Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wawancara Kerja Indomaret



[permalink][/permalink] Biasanya manusia yang akan bekerja perlu melewati fase wawancara terlebih dahulu. Fase job interview memang saat yang membuat jantung dag dig dung karena kita menghadapi orang penting atau setidaknya calon bos baru di tempat kita magang.Tidak usah tegang ya, sebab mereka juga manusia biasa yang ingin menggali keistimewaan-mu apakah cocok menjadi tim dalam satu rumah.

Setidaknya kamu harus persiapan terlebih dahulu dengan mencari jawaban atas soal yang nantinya mungkin ditanyakan. Dan kalau perlu anda simpan halaman ini agar mudah mengingat-ingat nanti. Pastikan pahami inti jawaban bukan menghapalnya atau paling tidak tujuan dari jawaban yang diajukan. Kalaupun kamu tidak tahu, namun kalau sudah membaca artikel ini dengan baik seenggaknya telah ada bayangan untuk jawaban yang akan dilontarkan.
 Wawancara Kerja Indomaret
Nah di bawah ini adalah contoh pertanyaan wawancara yang lazim diajukan dan trik menjawabnya.

Soal untuk lebih mengenal Kepribadian Kamu
Terkesan layaknya persoalan untuk mengakrabkan diri, tetapi pertanyaan ini merupakan pertanyaan basa basi untuk membuka percakapan. Sikap yang harus kamu lakukan adalah selalu tertarik menanggapi pertanyaan ini. Gunakan mimik yang menggambarkan kamu adalah orang yang sangat antusias.
Di bawah ini adalah bagian tanya jawab kerja untuk pencari kerja

1. Ceritakan secara singkat tentang diri Anda?


Jawab pertanyaan semisal ini kamu hanya perlu menyebutkan seperti fakta dan jawaban yang diperlukan untuk lokasi tempat kamu melamar kerja. Misalnya jawabannya adalah seperti di bawah ini.

Kandidat: “Nama saya Nadia Hartanti. Saya menyelesaikan kuliah di Universitas Indonesia jurusan (sesuai dengan lowongan kerja yang diperlukan) tahun 2017" (jika kamu pernah bekerja sebelumnya bisa ditambah, "lalu mulai magang di perusahan PT Nganu per tahun 2017 sebagai (sebutkan pekerjaan yang dijalani). ”

2. Kenapa Anda memilih jurusan itu saat kuliah?


Deskripsikan dengan alasan yang berkarakter namun tepat. Jelaskan dengan memasukkan semangat yang kamu miliki, ketika anda melakukan sesuatu sesuai dengan keterampilan anda. Misalnya seperti ini untuk kamu jika memilih jurusan ilmu komputer.

Pelamar Pekerjaan: “Saya suka dengan komputer sejak saya kecil. Saya dapat mencari hal yang bermanfaat dengan komputer dari situlah keinginan saya menekuni komputer. Tidak sedikit hal baru yang bisa saya peroleh saat saya menyentuh keyboard komputer berbagai informasi dan banyak hal bermanfaat.”

3. Bagaimana cara Kamu melunasi kuliah Anda?


Untuk menjawab ini anda hanya perlu jujur dan bisa memilih alasan yang pas, jika anda menolong ortu dengan membantu kerja paruh waktu misalnya lalu jawablah dengan jawaban yang baik.

Contohnya berikut ini.
Kandidat: “Ortu membiayai kuliah kita, tetapi kita juga ikut membantu mengurangi beban orang tua dengan bekerja paruh waktu menjadi (sebutkan pekerjaannya)."

4. Apakah Anda memiliki rencana menyempurnakan pendidikan?


Ketika kamu diajukan pertanyaan seperti itu jawablah dengan mantap. Sebab pendidikan merupakan modal utama agar lebih baik dalam bekerja.
Calon Pekerja: “Kalau ada kesempatan belajar pasti akan saya melanjutkan pendidikan. Karena pendidikan dapat menemukan banyak berbagai ide untuk bekerja lebih baik"

5. Tak hanya pendidikan formal, apakah Kamu mempunyai keterampilan lain?


Calon Pekerja: “Ya. Saat kuliah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga menjalani LDK (latihan dasar kepemimpinan) kurang lebih seminggu yang dilaksanakan himpunan mahasiswa universitas saya.

Saya juga mampu mengoperasikan komputer dengan berbagai program, misalnya Filmora.”

6. Apa arti pekerjaan ini untuk Anda?


Calon Pekerja: “Bagi saya, pekerjaan tidak hanya mencari uang. Namun, bagaimana saya dapat mencurahkan untuk yang palingbaik jadi berkontribusi bagi perusahaan.”

B. Pertanyaan seputar pengalaman dan keahlian


Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan ditujukan untuk mencari tahu:

  • tujuan karier kamu

  • bagaimana cara kamu bekerja

  • loyalitas Anda


bagaimana kamu menghadapi problem pekerjaan
berapa besar kontribusi yang akan kamu berikan kepada perusahaan.
Sedikit banyaknya jawaban yang kamu berikan, pewawancara kerja dapat menilai apakah kamu kandidat yang tepat atau tidak untuk posisi yang Anda lamar.

7. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?


Kandidat: “Kelebihan saya adalah jujur, mau belajar, dan bekerja keras. Tak hanya itu, kekurangan saya yaitu suka lupa. Tetapi, saya berusaha mengatasi kekurangan ini dengan menulis hal-hal penting terkait pekerjaan di catatan saya.”

8. Apakah Anda mempunyai relasi yang bagus dengan rekan kerja?


Calon Pekerja: “Tentu. Kita pikir hubungan saya dengan seluruh teman kerja saya sinkron dengan baik.

Memang pernah saya mempunyai masalah dengan seorang rekan kerja terkait pembagian tugas, namun kami dapat memecahkannya dengan cara berbicara empat mata sehingga kita mempunyai tugas tanpa perselisihan lagi.”

9. Apakah Kamu lebih senang bekerja sorang diri atau dalam kelompok?


Calon Pekerja: “Menyesuaikan dengan pekerjaan yang kudu saya selesaikan. Walaupun saya lebih suka bekerja sendiri, saya bisa menyesuaikan dalam kelompok.”

10. Kalau Kamu diwajibkan bekerja di dalam tim, posisi apa yang akan Anda pilih?


Kandidat: “Saya paling suka menjadi seorang konseptor. Dengan begitu, saya dapat merencanakan langkah-langkah yang kudu dilalui, menciptakan list sumber daya yang dibutuhkan, mengindentifikasi masalah, dan membuat ukuran kesuksesan suatu projek.”

11. Bisakah Anda bekerja di bawah tekanan?


Pelamar Pekerjaan: “Ya. Saya dapat meredam tekanan pekerjaan saya. Selain itu, kita pikir tekanan dapat memberikan hasil yang positif untuk saya karena saya dapat mengeluarkan potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk memecahkan problem pada pekerjaan itu.”

12. Bagaimana sikap Kamu terhadap saran yang ditujukan kepada Kamu?


Calon Pekerja: “Menurut pengetahuan saya, orang pada umumnya tidak suka diberi saran secara sembarangan. Secara pribadi, kita lapang dada kritik yang diberikan untuk saya.

Kalau kritik itu benar dan membangkitkan potensi, saya suka hati melaksanakannya untuk memperbaiki pribadi saya. Kalau tidak nyambung, saya akan membiarkannya.”

13. Menurut Anda, orang macam apakah yang tidak mudah diajak kerja sama?


Calon Pekerja: “ Pendapat saya, orang yang sulit kompak bekerja sama yaitu orang yang tidak senang bekerja serius, suka menyepelekan aturan, suka mengeluh, tidak mementingkan ketuntasan pekerjaan, dan suka menghasut orang lain.”

14. Jika bawahan Anda melakukan kesalahan, hal apa yang Anda lakukan?


Calon Pekerja: “Tidak ada personal yang sempurna. Saya akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, mencari kerusakan akibat kesalahan tersebut, dan mencari poin masalahnya.

Kemudian, saya menentukan tindakan perbaikan dan pencegahan agar kesalahan yang sama tidak jatuh di lain hari. Saya juga akan memberi kesempatan untuk bawahan bersangkutan untuk memperbaiki kinerjanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan kalau bawahan Anda menceritakan masalah pribadi mereka?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan menerima mereka di ruangan saya dan terbuka atas masalah pribadinya. Kalau diminta, saya akan mengajukan beberapa saran untuk problem yang dialaminya.

Menurut pengamatan saya, mereka pada umumnya hanya butuh seorang yang seseorang yang akan peduli masalah mereka tidak dengan mengadilinya.”

16. Apa yang akan Kamu lakukan ketika menemui masalah berat dalam pekerjaan?


Pelamar Pekerjaan: “Saya akan menemukan pokok masalah tersebut untuk memperoleh solusi yang cocok. KemudianSetelah itu, saya akan memecahkan masalah itu dalam rangka menyelesaikan masalah.

Tak lupa dengan langkah pemecahan masalah itu, saya juga akan melakukan tindakan pencegahan agar problem tersebut tidak menimpa lagi.”

17. Kenapa Anda resign dari perusahaan sebelumnya?


Pelamar Pekerjaan: “Saya ingin pekerjaan yang lebih menantang, dan saya berkeyakinan perusahaan ini bisa memenuhi keinginan saya tersebut.”

18. Apa hambatan terberat yang Anda temukan saat bekerja di perusahaan sebelumnya?


Kandidat: “Hambatan paling sulit saya pada pekerjaan itu yaitu jam kerja yang tepat. Terkadang saya bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah alpa saat bekerja?


Pelamar Pekerjaan: “Sebanyak saya ingat, saya tidak pernah melakukan itu. Jika ada kondisi darurat yang menjadikan saya tidak bisa masuk kerja, saya otomatis memberikan informasi hal tersebut kepada atasan saya.”

20. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?


Calon Pekerja: “Ya, saya akan melakukannya. Hal ini tidaklah rumit untuk saya.”

21. Apa yang menjadikan Anda ingin bekerja di perusahaan kami?


Kandidat: “Perusahaan ini menjernihkan gambaran pekerjaan yang pas dengan pasion dan jurusan saya. Dengan demikian, saya dapat menyumbangkan diri dalam kemajuan perusahaan ini.”

22. Seberapa baik Anda mengenal perusahaan ini?


Pelamar Pekerjaan: “Saya berusaha mencari tahu tentang perusahaan ini karena banyak teman yang membicarakan dan memakai produknya. Tak hanya itu, saya juga melihat iklan perusahaan ini di media massa.”

23. Bagaimana pendapat Anda, apa yang menjadikan perusahaan kami tidak sama dengan perusahaan sejenis lainnya?


Calon Pekerja: “Sejauh ini, perusahaan ini menghasilkan hasil yang memuaskan. Tak hanya itu, fasilitas yang disediakan untuk karyawannya juga menyenangkan daripada perusahaan kompetitor.”

24. Jelaskan rencana Anda untuk lima tahun mendatang?


Pelamar Pekerjaan: “ Kalau saya diterima bekerja di sini, dalam lima tahun ke depan saya ingin menjadi supervisor. Oleh sebab itu, saya akan memperdalam dan mengetahui suasana kerja dan tanggung jawab posisi itu.

Selanjutnya itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang disyaratkan untuk memenuhi kapasitas sebagai seorang supervisor di perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya siap. Menurut hemat saya, saya harus yakin menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi untuk menekuni karier yang diinginkan.

Dengan cara itu, saya bisa memacu pribadi agar lebih baik.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?


Calon Pekerja: “Saya suka bekerja dalam lingkungan yang adil atau segala sesuatunya jelas. Prosedur opersional standar (POS) jelas, begitu juga dengan jenjang karier.

Punishmen dan Reward diberlakukan dengan objektif. Selain itu, saya juga senang bekerja dengan rekan-rekan yang optimistis dan bersemangat.

27. Apakah Anda menerima jika ditempatkan di luar kota?


Pelamar Pekerjaan: “Ya, saya bersedia. Bekerja di perusahaan ini berarti saya kudu siap menerima keputusan dan kebijakan yang berlaku.”

C. Pertanyaan seputar gaji


Pertanyaan seputar gaji biasanya diberikan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun berfokus pada berapa jumlah gaji yang Anda minta.

28. Berapa gaji Anda sekarang?


Calon Pekerja: “Gaji pokok saya sekarang Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, total gaji saya adalah Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?


Calon Pekerja: “Saya kepengin mendapatkan gaji sebesar Rp 8 juta.”

30. Kami tidak bisa memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan penawaran gaji tersebut?


Kandidat: “Bagaimana jika Rp 7 juta?”

Contoh Wawancara Kerja di Bank


Sedangkan kalau kamu ingin bekerja di bank dan melamar kerja di dunia perbankan. Umumnya pertanyaan yang akan diberikan misalnya seperti:

Apa saja produk dari bank ini?


Tidak aneh kalau seorang pelamar kerja paham betul pekerjaan yang akan dijalaninya.
Seenggaknya kenali terlebih dahulu hal apa yang akan anda perbuat di perusahaan dan posisi yang anda mau.

Apa yang menjadikan bank ini mempunyai keunggulan di banding bank lain?
Kamu dapat mendapatkan tahu dari brosur perusahaan dan yang biasa dibagikan kepada nasabah. Atau anda juga dapat mengetahuinya dari website resmi bank itu.

Keinginan untuk Bekerja di Bank Ini


Hal yang pastinya akan ditanyakan yaitu motivasi kerja di bank itu, karena nantinya akan membawa daya pendorong ketika bekerja.

Berikut ini adalah beberapa tips agar kamu diterima di perusahaan baru anda.
Karyawan yang punya ambisi cenderung akan bekerja keras dan memaksimalkan kemampuan terbaiknya untuk menyelesaikan tugasnya. Mereka bahkan sering mencari alternatif yang lebih efisien tetapi ampuh memberi hasil yang paling baik.

Fokus kandidat yang punya kemauan besar lebih sering untuk diterima dibanding orang yang kebingungan saat diberikan pertanyaan tentang ambisi dalam bekerja.  Pastikan diri Anda memang memiliki semangat tinggi pada bidang pekerjaan yang lamar.

Seorang karyawan tak lagi hanya menjadi dirinya sendiri ketika sudah diajak masuk dalam suatu perusahaan. Koneksi yang erat akan saling mempengaruhi. Baik dalam sisi positif maupun negatif.

Tentu saja hal yang diutamakan perusahaan besar adalah calon karyawan yang bisa membawa pengaruh baik untuk karyawan lainnya. Misalnya mereka yang sering menunjukkan penghargaan kepada karyawan lain ketika dia mendapat prestasi atau reward dari perusahaan.

Saat seorang karyawan bisa mencapai prestasi dan mau membagi motivasi yang tinggi untuk karyawan lain, maka perusahaan akan memperoleh dampak yang baik. Seluruh karyawan ketularan lebih terobsesi saat pekerjaan dan berkompetisi sehat guna mendapatkan hasil memuaskan.

Mereka yang lebih mudah mengucapkan ‘terima kasih’ saat memperoleh pertolongan dari rekan karyawan punya dampak yang tinggi dalam kondisi sosial tempat kerja. Sehingga keakraban sesama karyawan bisa tetap terbina.

Pastikan kamu menggunakan pakaian yang pantas dan datang tepat waktu. Pelamar Pekerjaan yang telat saat sesi wawancara akan otomatis mengurangi nilai dari perusahaan tempat anda melamar pekerjaan.

Jadi, jika Anda berniat bekerja di suatu perusahaan bonafid, pantaskan diri kamu lebih dulu. Jika memang sudah pantas, peluang untuk diterima pasti akan lebih besar.

Kalau anda ingin merintis karier bisnis paruh waktu jangan lupa baca Artikel ini.
Merintis Bisnis Paruh Waktu untuk Masa Pensiun