Showing posts with label Tips & Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips & Trik. Show all posts
Sunday, 9 September 2018

Tiba tiba tidak bisa chating, Begini cara menghubungi teman WhatsApp yang Memblokirmu

WhatsApp adalah aplikasi chating yang sangat populer di Indonesia, mulai dari anak kecil sampai mbah mbah pun sudah memakai aplikasi ini. Tidak hanya anak muda, semakin banyak pengguna whatsapp yang eksis dengan berbagai keunikan dan kreativitas yang membuat aplikasi berbasis chating ini semakin terkenal. Namun, ternyata Wha juga terkadang bisa membuat seseorang menjadi jengkel terhadap orang lain sehingga berimbas pada pemblokiran chating.
Ketika seseorang memblokir maka secara otomatis chat, telpon dan lain sebagainya tidak bisa konek dengan orang yang diblokir. Begitu juga sebaliknya.
Tiba tiba tidak bisa chating, Begini cara menghubungi teman WhatsApp yang Memblokirmu
Nah, ketika yang memblokir adalah orang yang sangat berarti dalam hidupmu dan kamu ingin menghubunginya lewat WhatsApp, atau orang yang telah menipumu. Maka kamu bisa melakukan berbagai cara yang akan kita bahas di bawah ini.

Sebelum itu berikut ini adalah cara memastikan bahwa kamu benar benar diblokir oleh seseorang.

1. Cek status profil orang itu. Kalau kosong ada kemungkinan kamu di blokir atau memang dia sudah tidak aktif.

2. Cek last seen, padahal dia baru saja chating denganmu tetapi status last seen, sudah lama sekali berarti maka ada kemungkinan kamu di blokir.

3. Cek pesan yang kamu kirimkan, jika centang hitam, maka kemungkinan terbesar adalah kamu memang diblokir.

Nah kalau kamu sudah yakin WhatsApp kamu diblokir, padahal kamu sudah ingin menghubunginya maka kamu bisa melakukan beberapa cara berikut ini.

Cara pertama adalah menghubunginya lewat grup WhatsApp.
Menghubungi orang yang memblokir kamu bisa melalui Grup WhatsApp. Karena fitur blokir ini biasanya hanya berlaku untuk personal saja.

Jadi kamu bisa melakukan mention teman yang memblokirmu di WhatsApp. Cara mentionnya adalah dengan menambahkan tanda "@" kemudian menuliskan namanya di WhatsApp.

Kalau kamu tidak memiliki grup bersama dengan orang yang memblokirmu maka kamu bisa melakukan cara kedua.

Dengan mengganti nomer WhatsApp.
Menghubungi teman yang diblokir bisa memakai nomer lain. Caranya adalah mengganti nomer yang kamu miliki dengan nomer lain atau nomer keduamu.Dengan cara ini kamu bisa menghubungi orang yang dimaksud.

Nah kekurangan memakai cara ini adalah nomer kamu yang belum disimpan oleh teman temanmu maka tidak akan bisa dihubungi. Nomer yang dimaksud adalah nomer lama. Karena dengan berganti nomer bukan berarti secara otomatis mengganti nomer WhatsApp di kontak teman temanmu.

Untuk mengganti nomer bisa dengan mudah kamu lakukan. Yaitu dengan cara.
Masuk pada pengaturan. Caranya adalah tekan titik tiga, kemudian masuk pengaturan => cari akun => kemudian pilih ganti nomor. Kamu akan diminta memasukkan nomer lama dan nomer yang akan kamu pakai sebagai nomer baru WhatsApp.
Setelah sukses memasukkan nomer maka otomatis kamu akan dimintai kode verifikasi bahwa nomer yang kamu pakai sebagia nomer baru adalah nomer yang benar benar aktif.

Cara yang kamu pakai ini akan gagal jika nomer yang kamu masukkan ternyata bukan nomer aktifmu, atau sudah dipakai whatsapp sebelumnya.

Jika memakai cara ini masih belum cocok di menurutmu. Kamu bisa memakai cara lain berikut ini.
Hapus WhatsApp terlebih dahulu kemudian daftarkan kembali.
Karena ini adalah dengan menghapus akunmu maka otomatis semua pengaturan tentangmu akan hilang. Jadi pastikan kamu backup terlebih dahulu chating whatsappmu.

Ya, kalau laki laki si biasanya tidak terlalu mementingkan chat, tetapi ngga tahu juga. Apakah chat dalam WhatsApp-mu adalah chat penting?

Untuk menghapusnya kamu tekan titik tiga untuk masuk pada menu pengaturan.
Lanjut pada pengaturan akun.
Kamu akan mendapati pilihan hapus akun.
Kalau kamu sudah mantap, langsung hapus saja akunmu itu. Dan keluar dari aplikasi WhatsApp.

Setelah sukses menghapus akun dan keluar dari WhatsApp, selanjutnya adalah buka menu pada smartphone kamu. Masuk pada pengaturan aplikasi>> kemudian pilih aplikasi WhatsApp mu. Setelah itu kamu akan mendapati dua pilihan, pertama adalah hapus data pengguna terlebih dahulu kemudian paksa berhenti aplikasi WhatsApp tersebut.

Kamu bisa merestart smartphone-mu atau bisa juga langsung membuka WhatsApp yang sudah kamu bersihkan (data pengguna)/cache-nya.

Daftar lagi WhatsApp menggunakan nomer lamamu. Kamu bisa langsung menghubungi orang yang telah memblokirmu.

Dari ketiga cara yang sudah diberikan mana yang akan kamu pilih? Pastikan kamu pertimbangkan resikonya juga ya kawan.
Wednesday, 4 April 2018
Tips Bikin Konten Medsos Yang Dapat Dibanjiri Like

Tips Bikin Konten Medsos Yang Dapat Dibanjiri Like

Foto: Muhammad RidhoFoto: Muhammad Ridho

Jakarta - Persaingan ketat di dunia media umum (medsos) dalam berburu like, mendorong setiap user berlomba menciptakan konten yang disukai banyak orang.

Fotografer Putri Anindya mempunyai sejumlah tips untuk sanggup menangkap aneka macam momen yang bisa berpotensi mendatangkan like di sejumlah medsos. Salah satu yang paling gampang ialah memastikan kebersihan lensa kamera yang akan dipakai untuk mengambil gambar.

"Meski terdengar sepele, lensa mempunyai tugas penting dalam pengambilan gambar. Lensa yang terdapat noda sanggup memengaruhi gambar yang dihasilkan sehingga terlihat buram atau terlihat kabur," ujar wanita yang lebih bahagia dipanggil Puan tersebut dalam program media gathering Samsung Galaxy S9 dan S9+ di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Tips Bikin Konten Medsos yang Banyak Di-like Fotografer Putri Anindya (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET)


Dia juga mengingatkan untuk memerhatikan kehadiran leading lines dalam pengambilan gambar. Leading lines merupakan garis dalam gambar yang membimbing mata menuju fokus sebuah gambar dan menawarkan efek bahwa objek tersebut terkesan jauh.

Puan menawarkan sejumlah teladan leading lines yang sanggup ditemukan di sejumlah titik pengambilan gambar, ibarat bayangan, garis pasir di pantai, jalan lurus yang terbentang, pohon-pohon yang tertanam beriringan, sampai pola teratur di atas gurun.



Selain itu, pencahayaan juga menjadi aspek penting berikutnya yang perlu diperhatikan. Cahaya mempunyai tugas penting dalam menghasilkan kualitas gambar yang baik. Kondisi pencahayaan yang berlebih maupun redup sanggup menjadikan efek yang tidak diinginkan ibarat over exposure, blur, red eye, sampai noise.

Untuk itu, diharapkan bukaan lensa yang sesuai dengan kondisi cahaya. Puan mengatakan, Galaxy S9 dan S9+ sanggup menjadi pilihan mengingat dua ponsel tersebut mempunyai dual aperture, yaitu f/1.5 dan f/2.4, yang secara berurutan sanggup dipakai dalam keadaan pencahayaan redup maupun terang.

