google-site-verification=UES8Z0aRJbtE1Gb4ZyHBN69EWU5404X-VqbouzRkOVI Wawancara Kerja Operator Produksi Banjarsari - PUSATRIK.COM

Wawancara Kerja Operator Produksi Banjarsari



[permalink] Wawancara Kerja Operator Produksi Banjarsari[/permalink] Seringnya seseorang yang pengin bekerja harus melalui fase wawancara sebelumnya. Tahapan job interview memang moment yang membuat jantung dag dig dung sebab kamu bertemu dengan orang penting atau paling tidak calon bos baru di tempat kita magang.Tidak usah tegang ya, sebab mereka juga manusia biasa yang sedang mencari tahu keistimewaan-mu apakah tepat bekerja sama dalam satu rumah.

Seenggaknya kamu kudu persiapan sebelumnya dengan mencari jawaban atas soal yang akan diberikan. Dan jika perlu kamu simpan halaman ini agar mudah mengingatnya nanti. Pastikan dicari garis besar jawaban tidak dengan menghapalnya atau seenggaknya tujuan dari jawaban yang diajukan. Kalaupun kamu tidak paham, namun kalau telah membaca artikel ini dengan baik seenggaknya telah ada gambaran untuk jawaban yang akan dilontarkan.
 Wawancara Kerja Operator Produksi  Banjarsari
Selanjutnya contoh pertanyaan wawancara yang lazim diajukan dan juga cara memberikan.

Pertanyaan untuk mengetahui Kepribadian Anda
Terkesan layaknya pertanyaan basa basi, namun pertanyaan ini adalah pertanyaan basa basi untuk membuka omong omong. Sikap yang harus anda perbuat adalah tetap tertarik menanggapi pertanyaan yang diajukan. Gunakan mimik yang menggambarkan anda sebagai orang yang sangat antusias.
Di bawah ini merupakan bagian tanya jawab kerja untuk pencari kerja

1. Ceritakan tentang Anda?


Jawab pertanyaan seperti ini anda kudu menyebutkan seperti fakta dan jawaban yang dibutuhkan untuk lokasi tempat anda melamar kerja. Misalkan jawabannya adalah seperti berikut ini.

Kandidat: “Nama saya Salim bin Abdussalam. Saya merampungkan kuliah di Universitas Indonesia jurusan (sesuai dengan lowongan kerja yang dibutuhkan) tahun 2019" (jika kamu pernah bekerja sebelumnya dapat diceritakan, "lalu mulai kerja di perusahan PT Nganu sejak tahun 2017 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dilakukan). ”

2. Mengapa Kamu menentukan masuk jurusan itu ketika masuk universitas?


Ceritakan dengan alasan yang sederhana namun pas. Jawablah dengan menyisipkan semangat yang anda punya, ketika anda mengerjakan sesuatu sesuai dengan keahlian kamu. Contohnya seperti ini untuk seseorang yang memilih jurusan ilkom.

Pelamar Pekerjaan: “Saya suka dengan komputer sejak kecil. Saya bisa menemukan hal yang bermanfaat dengan komputer dari situlah keinginan saya belajar komputer. Banyak sesuatu baru yang dapat saya dapatkan saat kita menyentuh keyboard komputer seperti informasi dan banyak hal menakjubkan lainnya.”

3. Bagaimana cara Anda membayar kuliah ?


Untuk menjawab ini kamu hanya perlu jujur dan dapat memberikan alasan yang cocok, jika kamu menolong orang tua dengan membantu kerja paruh waktu lalu berikan dengan jawaban yang baik.

Misalnya seperti ini.
Pelamar Pekerjaan: “Ortu membayar kuliah saya, tetapi kita juga ikut berpartisipasi mengurangi tanggungan ortu dengan kerja paruh waktu sebagai guru les privat di dekat dengan tempat kos (misalnya)."

4. Apakah Anda memiliki rencana menambah pendidikan?


Ketika kamu diberi pertanyaan semacam ini berikan alasan yang mantap. Karena pendidikan adalah modal utama agar lebih baik dalam melakukan pekerjaan.
Pelamar Pekerjaan: “Jika ada kesempatan belajar tentu saya akan meneruskan pendidikan. Karena pendidikan dapat menemukan banyak cakrawala ide untuk bekerja lebih baik"

5. Selain pendidikan formal, apakah Kamu mempunyai keahlian lain?


Calon Pekerja: “Ya. Saat sekolah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya menjalani LDK (latihan dasar kepemimpinan) selama seminggu yang diselenggarakan Universitas.

Saya juga biasa bekerja memakai komputer dengan banyak program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access.”

6. Apa makna pekerjaan ini buat Anda?


Pelamar Pekerjaan: “Untuk saya, pekerjaan bukan semata-mata mencari uang. Namun, bagaimana saya bisa mencurahkan untuk yang terbaik jadi berkontribusi bagi kemajuan perusahaan.”

B. Pertanyaan seputar pengalaman dan keterampilan


Pertanyaan tentang pengalaman dan keahlian ditujukan untuk mengetahui:

  • tujuan karier kamu

  • bagaimana cara kamu bekerja

  • loyalitas Anda


bagaimana Anda menghadapi problem pekerjaan
berapa besar sumbangsih yang akan kamu berikan untuk perusahaan.
Sedikit banyaknya jawaban yang kamu berikan, pewawancara kerja dapat menentukan sikap apakah Anda kandidat terbaik atau bukan untuk posisi yang kamu lamar.

7. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?


Kandidat: “Kelebihan saya yaitu jujur, cepat belajar, dan bekerja keras. Tak hanya itu, kelemahan saya yaitu suka lupa. Tetapi, saya mencoba mengatasi kekurangan ini dengan menulis sesuatu yang penting berhubungan dengan pekerjaan pada catatan saya.”

8. Apakah Anda memiliki hubungan yang bagus dengan rekan kerja?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Kita pikir hubungan saya dengan semua teman kerja saya berjalan dengan baik.

Memang pernah saya mempunyai masalah dengan seorang rekan kerja berkaitan pembagian tugas, namun kami bisa memecahkannya dengan cara membicarakannya empat mata sehingga kami sepakat pada tugas masing-masing yang jelas.”

9. Apakah Kamu lebih senang bekerja sendirian atau dalam kelompok?


Pelamar Pekerjaan: “Menyesuaikan dengan pekerjaan yang kudu kita rampungkan. Meskipun kita lebih suka bekerja sendiri, saya dapat menyesuaikan dalam kelompok.”

10. Kalau Kamu diwajibkan bekerja di dalam tim, posisi apa yang akan kamu pilih?


Calon Pekerja: “Saya paling suka menjadi seorang konseptor. Karena, kita bisa merencanakan langkah-langkah yang harus dilalui, menciptakan list sumber daya yang dibutuhkan, mencari tahu penghalang, dan menentukan ukuran kesuksesan suatu projek.”

11. Dapatkah Anda bekerja di bawah tekanan?


Calon Pekerja: “Tentu. Selama ini bisa meredam tekanan pekerjaan saya. Selain itu, saya pikir tekanan dapat memberikan hasil yang positif untuk saya sebab saya bisa mengerahkan kemampuan, potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.”

12. Bagaimana sikap Kamu menerima saran yang ditujukan kepada Anda?


Kandidat: “Menurut pengetahuan saya, orang pada umumnya tidak suka diberi saran secara sembarangan. Personality, saya lapang dada kritik yang ditujukan kepada saya.

Kalau saran itu baik dan membangun, saya senang hati melaksanakannya untuk memperbaiki pribadi saya. Kalau sebaliknya, saya akan mengabaikannya.”

13. Menurut Anda, personal macam apakah yang tidak mudah untuk kerja tim?


Pelamar Pekerjaan: “ Menurut saya, orang yang tidak dapat kompak bekerja sama adalah orang yang tidak suka bekerja serius, suka menyepelekan aturan, banyak mengeluh, tidak mementingkan kualitas pekerjaan, dan senang menghasut orang lain.”

14. Apabila bawahan Anda melakukan kesalahan, apa yang Anda perbuat?


Kandidat: “Tidak ada orang yang tidak memiliki kesalahan. Saya akan memeriksa apa yang menjadi pokok kesalahan, memperbaiki kerusakan akibat kesalahan itu, dan menemukan poin masalahnya.

Kemudian, saya lakukan langkah tindakan perbaikan dan pencegahan supaya kesalahan yang sama tidak terjadi pada lain hari. Saya juga akan menciptakan kesempatan kepada bawahan bersangkutan untuk memperbaiki cara kerjanya.”

15. Apa yang akan Anda perbuat jika bawahan Anda menceritakan masalah pribadi mereka?


Kandidat: “Saya akan menerima mereka di ruangan kerja saya dan terbuka atas masalah pribadinya. Kalau diminta, saya akan mengajukan beberapa saran untuk problem yang dialaminya.

Menurut pengamatan saya, mereka biasanya perlu butuh seorang yang seseorang yang akan peduli masalah mereka tanpa mengadilinya.”

16. Apa yang akan Kamu lakukan ketika menemui masalah besar dalam pekerjaan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan mencari akar masalah tersebut guna mendapatkan solusi yang tepat. KemudianSetelah itu, saya akan menjalankan solusi tersebut dalam rangka memecahkan problem.

Tak lupa dengan langkah pemecahan masalah itu, saya juga akan menetapkan langkah preventif agar kejadian itu tidak terjadi lagi.”

17. Mengapa Anda resign dari tempat anda bekerja sebelumnya?


Pelamar Pekerjaan: “Saya ingin task job yang lebih menantang, dan saya harap perusahaan ini dapat memuaskan keinginan saya itu.”

18. Apa hambatan terberat yang Anda temui ketika bekerja di perusahaan sebelumnya?


Pelamar Pekerjaan: “Rintangan tersulit saya pada pekerjaan tersebut adalah jam kerja yang tepat. Sering kali saya bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah alpa saat bekerja?


Calon Pekerja: “Sejauh saya ingat, saya tidak pernah melakukannya. Jika ada kondisi darurat yang menjadikan saya tidak bisa masuk kerja, saya secepatnya memberikan informasi hal itu kepada atasan saya.”

20. Apakah Anda mau ketika harus lembur?


Kandidat: “Tentu, saya akan melakukannya. Hal ini tidaklah rumit untuk saya.”

21. Apa yang membuat Anda ingin bekerja di perusahaan kami?


Kandidat: “Perusahaan ini menjernihkan gambaran pekerjaan yang cocok dengan pengalaman dan jurusan saya. Dengan demikian, saya dapat menyumbangkan diri dalam kemajuan perusahaan ini.”

22. Seberapa baik Anda mengenal perusahaan ini?


Pelamar Pekerjaan: “Saya berusaha mengenal perusahaan ini karena teman yang membicarakan dan memakai produknya. Tak hanya itu, saya juga tahu dari iklan perusahaan ini di instagram.”

23. Bagaimana pendapat Anda, apa yang membuat perusahaan kami berbeda dengan perusahaan rival?


Kandidat: “Sepanjang yang saya tahu, perusahaan ini menghasilkan hasil yang bermutu. Tak hanya itu, fasilitas yang disediakan kepada karyawannya juga menyenangkan dibanding perusahaan kompetitor.”

24. Gambarkan rencana Anda untuk lima tahun mendatang?


Pelamar Pekerjaan: “ Jika saya diterima bekerja di sini, dalam lima tahun ke depan saya ingin menjadi supervisor. Oleh sebab itu, saya akan memperdalam dan memahami suasana kerja dan tanggung jawab posisi tersebut.

Setelah itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang disyaratkan untuk menjadi seorang supervisor di perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Pelamar Pekerjaan: “Tentu, saya siap. Dalam cara pandang saya, saya kudu siap menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi guna mencapai karier yang terbaik.

Dengan cara tersebut, saya bisa memperbaiki diri sendiri agar lebih meningkat.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?


Kandidat: “Saya senang bekerja dalam lingkungan yang adil atau segala sesuatunya transparan. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan jenjang karier.

Pinalti dan penghargaan diberlakukan dengan objektif. Tak hanya itu, saya juga senang bekerja dengan rekan-rekan yang positif thinking dan bersemangat.

27. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?


Calon Pekerja: “Tentu, saya bersedia. Bekerja di perusahaan itu artinya saya harus siap menerima keputusan dan peraturan yang ada.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji seringnya ditanyakan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun berfokus pada kisaran jumlah gaji yang Anda targetkan.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Calon Pekerja: “Gaji pokok saya sekarang Rp 4 juta. Disertai tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya adalah Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?


Pelamar Pekerjaan: “Saya kepengin memperoleh gaji kurang lebih Rp 8 juta.”

30. Kami tidak dapat memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda bisa menurunkan permintaan gaji tersebut?


Pelamar Pekerjaan: “Bagaimana kalau Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan kalau kamu ingin bekerja di bank dan melamar kerja di dunia perbankan. Seringnya pertanyaan yang akan diberikan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Tidak aneh kalau seorang pelamar kerja paham betul bidang yang akan dikerjakan.
Paling tidak kenali terlebih dahulu apakah yang akan kamu kerjakan untuk perusahaan dan posisi yang kamu inginkan.

Menurut anda, apa kelebihan bank ini dari bank lain?
Kamu dapat mendapatkan informasi dari brosur perusahaan dan yang biasa diberikan untuk pelanggan. Atau anda juga bisa mengetahuinya dari situs resmi bank tersebut.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Hal yang pastinya akan ditanyakan yaitu motivasi kerja di bank tersebut, karena nantinya akan mempengaruhi semangat ketika bekerja.

Di bawah ini ada beberapa tips agar anda diterima di perusahaan baru anda.
Karyawan yang memiliki ambisi cenderung akan bekerja keras dan memaksimalkan kesaktiannya untuk merampungkan joblist yang diberikan. Mereka bahkan sering mencari alternatif yang lebih efisien tetapi ampuh memberi hasil yang memuaskan.

Fokus kandidat yang punya kemauan tinggi lebih sering untuk diterima dibanding mereka yang kebingungan ketika ditanya soal ambisi dalam bekerja.  Pantaskan diri Anda memang mempunyai ambisi tinggi pada bidang pekerjaan yang digeluti.

Seorang karyawan tak lagi hanya menjadi dirinya sendiri ketika sudah bergabung dalam suatu perusahaan. Koneksi yang erat akan saling mempengaruhi. Terutama sisi positif maupun negatif.

Pastinya sesuatu yang diutamakan perusahaan besar adalah calon karyawan yang dapat memberi pengaruh positif untuk karyawan yang lain. Di antaranya mereka yang bisa menunjukkan penghargaan untuk karyawan lain ketika dia memperoleh prestasi atau penghargaan dari perusahaan.

Ketika seorang karyawan bisa mencapai prestasi dan mau berbagi semangat yang tinggi kepada karyawan lain, maka perusahaan akan memperoleh pengaruh yang positif. Semua karyawan menjadi lebih terobsesi saat bekerja dan bersaing sehat untuk memperoleh hasil terbaik.

Mereka yang lebih gampang mengucapkan ‘terima kasih’ ketika memperoleh support dari rekan karyawan punya pengaruh yang signifikan dalam nuansa sosial kantor. Mewujudkan kerukunan karyawan bisa tetap terbina.

Pastikan Anda menggunakan pakaian yang pantas dan tidak terlambat. Pelamar Pekerjaan yang telat saat sesi wawancara akan langsung mengurangi nilai dari perusahaan tempat kamu melamar pekerjaan.

Jadi, jika Kamu ingin bekerja di suatu perusahaan ternama, persiapkan diri kamu lebih dulu. Jika memang sudah pantas, peluang untuk diterima pasti akan lebih besar.

Jika anda ingin memulai karier bisnis paruh waktu jangan lupa baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel