.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Kandidat: “Gaji pokok saya saat ini Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya yaitu Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?


Pelamar Pekerjaan: “Saya kepengin memperoleh gaji kurang lebih Rp 8 juta.”

30. Kami tidak bisa memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan permintaan gaji tersebut?


Calon Pekerja: “Bagaimana kalau Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan jika anda mengirimkan CV ke bank dan melamar kerja di dunia perbankan. Umumnya pertanyaan yang akan diberikan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Tidak aneh kalau seorang pelamar kerja mengetahui bidang yang akan dijalaninya.
Seenggaknya cari tahu terlebih dahulu apakah yang akan anda kerjakan untuk perusahaan dan posisi yang kamu inginkan.

Apa yang menjadikan bank ini memiliki kelebihan di banding bank lain?
Anda dapat mendapatkan tahu dari brosur perusahaan dan yang sering diberikan untuk nasabah. Atau anda juga dapat mengetahuinya dari situs resmi bank tersebut.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Mengetahui motivasi kerja merupakan hal paling penting, karena nantinya akan membawa semangat saat bekerja.

Berikut ini adalah beberapa tips agar anda diterima di perusahaan baru kamu.
Karyawan yang memiliki ambisi biasanya akan bekerja keras dan mencurahkan kemampuan terbaiknya untuk menyelesaikan tugasnya. Mereka bahkan sering mencari alternatif yang lebih praktis tetapi ampuh memberi hasil yang paling baik.

Fokus kandidat yang memiliki ambisi besar lebih sering untuk diterima dibanding mereka yang kebingungan saat ditanya tentang ambisi ketika bekerja.  Siapkan diri Anda memang mempunyai semangat besar untuk bidang pekerjaan yang lamar.

Peran karyawan tak cuma menjadi dirinya sendiri ketika telah diajak masuk dalam sebuah perusahaan. Koneksi yang erat akan saling mempengaruhi. Terutama sisi positif ataupun negatif.

Pastinya sesuatu yang dicari perusahaan besar adalah calon karyawan yang bisa memberi pengaruh positif untuk karyawan yang lain. Di antaranya mereka yang sering menunjukkan apresiasi kepada karyawan lain ketika dia memperoleh prestasi atau reward dari perusahaan.

Saat seorang karyawan mampu mencapai prestasi dan mau membagi semangat yang sama kepada karyawan lain, maka perusahaan akan mendapat dampak yang positif. Seluruh karyawan ketularan lebih bersemangat ketika bekerja dan bersaing sehat guna mendapatkan hasil terbaik.

Mereka yang lebih mudah mengucapkan ‘terima kasih’ saat mendapat pertolongan dari rekan karyawan punya pengaruh yang besar dalam nuansa sosial tempat kerja. Jadi keakraban sesama karyawan bisa selalu terjaga.

Pastikan kamu menggunakan pakaian yang pantas dan datang tepat waktu. Kandidat yang telat datang di sesi wawancara akan langsung memperoleh nilai kurang dari perusahaan tempat anda melamar pekerjaan.

Jadi, jika Anda ingin bekerja di sebuah perusahaan ternama, persiapkan diri Anda lebih dulu. Kalau memang sudah pantas, jalan untuk diterima pasti akan lebih mudah.

Kalau kamu ingin memulai karier bisnis paruh waktu silahkan baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel