Showing posts with label HUKUM ISLAM. Show all posts
Showing posts with label HUKUM ISLAM. Show all posts
Wednesday, 17 June 2015

Nyekar, Tradisi, Budaya atau Bid'ah?

Nyekar itu sunnah

Menjelang bulan puasa banyak orang yang berkunjung ke makam keluarga atau orang terdekat. Mereka banyak membawa bunga atau air dan bermacam macam. Sebenarnya hal itu termasuk Budaya atau Tradisi ataukah bid'ah? Sebelum saya menjawab saya akan mengklarifikasi satu persatu.

Apa itu bid'ah?

bid'ah adalah sesuatu yang tidak ada panutannya dalam Islam dan bertentangan dengan Hukum dan akidah dalam Islam. hal yang paling penting yang dilakukan seorang muslim adalah tidak boleh beranggapan hanya dirinya dan kaumnya saja yang bisa masuk surga karena ini adalah bid'ah paling sesat. Apalagi menjustifikasi selain orang yang sepaham sebagai orang kafir. itu adalah jelas perbuatan yang dilarang keras oleh Nabi dan Islam tidak bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan.

Wa-la tahsabanna al-ladhina qutilu fi sabili Allahi “amwatan bal “ahya-“un ‘inda rabbihim yurzaquna (169) Ali Imron

169.[16] Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah[17] itu mati[18]; sebenarnya mereka itu hidup[19] di sisi Tuhannya[20] dengan mendapat rezeki. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/01/tafsir-ali-imran-ayat-165-175.html#sthash.JuBEZg48.dpuf

Jangan pernah sekali-kali kau mengira bahwa mereka yang terbunuh di jalan Allah (fi sabilillah) sebagai orang yang mati Tetapi bahkan mereka hidup di sisi tuhannya dan diberi rizqi.

Siapakah fi sabilillah?

Jangan mengira fi sabilillah adalah orang yang hanya berperang di medan perang. Di zaman kedamaian sekarang, Fi sabilillah adalah orang yang mencari rezeki yang halal, Orang yang menghidupi keluarganya. Orang yang senantiasa jujur dan menjaga shalatnya. Termasuk orang tua yang mendidik anaknya.

Nyekar adalah bid'ah? Jawabannya tidak.

Syarat dan ketentuan berlaku.
  • Nyekar bertujuan untuk pengingat bahwa kita juga akan menyusul.
  • Nyekar bertujuan untuk menjenguk dan meminta maaf kepada orang tua yang sudah mendahului kita.
  • Nyekar tidak dicampuri dengan niat yang tidak diperbolehkan agama seperti mencari pesugihan dan lain lain. (Karena ini berhubungan dengan niat tentu anda sebagai orang yang melakukan lebih paham dengan niat anda)
  • Nyekar adalah sunnah Nabi Muhammad saw dan Sahabat yang mulia Radiyallohu 'anhum. (bedanya mereka tidak membawa bunga dan air tapi nanti akan kita bahas)
Mendekati bulan puasa, bulan yang sangat istimewa maka membersihkan diri dan hati dari kesalahan adalah hal yang perlu anda lakukan untuk mendapatkan lailatul Qadar dan kemenangan yang sempurna. Sudah menjadi adat dan tradisi Muslim (bukan tradisi Jawa atau Sunda) untuk selalu meminta maaf baik untuk kesalahan yang diketahui ataupun tidak diketahui kepada orang yang masih hidup ataupun kepada orang yang sudah mendahului. Maka timbullah budaya nyekar atau memberi bunga di kuburan orang tua. ada juga dalam istilah lain bersih.

Bid'ah nyekarMemberi bunga untuk kuburan bertujuan sebagai usaha bahwa tumbuhan segar atau bunga yang dibawa akan tumbuh dan mendoakan juga ahli kubur. Sedangkan air yang dibawa untuk menyirami adalah sebagai tujuan agar bunga yang disiram bisa tumbuh dengan subur atau awet kesegarannya. hal ini seperti yang dilakukan baginda Nabi saat memberikan Pelepah kurma yang langsung dikatakan Nabi SAW, selama pelepah ini masih hijau maka Selalu memberikan doa kepada orang berada di dalam kubur.




Monday, 15 June 2015

7 Hal yang Membatalkan Puasa

10 Hal yang membatalkan Puasa

Berpuasa pada bulan Ramadhan adalah kewajiban setiap muslim. Berpuasa diwajibkan untuk seorang yang sudah terkena hukum taklif. (mukallaf) atau sudah baligh. Berpuasa adalah ibadah yang sering dilakukan oleh bahkan selain muslim. Mereka berpuasa demi mendapatkan tubuh ideal dan tumbuhnya horman yang bisa menyebabkan mereka awet muda. Puasa juga sering dilakukan dengan niat untuk mengurangi berat badan. Namun hal itu tidak tepat jika diniatkan oleh orang muslim.

Niat utama seorang muslim menjalankan puasa adalah menunaikan perintah dari Tuhan kepada hambanya. Sedangkan hal baik yang mengelilingi perintah tersebut bisa disebut sebagai bonus.

Mendekati bulan puasa, saya akan menggugah semangat berpuasa dengan berbagi beberapa Hal yang dapat membatalkan puasa.

1. Masuknya benda asing sampai di perut melalui dua jalan.

Jalan yang dimaksud adalah jalan atas yang meliputi, mulut, hidung, telinga. Sedangkan jalan bawah meliputi dua lubang tempat keluarnya air besar dan air kecil. Jadi benda yang masuk ke anggota tubuh selain pada dua jalan tersebut maka tidak membatalkan puasa. Termasuk diantarnya adalah infus dan suntik. 
Perlu diperhatikan dan biasa dilupakan adalah sisa makanan yang menempel di sela gigi juga bisa mengakibatkan batal puasa, jika ditelan. Menelan ludah tidak membatalkan puasa, selama ludah itu masih berada di mulut. Tapi jika menelan air ludah yang sudah keluar maka sama seperti meminum air.

2. Muntah Secara sengaja.

Muntah secara sengaja yang dimaksud adalah dengan memasukkan benda asing ke mulut dalam sehingga timbul rasa ingin muntah. Jika seseorang muntah tanpa disengaja atau bukan karena kehendaknya sendiri maka tidak membatalkan puasa.

3. Berhubungan badan4. Keluar sperma dengan sengaja.

Keluar sperma dengan sengaja adalah jika seseorang mengeluarkan air sperma baik menggunakan cara yang tidak diperbolehkan (masturbasi) ataupun yang diperbolehkan (menggunakan tangan istri) kedunya tetap membatalkan puasa. 

5. Haid dan Nifas.6. Gila

Yang dimaksud dengan gila adalah kehilangan akal yang membuatnya tidak bisa memenuhi syarat yang memperbolehkan seseorang untuk berpuasa.
Syarat yang harus dipenuhi sebelum berpuasa ada 3 yaitu Islam, Baligh, Berakal.
Saat seseorang kehilangan akalnya baik karena gila atau karena mabuk, maka dia sudah batal puasanya. 
Dikecualikan dari kehilangan akal adalah ayan. Jika seseorang ayan dari pagi sampai sore, Tapi dia pernah mengalami kesadaran walau sekejap saja maka dia mendapatkan pahala berpuasa dan puasanya sah.
7. Keluar dari Agama Islam
Itulah sesuatu yang membatalkan puasa. Apabila masih dirasa kurang jelas boleh ditanyakan di komentar. Nanti admin akan berusaha menjawab sebaik mungkin.
Tuesday, 2 June 2015

Hukum Berziarah ke Makam Rasulullah SAW

Hukum berziarah ke kota Madinah img

Hukum Berziarah ke Makam Rasulullah SAW. Berziarah atau berkunjung kemanapun anda pergi memang tidak ada larangan. Setiap hari anda diperbolehkan pergi ke suatu daerah atau kota, tanpa ada yang melarang. Saat anda menemui orang tercinta yang sangat jauh tempatnya juga anda tidak dilarang. Apalagi sebentar lagi adalah musim lebaran dan mudik. Tentu anda akan merasakan indahnya berkumpul dengan orang yang tercinta, dan pastinya tidak ada yang mengatakan anda tidak boleh berkunjung atau berziarah mengunjungi orang tercinta.

Thursday, 19 February 2015

HUKUM DAN TRADISI BERDOA UNTUK ORANG TERDAHULU

Indonesia adalah negara yang sangat kaya budaya, bukan hanya karena memiliki 17.000 pulau yang tersebar di seluruh nusantara, tetapi juga memiliki suku bangsa yang sangat beragam. Setiap suku bangsa memilik cara tersendiri dalam memberikan apresiasi rasa cinta terhadap orang yang sudah mendahului. Sampai kemudian timbul peribahasa yang terkenal pada zaman dulu (sekarang sudah mulai dilupakan oleh generasi muda), peribahasanya yaitu, "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa Pahlawannya" #Soekarno.
Wednesday, 11 February 2015

TATA CARA BERWUDU DENGAN SEMPURNA

Suatu hari Hasan dan Husein sedang bermain di depan masjid Nabawi, ketika mereka sedang asyik bermain datanglah seseorang yang berwudu dengan serampangan. Hasan dan Husein adalah cucu Baginda Nabi Muhammad saw yang mulia, tentu merasa sangat risih ketika melihat hal yang tidak sesuai dengan apa yang sudah diajarkan oleh Kakeknya.