Showing posts with label Cyber Life. Show all posts
Showing posts with label Cyber Life. Show all posts
Saturday, 7 April 2018
Gara-Gara Mark Zuckerberg, Facebook Rilis Fitur Unsend Di Messenger

Gara-Gara Mark Zuckerberg, Facebook Rilis Fitur Unsend Di Messenger

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Mark Zuckerberg dan sejumlah direktur senior Facebook dilaporkan telah rahasia menghapus sejumlah pesan pribadinya. Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah pengguna Facebook yang pernah berkomunikasi dengan Zuck melalui aplikasi Mesengger.

Seperti dilansir detikINET dari Tech Crunch Sabtu, (7/4/108), tiga sumber yang menyampaikan bahwa pesa-pesan yang pernah mereka terima dari Zuck tiba-tiba menghilang dari kotak masuk mereka, sementara akhir pesan mereka sendiri tetap masih ada.

Untuk memastikannya, mereka pun mengecek email dan menemukan bukti berpengaruh kalau mereka memang benar telah berkomunikasi dengan Zuck pada tahun 2010 silam.

Mendapatkan laporan menyerupai ini, Facebook pun beralasan kalau pembatalan tersebut merupakan tindakan keamanan sehabis adanya serangan siber ke studio Sony Pictures di Hollywood, 24 Novermber 2014 lalu.


"Setelah email Sony Pictures diretas pada tahun 2014 kami menciptakan sejumlah perubahan untuk melindungi komunikasi para direktur kami. Ini termasuk membatasi periode retensi untuk pesan Mark di Messenger. Kami melakukannya dengan kepatuhan penuh dengan kewajiban aturan kami untuk menjaga pesan." ujar Juru bicara Facebook.

Namun sayangnya Facebook tidak pernah secara terbuka mengungkapkan pembatalan pesan dari kotak masuk pengguna, atau secara eksklusif menginformasikan kepada penerima.


Hal tersebut mengakibatkan pertanyaan banyak pengguna apakah ini merupakan pelanggaran kepercayaan pengguna.

Seperti diketahui pengguna Facebook yang sekarang mencapai 1,3 miliar selama melaksanakan percakapan di Messenger tidak mempunyai fitur menarik pesan yang telah dikirim. Pengguna memang sanggup menghapus pesan sendiri namun pesan yang sudah dikirim masih tetap ada di kotak masuk si penerima.


Rilis Fitur Unsend

Ketahuannya Zuck menghapus pesan yang telah dikirimnya ke pengguna secara rahasia menciptakan langkah Facebook hadirkan fitur 'Unsend' pada aplikasi Messenger-nya.

Facebook segera menawarkan jawaban untuk tidak lagi menghapus pesan yang dikirim oleh para direktur Facebook, dan berjanji akan merilis fitur hapus pesan terkirim ke penggunanya secara umum.

"Kami sedang mendiskusikan akan mebuat fitur hapus pesan ini untuk tersedia lebih luas. Namun mungin ini akan memakan waktu, dan sambil menunggu fitur ini siap, kami tidak akan lagi menghapus pesan para eksekutif," terang Facebook.

Seperti layanan Facebook lainnya dari WhatsApp dan juga Instagram masing-masin aplikasi ini juga mempunyai fitur menarik pesan yang sudah dikirim.

Sumber detik.com
Arahkan Pengemudi Ke Jalan Curam, Waze Diprotes

Arahkan Pengemudi Ke Jalan Curam, Waze Diprotes

Foto: Google MapsFoto: Google Maps

Los Angeles - Aplikasi navigasi Waze kembali menerima protes dari masyarakat di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Aplikasi ini dinilai telah menunjukkan informasi yang sesat kepada pengendara sampai-sampai bikin celaka dan merepotkan penghuni sekitar.

Siapapun niscaya ingin menghindari kemacetan. Karena alasan itu, sejumlah pengendara di Los Angeles ini kemudian menyerahkan urusan navigasi kepada Waze, dengan maksud mencari jalan pintas yang bebas hambatan.

Menuruti perintah pengguna, Waze pun kemudian mengarahkan pengemudi menuju Baxter Street, sebuah jalan di daerah pemukiman Echo Park yang disebut sebagai jalanan paling landai di AS. Menurut informasi, jalanan ini mempunyai tingkat kelandaian 30%.


Tingkap kelandaian itu menciptakan Baker Street lebih curam dari Lombard Street di San Francisco sekalipun, demikian dikutip detikINET dari Gizmodo, Sabtu (7/4/2018).

Karena kondisi jalanan yang sangat curam, tak jarang dari pengemudi yang mengalami kecelakaan saat melintasi jalanan tersebut yang pada balasannya mengganggu warga sekitar. Jason Luther, salah seorang warga sekitar memaparkan beberapa bencana yang dialaminya belakangan.

"Mobil masuk ke kebun kami, melewati pagar, dan terbalik di belakang rumah kami," ujarnya. Senada dengan Jason, Robbie Adams yang juga warga sekitar menyampaikan bahwa tidak banyak orang yang sanggup melewati jalanan curam itu.

Begini curamnya Baker Street.Begini curamnya Baker Street. Foto: KTLA

"Karena itu terlalu curam, dan mereka tidak tahu bagaimana mengemudi. Jadi, mereka berhenti dan mencoba untuk mundur, dan itu mengacaukan orang yang di belakangnya," katanya.

Meski sudah mencoba untuk memproteskan hal ini kepada pihak Waze, Adams malah menerima jawaban yang tak diharapkan. "Mereka berkata mereka tidak sanggup melakukannya sebab melibatkan perubahan pada algoritma di aplikasi dengan cara yang aneh," ungkapnya.


Adams dan beberapa warga di sekitar Baker Street melayangkan surat kepada Waze untuk menghapus saran menuju Baker Street sebagai rute alternatif, mengingat jalanan tersebut berbahaya terlebih saat hujan.

Ini bukan pertama kalinya Waze diprotes masyarakat di AS. Layanan milik Google ini juga pernah diprotes warga California karena mengarahkan pengemudi ke pemukiman yang balasannya mengganggu penghuni. Waze juga dikenal kerap menyesatkan pengguna, sampai-sampai ada yang tercebur ke danau.

Sumber detik.com
Thursday, 5 April 2018
Karyawan Google Ogah Kerja Bareng Pentagon, Kenapa?

Karyawan Google Ogah Kerja Bareng Pentagon, Kenapa?

Kantor Google. Foto: Office SnapshotKantor Google. Foto: Office Snapshot

San Francisco - Ribuan karyawan Google meminta CEO mereka -- Sundar Pichai -- meninjau ulang kolaborasi Google dengan Pentagon, alias Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Kerja sama yang mereka maksud yaitu penawaran Google untuk membantu Dephan AS dalam Project Maven, yaitu penelitian untuk membuatkan algoritma computer vision yang bisa menganalisa hasil rekaman video dari drone.

Dalam sebuah surat yang ditandatangani 3.100 karyawan Google, mereka menyebut Google seharusnya tak ikut dalam bisnis yang terkait dengan perang, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (5/4/2018).

Google ikut serta dalam Project Maven semenjak April 2017, namun sayangnya tak terungkap apa yang dikerjakan Google dalam proyek tersebut. Namun dalam pernyataan resminya Google menyebut mereka memperlihatkan kanal terhadap software TensorFlow kepada Dephan AS.



Sekadar informasi, TensorFlow yaitu software yang digunakan dalam aplikasi machine learning yang memiliki kemampuan untuk memahami konten dalam sebuah foto.

Menurut Google, andilnya dalam Project Maven dipastikan sesuatu yang tak ofensif. Diane Greene, bos operasi cloud Google, yang juga ada dalam dewan direksi Alphabet, menyebut teknologi tersebut tak akan digunakan untuk mengoperasikan atau menerbangkan drone, pun digunakan untuk meluncurkan senjata.

Namun hal ini tak cukup bagi ribuan karyawan Google yang meminta raksasa mesin pencari itu untuk menghentikan bantuannya terhadap Pentagon. Karena berdasarkan mereka, dikala tamat dikembangkan, teknologi itu bisa dengan gampang digunakan untuk melaksanakan hal-hal yang ofensif.

Sumber detik.com
Tuesday, 3 April 2018
Asisten Virtual Bri Dapat Diajak Ngobrol Di Whatsapp

Asisten Virtual Bri Dapat Diajak Ngobrol Di Whatsapp

Foto: Moch Prima Fauzi/detikINETFoto: Moch Prima Fauzi/detikINET

Jakarta - Asisten virtual Sabrina milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mempunyai kemampuan gres berupa dukungan suara. Sebelumnya Sabrina hanya mendukung fitur chatting (teks) saja.

Melalui fitur gres ini pengguna bisa mendapat bermacam-macam fasilitas untuk mencari informasi seputar produk atau layanan BRI serta melaksanakan transaksi menyerupai memesan tiket bioskop.

"Yang ingin kami sampaikan hari ini yaitu wacana bagaimana Sabrina (Smart Virtual Assistant Bank BRI) akan ada juga via voice jadi sangat mempercepat layanan pencarian informasi wacana BRI, info promonya, dukungan dan lainnya," ujar Kaspar Situmorang, EVP Digital Center of Excellence BRI, di Jakarta, Senin malam (2/4/2018).

Asisten Virtual BRI Bisa Diajak Ngobrol di WhatsAppFoto: Moch Prima Fauzi/detikINET



Selain telah tersedia untuk layanan Messenger dan Telegram, Sabrina juga akan hadir melalui komplemen platform lain yaitu WhatsApp. Kaspar mengungkap fitur Sabrina di WhatsApp akan hadir pada final April ini.

"Sekitar tanggal 20 Januari kemudian kita sudah launching Sabrina di Messenger. Nanti April ini akan tersedia juga di platform lain yakni WhatsApp," imbuhnya.

Untuk memakai Sabrina di Messenger dan Telegram pengguna cukup mengikuti (follow) akun Bank BRI atau dengan melaksanakan input @BANKBRI_ID_BOT.

Sementara itu, Direktur Digital Banking dan Operasi BRI, Indra Utoyo mengatakan, dibutuhkan ke depannya Sabrina bisa semakin cerdas alasannya yaitu berbasis kecerdasan buatan (AI).


Asisten Virtual BRI Bisa Diajak Ngobrol di WhatsAppDirektur Digital Banking dan Operasi BRI Indra Utoyo Foto: Moch Prima Fauzi/detikINET



Untuk ketika ini kemampuannya gres sebagai pemberi informasi. Ke depannya, Indra mengungkap tak menutup keberpeluangan Sabrina akan bisa dipakai untuk melaksanakan transaksi perbankan.

"Tentunya dibutuhkan akan terus semakin usang semakin belajar, menjawabnya lebih pintar, pertanyaan-pertanyaan juga makin banyak direspons," ujar Indra di sela program peluncurannya.

Indra mengungkap kehadiran Sabrina beserta fitur barunya ini bisa meningkatkan produktivitas BRI dalam merespons layanan pelanggan andaikan diandingkan dengan manusia.

Asisten Virtual BRI Bisa Diajak Ngobrol di WhatsAppFoto: Moch Prima Fauzi/detikINET


Selain meluncurkan adanya fitur gres di Sabrina, Bank BRI juga turut mengumumkan tampilan gres dari website BRI.co.id lebih dinamis dan segar.

Dengan adanya tampilan gres itu, halaman resmi BRI dibutuhkan bisa lebih responsif, lebih gampang digunakan, serta memperlihatkan informasi secara kontekstual.

Bank BRI juga mengumumkan kolaborasi dengan tiga e-commerce di Indonesia yakni Bukalapak, Blanja.com, serta Lazada. Ketiganya digandeng untuk peluncuran platform Indonesia Mall milik BRI.

Indonesia Mall bakal menjadi wadah bagi para UMKM nasabah BRI dan juga UMKM binaan BUMN. Produk dijual di Indonesia Mall dibutuhkan bisa mendorong kesuksesan pelaku UMKM di Indonesia bahkan mancanegara.

Sumber detik.com
Ditanya Soal Data Bocor, Facebook Indonesia Ngeloyor

Ditanya Soal Data Bocor, Facebook Indonesia Ngeloyor

Foto: detikINET/Agus Tri HaryantoFoto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Jakarta - Kasus kebocoran 50 juta data pengguna Facebook mengemuka pekan kemudian sempat menjadi sorotan media di penjuru dunia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika pun beberapa waktu kemudian sempat menghubungi Facebook Indonesia untuk memastikan apakah ada data dari pengguna Indonesia jadi korban.

Meski menyampaikan bahwa pihaknya tengah melaksanakan pengecekan, hingga dikala ini belum ada pernyataan resmi terkait dugaan 50 juta pengguna dimanfaatkan Cambridge Analytica itu ada berasal dari Indonesia atau tidak.

detikINET sendiri mencoba untuk menanyakan tanggapan kepada perwakilan Facebook Indonesia usai jumpa pers peluncuran fitur Third Party Checker di Jakarta, Senin (2/4/2018).



Namun, sanya tak ada satupun balasan diberikan karena pihak Facebook menentukan untuk segera hengkang seusai konferensi pers berakhir.

"Maaf, saya buru-buru. Harus meeting di daerah lain," ungkapnya sambil ngeloyor.

Seperti diketahui, Cambridge Analytica yaitu perusahaan menjalankan pengolahan data untuk kampanye Donald Trump pada Pilpres AS 2016.

Belakangan, melalui informasi dari whistleblower berjulukan Christopher Wylie merupakan mantan pegawainya, terkuak jikalau perusahaan itu diduga melaksanakan kecurangan.

Dia mengatakan, data jutaan pengguna Facebook dikoleksi melalui aplikasi This Is Your Digital Life buatan akademisi Cambridge University berjulukan Alexander Kogan.



Melalui perusahaannya berjulukan Global Science Research berkolaborasi dengan Cambridge Analytica, pada awalnya ratusan ribu user dibayar untuk melaksanakan tes kepribadian di Facebook dan oke data mereka dikumpulkan untuk kepentingan akademis.

Namun aplikasi itu ternyata juga mengangkut data teman-teman Facebook penerima tes, sehingga akumulasinya mencapai puluhan juta data. Celakanya, tujuannya bukan lagi untuk akademis, melainkan untuk dibentuk profil pengguna sehingga dapat diberi iklan politik tepat.

Persoalan ini berdampak pada risaunya para tokoh teknologi hingga agresi abolisi akun Facebook. Misalnya, CEO Apple Tim Cook mengungkapkan insiden ini perlu menjadi pelecut untuk menggaungkan pentingnya regulasi data langsung pengguna platform online.

Sementara itu, skandal kebocoran 50 juta pengguna Facebook ini berbuntut panjang. Pendiri WhatsApp Brian Action pun mengkampanyekan biar menghapus akun Facebook. Aksi tersebut diikuti oleh CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk men-delete akun resmi kedua perusahannya itu di media umum terpopuler sejagat ini.

Sumber detik.com
Monday, 2 April 2018
Data Pengguna Facebook Bocor, Indonesia Harus Bagaimana?

Data Pengguna Facebook Bocor, Indonesia Harus Bagaimana?

Facebook (GettyImages/Chris Jackson)Facebook (GettyImages/Chris Jackson)

Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ikut mengeluarkan perilaku mengenai krisis kebocoran data 50 juta pengguna Facebook.

APJII menilai krisis mendera Facebook melibatkan Cambridge Analytica terkait upaya pemenangan Presiden Trump di Amerika Serikat harusnya sanggup menjadi momentum mengevaluasi Facebook sebagai media umum terbesar di dunia. Selain itu, perlu didorong bangkitnya media umum dikreasi anak bangsa.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga APJII Tedi Supardi Muslih mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaganya, jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2017 telah mencapai 143,26 juta jiwa dari total 262 juta jiwa penduduk Indonesia. Kebanyakan dari jumlah itu memakai internet untuk berinteraksi di media sosial.

Data Pengguna Facebook Bocor, Indonesia Harus Bagaimana?dok. Mark Zuckerberg


"Kebocoran data itu yaitu momentum untuk mengevaluasi Facebook. Apalagi, Facebook juga tercatat sebagai pemilik WhatsApp dan Instagram. Sebaiknya ini juga jadi momentum kebangkitan media umum Indonesia. Jangan hingga masyarakat Indonesia hanya jadi pengguna saja," ujar Tedi Supardi Muslih di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Tedi memaparkan, bedasarkan hasil riset lembaganya pada 2017, pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia di sepanjang 2017 menyampaikan separuh pengguna teknologi internet yaitu milenial (49,52%).

Menurut survei tersebut, pengguna teknologi internet bukan hanya dinikmati oleh berada di perkotaan. Bila dirunut berdasarkan wilayah, terungkap bahwa penetrasi pengguna internet terbesar ternyata ada di Pulau Kalimantan dengan penetrasi hingga 72%, jauh di atas Pulau Jawa hanya 58% populasi penduduk. Ini berarti, ada jalan masuk relatif sama bagi milenial di seluruh Indonesia.

"Dengan jumlah pengguna internet sebanyak itu, Indonesia tercatat sebagai negara pengguna Facebook terbanyak ke-4 di dunia. Jadi, dengan potensi pelanggan sebanyak itu harusnya sanggup muncul media umum khas Indonesia, kita tidak hanya menjadi konsumen," ujar Tedi pemilik dan pendiri PC24 Group, yakni bisnis grup bergerak di bidang komputer IT solution.

Menurut Tedi, Indonesia sebaiknya sanggup mencontoh China sanggup melaju di dunia internet dengan media umum menyerupai Baidu, Weibo, dan Wechat.



Senada dengan Tedi, mahir digital forensik Ruby Alamsyah menanggapi kasus kebocoran data Facebook itu sebagai pembelajaran mengenai pentingnya kehati-hatian dan privasi di media sosial.

"Media sosial ini kita gunakan secara gratis, banyak manfaat kita dapat. Tapi semenjak mendaftar dan instal, sering kali orang banyak lupa mengenai kehati-hatian membagikan data-data bersifat pribadi," ujar Ruby.

Menurutnya, pengguna media umum di Indonesia masih perlu diedukasi mengenai pentingnya proteksi data langsung semoga tidak disalahgunakan oleh pihak ketiga.

"Di Amerika, kesadaran mengenai privasi sudah sangat tinggi. Berbeda dengan di Indonesia, kita masih sangat rendah. Kita memakai media sosial, seringkali kebablasan membagikan data bersifat langsung secara sukarela, padahal itu penting," tegas Ruby.

Pentingnya Perlindungan Data Pribadi

Refleksi lain dari kasus bocornya data 50 juta pelanggan Facebook, masih berdasarkan Tedi, yaitu pentingnya keamanan data pribadi.

Tedi juga aktif di Desk Ketahanan & Keamanan Informasi Cyber Nasional (DK2ICN) Kementerian Politik Hukum & Keamanan, mendesak Kementerian Kominfo untuk segera mengegolkan RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) sebagai prioritas dalam jadwal legislasi nasional (prolegnas) dewan perwakilan rakyat RI.



Menurut Tedi, skandal bocornya data 50 juta pengguna Facebook memang menjadi sorotan alasannya yaitu melanggar privasi notabene merupakan hak setiap insan harus dihormati.

"Jangan hingga kasus malware Wannacry terulang lagi. Pemerintah gres membentuk BSSN, setalah ada kasus Wannacry. Sekarang, sehabis ada kebocoran data pengguna Facebook, kita gres melangkah mengenai pentingnya perlindangan data pribadi," tegas Tedi juga tercatat sebagai inisiator berdirinya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) itu.

Ia pun menyesalkan RUU Perlindungan Data Pribadi sendiri tidak masuk dalam Prolegnas 2018. Meski dewan perwakilan rakyat dan Kementerian Kominfo mendorong, Kemenkumham lebih menentukan RUU lainnya untuk diprioritaskan final pada tahun ini.

Data Pengguna Facebook Bocor, Indonesia Harus Bagaimana?Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET


Senada dengan Tedi, Ruby Alamsyah juga mendesak RUU Perlindungan Data Pribadi untuk dijadikan prioritas oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan dunia siber.

"Intinya berdasarkan aku pemerintah dan warga sama-sama belum mengerti mengenai pentingnya proteksi data pribadi," sesalnya.

Menurut Ruby, andaikan sudah ada regulasi dan undang-undang mengatur, masyarakat tak perlu risau dengan keamanan data langsung mereka. Seperti halnya, ketika Kemenkominfo meminta pendaftaran kartu SIM dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Keluarga (KK).

Terlebih pemerintah juga sedang mengumpulkan data masyarakat, salah satunya lewat e-KTP dan pendaftaran kartu prabayar. Ada juga rencana membagi data tersebut untuk keperluan tertentu, menyerupai manajemen dan bisnis.

"NIK ini yaitu nomor penting, sama menyerupai halnya social security number di Amerika Serikat. Kita harus memahamkan NIK itu sifatnya rahasia. Masyarakat perlu diedukasi mengenai hal itu. Tentu secara bersamaan masyarakat perlu dilindungi dengan UU Perlindungan Data Pribadi, sehingga apa boleh dan tidak menjadi jelas," tutur Ruby.



Dengan RUU Perlindungan Data Pribadi, nomor NIK dan data langsung lainnya penting itu akan semakin terlindungi, terutama kaitannya untuk pemanfaatan oleh pihak ketiga, antara masyarakat dan pemerintah.

"Nah, pentingnya undang-undang PDP itu salah satunya itu. Kalau masyarakat dan pemerintah sudah mengerti apa harus dijaga, seprti nomor KK dan NIK kita. Pihak ketiga juga harus tahu bahwa kita sebagai masyarakat seringkali menyerahkan data penting itu ke banyak sekali keperluan menyerupai daftar sekolah, ke bank, ke instansi, atau daftar ke mana pun. Kaprikornus pihak ketiga ini, harus menjaga data nomor penting itu sesuai dengan standard PDP nanti," tegas Ruby.

Berkaitan dengan kebocoran data Facebook itu, berdasarkan Ruby, RUU PDP sangat sanggup diandalkan untuk melacak kebocoran, hingga derma hukuman bagi pembocor data. "Jadi jika ada bocor, sanggup ditelusuri. Bocornya dari mana dan kenapa, Lalu sanksinya apa? Semuanya harus diatur dalam undang-undang," tegasnya.

Sumber detik.com
Grab Gandeng Damri, Incar Penumpang Di Terminal

Grab Gandeng Damri, Incar Penumpang Di Terminal

Foto: GrabFoto: Grab

Jakarta - Grab kian kasar memperluas penetrasi layanannya di Indonesia. Salah satu langkah nyatanya mereka gres saja menggandeng Perum Damri, mau apa?

Kolaborasi Grab dan Damri tertuang dalam sebuah nota kesepahaman. Dengan kerjasama ini dibutuhkan sanggup memperlihatkan fasilitas bagi para penumpang yang tiba di terminal Damri di seluruh Indonesia.



Mereka sanggup melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi titik penjemputan resmi Grab. Di sana mereka sanggup memesan eksklusif layanan GrabCar maupun GrabBike.

"Kerja sama dengan Damri akan memperlihatkan fasilitas saluran pelanggannya baik masyarakat Indonesia maupun wisatawan absurd untuk menikmati layanandari terminal Damri ke tujuan mereka di seluruh kota di Indonesia," kata Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia dalam keterangan resminya, Senin (2/4/2018).

Grab Gandeng Damri, Mau Apa?

Bayu Seto, Head of Business Development Grab, Tatan Rustandi, Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha Perum DAMRI, dan Saut Parulian Saragih, Business Development Director OVO menandatangani nota kesepahaman antara Perum Damri, Grab, dan OVO. Foto: Grab




Sementara itu Tatan Rustandi Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha Perum Damri menyampaikan melalui kolaborasi strategis dengan Grab, pihaknya berharap sanggup membuka lebih banyak saluran kepada pelanggan kepada jenis transportasi lainnya sebagai bab dari perjuangan mereka untuk memperlihatkan yang layanan terbaik bagi masyarakat.

"Kami akan terus bekerja lebih keras untuk menopang sistem transportasi yang ada di seluruh Indonesia dan supaya sanggup menjadi teladan yang baik bagi kehadiran layanan pemesanan transportasi berbasis online,' kata Tatan.

Kolaborasi Grab dan Damri ini turut mengajak Ovo untuk pengaplikasian pembayaran non tunai. "Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk membangun budaya pembayaran transaksi elektronik untuk mewujudukan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT)," ujar Johnny Widodo, Direktur OVO.

Sumber detik.com
Sunday, 1 April 2018
Begini Cara Gunakan Notifikasi Ganti Nomor Whatsapp

Begini Cara Gunakan Notifikasi Ganti Nomor Whatsapp

Ilustrasi WhatsApp. Foto: Carl Court/Getty Images/Ilustrasi WhatsApp. Foto: Carl Court/Getty Images/

Jakarta - WhatsApp diketahui sedang menguji fitur 'Change Number'. Meski masih versi beta, menarik untuk mengetahui cara memakai fitur sanggup memberi notifikasi ketika kita ganti nomor WhatsApp ini.

Untuk diketahui, fitur ini memudahkan pengguna melaksanakan migrasi informasi akun, grup dan setting dari nomor usang ke nomor baru.



Seperti dikutip detikINET dari WABetaInfo, Minggu (1/4/2018), update ini juga akan memberitahukan kepada semua kontak WhatsApp ketika kita ganti nomor ponsel.

Update ini sanggup dijajal dengan mendownload Android beta update versi 2.18.97 (https://play.google.com/apps/testing/com.whatsapp). Perlu diingat, alasannya yaitu ini masih versi beta, tentunya berisiko aplikasi berjalan tidak stabil.

Begini Cara Gunakan Notifikasi Ganti Nomor WhatsAppFoto: istimewa


Untuk memakai fitur ini, pada halaman utama WhatsApp, tap tiga titik di sudut kanan atas, lalu pilih Settings > Account > Change Number.

Jika opsi ini sudah dipilih, akan muncul tombol 'Next'. Kemudian, kita tinggal mengisi nomor ponsel usang dan nomor ponsel gres akan dipakai untuk memulai proses migrasi.

Begini Cara Gunakan Notifikasi Ganti Nomor WhatsAppFoto: istimewa


Selanjutnya, layar akan menampilkan opsi untuk menginformasikan teman-teman ingin diberi notifikasi. Terdapat pilihan kepada siapa saja notifikasi ini akan ditampilkan, sanggup untuk semua kontak di WhatsApp, untuk kontak gres chat dengan kita, atau kontak orang-orang tertentu kita pilih.

Belum diketahui kapan WhatsApp akan merilis fitur ini secara resmi. Berdasarkan pengalaman dari fitur-fitur sebelumnya, biasanya WhatsApp akan meresmikan sebuah fitur baik di Android maupun iOS beberapa bulan sehabis muncul di versi beta.

Sumber detik.com
Fitur Anyar Whatsapp: Notifikasi Ganti Nomor

Fitur Anyar Whatsapp: Notifikasi Ganti Nomor

Ilustrasi WhatsApp. Foto: detikINET/Irna PrihandiniIlustrasi WhatsApp. Foto: detikINET/Irna Prihandini

Jakarta - Sering kerepotan harus mengirim broadcast message ke teman-teman di kontak WhatsApp ketika ganti nomor ponsel? Update terbaru dari WhatsApp ini bakal menjadi solusinya.

WhatsApp diketahui sedang menguji fitur 'Change Number'. Fitur ini meberpeluangkan pengguna melaksanakan migrasi informasi akun, grup dan setting dari nomor usang ke nomor baru.

Update ini juga akan menunjukkan notifikasi kepada semua kontak WhatsApp bahwa kita ganti nomor ponsel. Kita bahkan dapat menentukan kepada siapa saja notifikasi ini ditampilkan, dapat untuk semua kontak di WhatsApp, untuk kontak gres chat dengan kita, atau kontak orang-orang tertentu kita pilih.



Seperti dikutip detikINET dari WABetaInfo, Minggu (1/4/2018), fitur tersebut dikala ini tersedia dalam versi beta untuk perangkat Android. Bagi ingin menjajalnya, dapat mendownload Android beta update versi 2.18.97.

Belum diketahui kapan WhatsApp akan merilis fitur ini secara resmi. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, biasanya WhatsApp akan meresmikan sebuah fitur baik di Android maupun iOS beberapa bulan sesudah muncul di versi beta. Mungkin juga, WhatsApp akan mempercepat perilisannya, tergantung kebutuhan. Kita tunggu saja.

Sumber detik.com
Saturday, 31 March 2018
Kim Jong-Un Berkunjung, China Blokir Medsos

Kim Jong-Un Berkunjung, China Blokir Medsos

Foto: ReutersFoto: Reuters

China - Kunjungan diam-diam pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke Beijing, China pekan ini menciptakan para pengguna internet mencari cara menyiasati sensor seiring dengan media China yang dikontrol ketat pemerintah tidak memberitakan kunjungan tersebut hingga Kim Jong-un pergi.

Ketika orang-orang di media umum mencoba untuk berspekulasi perihal siapa tokoh yang berkunjung di tengah langkah pengamanan yang sangat ketat, cuitan mengenai Korea Utara di sejumlah platform media umum utama telah diblokir.

Tidak ada satu artikel apapun terkait Korea Utara yang diunggah di akun terkemuka aplikasi mengembangkan pesan terkenal WeChat, sementara penelusuran memakai istilah "Korea Utara" di platform microblog terkenal di China, Weibo juga telah diblokir.

"Mereka telah menghapus artikel apa saja yang berkaitan dengan Korea Utara selama beberapa hari terakhir," kata seorang warga China yang mengedit sebuah akun daring mengenai Korea Utara pekan ini.

"Sangat sulit bagi kami untuk mengunggah bahan di akun publik kami."

Kim Jong-un Berkunjung, China Blokir MedsosFoto: Australia Plus ABC



Dalam upaya untuk menyiasati sensor ketat ini, pengguna internet memakai nama panggilan untuk pengunjung misterius itu, termasuk, "Si gendut di kereta" dan, "pasien obesitas", serta istilah lain seperti, "pengunjung dari timur bahari "dan," saudara kandung sebelah ".

Tapi pencarian berikutnya menawarkan pihak berwenang China dengan cepat menindak nama-nama panggilan ini juga.

Para pengguna internet berusaha untuk tetap menyiasati perkembangan ini, dengan mengedarkan video dari iring-iringan kendaraan beroda empat yang berkeliling Beijing dan memasuki Beijing Diaoyutai State Guest House, dan berspekulasi perihal tokoh misterius itu sedang melaksanakan kunjungan ke sejumlah situs termasuk Zhongguancun, salah satu sentra teknologi China.

Cyberspace Administration of China, otoritas yang mengatur internet di negara itu, tidak segera menanggapi usul untuk berkomentar mengenai penyensoran ini.

Kementerian propaganda China merilis pemberitahuan pada hari Senin (26/3/2018) yang melarang media di negaranya melaporkan gosip yang berkaitan dengan Korea Utara, demikian dikatakan seorang wartawan yang bekerja untuk media milik pemerintah China.

Seorang editor di media milik pemerintah China lainnya menyampaikan mereka diarahkan oleh atasan mereka untuk tidak meliput pembahasan mengenai kunjungan oleh seorang warga Korea Utara.

Pada Rabu (28/3/2018), sebuah media pemerintah China kesudahannya mengkonfirmasi kunjungan Kim Jong-un dan istrinya, Ri Sol-ju, dan menyampaikan itu ialah perjalanan tidak resmi selama 3 hari dari Minggu (25/3/2018) hingga Rabu (28/3/2018).

Kim Jong-un Berkunjung, China Blokir MedsosFoto: KCNA/via Reuters


Perjalanan itu ialah perjalanan keluar negeri pertama Kim Jong-un yang diketahui semenjak ia mengambil alih kekuasaan pada tahun 2011 dan dipercaya oleh para analis sebagai persiapan untuk KTT yang akan tiba dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Dia melaksanakan perjalanan ke Beijing di tengah keamanan ketat di atas kereta hijau yang dipakai secara langsung oleh keluarga Kim yang berkuasa selama bertahun-tahun.

Ayah Kim Jong-un, Kim Jong-il, yang terkenal tidak suka terbang dan mempunyai kecenderungan untuk gaya hidup playboy, dikatakan telah memakai moda transportasi kereta untuk menyelenggarakan pesta mewah, pesta minum-minuman keras dan karaoke di banyak perjalanannya dengan kereta api.

Tidak diketahui seberapa sering Kim Jong-un memakai kereta itu untuk bepergian di dalam wilayah Korea Utara.
Foto: Reuters
Foto: Reuters
Foto: KCNA/via Reuters
Foto: KCNA/via Reuters
Foto: KCNA/via Reuters
Foto: KCNA/via Reuters

Sumber detik.com