Contoh foto kamera Galaxy S9 Contoh foto kamera Galaxy S9. Foto: detikINET/Rachmatunnisa


Penentuan sudut pandang yang bermacam-macam turut menjadi tips dari Puan dalam memaksimalkan pengambilan gambar. Kreativitas menjadi salah satu kunci dalam memilih perspektif yang unik ketika pengambilan gambar dilakukan.

"Memotret itu gak harus selalu dari eye view, tapi harus dicoba juga lebih ke atas, lebih ke bawah bersahabat dengan tanah, lebih ke kanan, atau lebih ke kiri. Saya malah sering banget sambil squat jikalau sedang mengambil gambar," candanya.

Fotografer yang juga cukup aktif di medsos ini juga menyebutkan bahwa pembingkaian turut besar lengan berkuasa untuk membimbing mata menuju objek tertentu. Hal ini akan menciptakan perhatian orang yang melihat akan fokus pada objek paling menonjol.

Tips Bikin Konten Medsos yang Banyak Di-like Mode Super Low Light Galaxy S9. Foto: detikINET/Rachmatunnisa


Menurutnya, 'bingkai' yang dipakai sebagai penempatan objek sanggup berupa jendela, cabang pohon, sampai tangan sang fotografer itu sendiri, tergantung kondisi yang paling memungkinkan dalam pengambilan gambar.

"Kita juga harus mau effort untuk eksplor titik-titik yang mau dijadikan kawasan pengambilan gambar. Selain memahami kondisi medan, ini juga bisa bikin kita lebih peka sama keunikan yang ada di sekitar kita," ucap Puan.



Terakhir, yang tak kalah pentingnya, ialah penentuan caption dalam unggahan hasil karya di medsos. Caption yang menarik, terlebih bisa menawarkan narasi, akan mendukung sebuah gambar maupun video menjadi epik.

"Practice makes perfect. Kita harus sering-sering latihan juga untuk mengasah terus potensi yang kita punya, sebab hasil gak akan mengkhianati usaha," pungkasnya.

Sumber detik.com
Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 Dan S9+

Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 Dan S9+

Dian Sastro memakai Galaxy S9+ (Foto: Samsung)Dian Sastro memakai Galaxy S9+ (Foto: Samsung)

Jakarta - Samsung berupaya menghapus keterbatasan kemampuan kamera ponsel dalam menangkap cahaya dengan fitur dual aperture di Galaxy S9 dan S9+.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ merupakan smartphone pertama yang dilengkapi dengan teknologi dual aperture. Fitur ini menyesuaikan secara otomatis aperture yang selaras dengan kondisi pencahayaan, menyerupai cara kerja iris pada mata insan yang mengembang dan mengecil otomatis.

Dual aperture pada kedua ponsel flagship teranyar vendor asal Korea selatan ini berada pada f/2.4 dan f/1.5. Kedua pilihan aperture tersebut tersedia dalam mode pro pada aplikasi kamera di Galaxy S9 dan S9+.



Menurut fotografer profesional David Soong, pengaturan kamera pada mode pro dengan memanfaatkan aperture f/2.4 sanggup dimanfaatkan ketika siang hari di area luar ruangan. Sedangkan bukaan rana f/1.5 bisa dipakai ketika berada di dalam ruangan atau ketika waktu telah melewati pukul 18.00 ketika matahari karam dan malam mulai menjelang.

Lebih lanjut, David menambahkan sejumlah tips pengaturan kamera pada mode pro untuk menghasilkan cahaya yang baik sekaligus menghindari potensi terjadinya blur dalam tangkapan gambar ketika memaanfaatkan fitur Super Low Light Samsung S9 dan S9+. Fitur yang dimaksud merupakan implementasi dari penggunaan aperture f/1.5.
Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 dan S9+(Kiri ke kanan) Product Marketing Manager Samsung Irfan Rinaldi dan fotografer David Soong (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET)
"Atur nafas dengan baik, ketenangan menjadi kunci utama untuk mengurangi blur. Untuk membantu posisi tetap stabil, kita bisa bersandar pada objek yang tidak bergerak menyerupai meja atau tembok," kata David ketika berbincang di program media gathering bersama Galaxy S9 dan S9+ di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kalau sulit menemukan objek tidak bergerak, baiknya smartphone digenggam bersahabat dengan dada. Cara ini lebih efektif untuk menahan tangan gemetar dibandingkan meng-capture gambar sambil mengulurkan tangan," ungkapnya menambahkan.

Pendiri layanan fotografi Sweet Escape ini juga menambahkan, penggunaan tripod sanggup memaksimalkan hasil foto memakai aperture f/1.5. "Kalau punya tripod, ISO-nya dikurangi dengan lower shutter speed. That's why you need a tripod," ucapnya.

David sendiri lebih menentukan untuk menurunkan level ISO pada kisaran 100-200 dan shutter speed hingga lima detik dalam mengambil gambar di malam hari. Untuk itu, penggunaan tripod dalam menstabilkan ponsel menjadi penting baginya alasannya yaitu lambatnya shutter speed berdampak pada semakin banyaknya waktu yang diharapkan pada ketika pengambilan gambar.

detikINET pun berkesempatan menjajal dual aperture dari duo ponsel teranyar milik pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Sejumlah foto yang diambil di Lombok memanfaatkan aperture f/1.5 ketika terbenamnya matahari hingga menangkap cahaya lilin di ruangan gelap.

Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 dan S9+Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET

Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 dan S9+Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Selain hadirnya dual aperture pada mode pro, Samsung juga melaksanakan pembaruan di mode auto dalam pengaturan kamera Galaxy S9 dan S9+. Salah satunya merupakan pengurangan noise untuk menghasilkan gambar yang lebih baik dalam situasi minim pencahayaan.

Kemudian, kamera pada dua smartphone tersebut juga dilengkapi dual pixel dan Optical Image Stabilization (OIS). Salah satu yang menjadi pembeda antara S9 dengan S9+ yaitu hadirnya dual camera (12 MP dan 8 MP) untuk fungsi wide angle serta telephoto.

Terkait dengan kekuatan dari kamera pada dua ponsel tersebut Product Marketing Manager Samsung Irfan Rinaldi mengatakan, Galaxy S9 dan S9+ paling tidak masih bisa dipakai secara selayaknya hingga tiga tahun ke depan.



"Kebanyakan orang jikalau lagi impulsif niscaya mengambil gambarnya pakai auto, gak mungkin di segala keseharian kita pakai pro. Tapi kami juga sudah melaksanakan uji coba terhadap buka tutup dari dual aperture itu," ujarnya.

"Kalau bisa jangan taruh ponselnya di kantung celana belakang, apalagi bareng sama kunci dan koin. Karena ini dual camera, jadi areanya lebih luas dan makin rentan tergores," ucapnya mengingatkan.

Sumber detik.com
Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 Dan S9+

Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 Dan S9+

Dian Sastro memakai Galaxy S9+ (Foto: Samsung)Dian Sastro memakai Galaxy S9+ (Foto: Samsung)

Jakarta - Samsung berupaya menghapus keterbatasan kemampuan kamera ponsel dalam menangkap cahaya dengan fitur dual aperture di Galaxy S9 dan S9+.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ merupakan smartphone pertama yang dilengkapi dengan teknologi dual aperture. Fitur ini menyesuaikan secara otomatis aperture yang selaras dengan kondisi pencahayaan, menyerupai cara kerja iris pada mata insan yang mengembang dan mengecil otomatis.

Dual aperture pada kedua ponsel flagship teranyar vendor asal Korea selatan ini berada pada f/2.4 dan f/1.5. Kedua pilihan aperture tersebut tersedia dalam mode pro pada aplikasi kamera di Galaxy S9 dan S9+.



Menurut fotografer profesional David Soong, pengaturan kamera pada mode pro dengan memanfaatkan aperture f/2.4 sanggup dimanfaatkan ketika siang hari di area luar ruangan. Sedangkan bukaan rana f/1.5 bisa dipakai ketika berada di dalam ruangan atau ketika waktu telah melewati pukul 18.00 ketika matahari karam dan malam mulai menjelang.

Lebih lanjut, David menambahkan sejumlah tips pengaturan kamera pada mode pro untuk menghasilkan cahaya yang baik sekaligus menghindari potensi terjadinya blur dalam tangkapan gambar ketika memaanfaatkan fitur Super Low Light Samsung S9 dan S9+. Fitur yang dimaksud merupakan implementasi dari penggunaan aperture f/1.5.
Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 dan S9+(Kiri ke kanan) Product Marketing Manager Samsung Irfan Rinaldi dan fotografer David Soong (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET)
"Atur nafas dengan baik, ketenangan menjadi kunci utama untuk mengurangi blur. Untuk membantu posisi tetap stabil, kita bisa bersandar pada objek yang tidak bergerak menyerupai meja atau tembok," kata David ketika berbincang di program media gathering bersama Galaxy S9 dan S9+ di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kalau sulit menemukan objek tidak bergerak, baiknya smartphone digenggam akrab dengan dada. Cara ini lebih efektif untuk menahan tangan gemetar dibandingkan meng-capture gambar sambil mengulurkan tangan," ungkapnya menambahkan.

Pendiri layanan fotografi Sweet Escape ini juga menambahkan, penggunaan tripod sanggup memaksimalkan hasil foto memakai aperture f/1.5. "Kalau punya tripod, ISO-nya dikurangi dengan lower shutter speed. That's why you need a tripod," ucapnya.

David sendiri lebih menentukan untuk menurunkan level ISO pada kisaran 100-200 dan shutter speed hingga lima detik dalam mengambil gambar di malam hari. Untuk itu, penggunaan tripod dalam menstabilkan ponsel menjadi penting baginya alasannya yaitu lambatnya shutter speed berdampak pada semakin banyaknya waktu yang diharapkan pada ketika pengambilan gambar.

detikINET pun berkesempatan menjajal dual aperture dari duo ponsel teranyar milik pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Sejumlah foto yang diambil di Lombok memanfaatkan aperture f/1.5 ketika terbenamnya matahari hingga menangkap cahaya lilin di ruangan gelap.

Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 dan S9+Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET

Cara Memaksimalkan Dual Aperture Kamera Galaxy S9 dan S9+Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Selain hadirnya dual aperture pada mode pro, Samsung juga melaksanakan pembaruan di mode auto dalam pengaturan kamera Galaxy S9 dan S9+. Salah satunya merupakan pengurangan noise untuk menghasilkan gambar yang lebih baik dalam situasi minim pencahayaan.

Kemudian, kamera pada dua smartphone tersebut juga dilengkapi dual pixel dan Optical Image Stabilization (OIS). Salah satu yang menjadi pembeda antara S9 dengan S9+ yaitu hadirnya dual camera (12 MP dan 8 MP) untuk fungsi wide angle serta telephoto.

Terkait dengan kekuatan dari kamera pada dua ponsel tersebut Product Marketing Manager Samsung Irfan Rinaldi mengatakan, Galaxy S9 dan S9+ paling tidak masih bisa dipakai secara selayaknya hingga tiga tahun ke depan.



"Kebanyakan orang jika lagi impulsif niscaya mengambil gambarnya pakai auto, gak mungkin di segala keseharian kita pakai pro. Tapi kami juga sudah melaksanakan uji coba terhadap buka tutup dari dual aperture itu," ujarnya.

"Kalau bisa jangan taruh ponselnya di kantung celana belakang, apalagi bareng sama kunci dan koin. Karena ini dual camera, jadi areanya lebih luas dan makin rentan tergores," ucapnya mengingatkan.

Sumber detik.com
Tuesday, 3 April 2018
Tips Bikin Slow-Mo Keren Pakai Galaxy S9 Dan S9+

Tips Bikin Slow-Mo Keren Pakai Galaxy S9 Dan S9+

Samsung Galaxy S9+ (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)Samsung Galaxy S9+ (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)

Jakarta - Konten video slow motion atau adegan gerak lambat bakal menjadi tren di media umum (medsos). Jadi, tidak ada salahnya menguasai cara membuat slow-mo yang keren.

Salah satu smartphone yang bisa mengakomodir pembuatan video gerak lambat ialah Galaxy S9 dan S9+. Kamera belakang pada ponsel ini bisa merekam gambar 32 kali lebih lambat dari video normal.

Selain itu, Galaxy S9 dan S9+ juga diklaim bisa membuat video slow motion empat kali lebih lambat dibanding teknologi slow motion di smartphone lain. Hal ini alasannya Galaxy S9 dan S9+ bisa meningkatkan shutter speed kameranya sampai 960 fps, sedangkan smartphone lain kebanyakan masih berkutat di 240 fps.

Kemampuan yang disebut dengan Super Slow-Mo ini membuat ponsel tersebut bisa mentransformasi momen selama 0,2 detik menjadi sepanjang enam detik.



Untuk menghasilkan konten super slow-mo yang menarik, fotografer profesional David Soong membagikan langkah gampang bagi para pengguna Galaxy S9 dan S9+.

Pertama, pengguna masuk ke aplikasi kamera, kemudian pilih fitur super slow-mo, dan pilih mode auto.

Dalam mode tersebut, pengguna cukup menggeser kotak kuning pada layar untuk diposisikan pada area di mana gerakan cepat akan terjadi. Terakhir, cukup tekan tombol shutter dan kamera akan menangkap gerakan cepat yang terjadi di area yang sudah dililih sebelumnya.

Tips Bikin Slow-Mo Keren Pakai Galaxy S9 dan S9+Foto: Adi Fida Rahman/detikINET


Lebih lanjut, David menekankan setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam mengambil video super slow-mo. Ketiganya meliputi momen, pencahayaan, dan musik.

Untuk aspek pertama, berdasarkan David, banyak momen luar biasa terjadi setiap hari mulai dari bangkit di pagi hari sampai kita kembali tidur. Momen atau objek bergerak cepat yang akan direkam sanggup terjadi dalam kehidupan sehari-hari, menyerupai orang berlari, kibasan rambut kekasih, maupun percikan anak kala bermain air.



"Melalui video super slow-mo, momen-momen yang berlalu begitu cepat itu bisa dinikmati dengan lebih lama, lebih epik, dan mempunyai potensi besar untuk disukai banyak orang," ungkapnya di program workshop Galaxy S9 dan S9+ di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dalam hal pencahayaan, David menyampaikan bahwa Matahari menjadi sumber paling ideal untuk merekam video super slow-mo alasannya mempunyai frekuensi tepat untuk diperlambat sampai 960 fps.

Untuk aspek terakhir, yang patut diperhatikan ialah musik yang sesuai. Menurutnya, menambahkan musik latar dalam konten video super slow-mo sanggup menambah banyak sekali dampak yang diinginkan, menyerupai romatis, humor, sampai menegangkan. Dengan demikian, adegan slow mo akan jadi lebih menarik.

"Penyertaan backsound pada video super slow-mo sanggup meningkatkan dampak dramatis, berkesan, sampai menggelikan. Pilih musik latar yang sesuai agar bisa membuat video yang menuai banyak like," pungkas David.


[Gambas:Youtube]


[Gambas:Youtube]


[Gambas:Youtube]


[Gambas:Youtube]


Sumber detik.com
Saturday, 31 March 2018
Cara Menampilkan Konten Gif Di Always On Display Samsung

Cara Menampilkan Konten Gif Di Always On Display Samsung

Photo: GSMArenaPhoto: GSMArena

Samsung Galaxy S9+ Jakarta - Selain dalam postingan Instagram Stories, kita bisa menempatkan konten GIF pada layar Always on Display di hp canggih Samsung. Bagaimana caranya?

Belum usang ini Samsung mengirimkan update Always on Display versi 3.2.26.4. Salah satu fitur gres yang disertakan ialah kemampuan pengguna menampilkan konten GIF pada Always on Display. Langkah-langkahnya cukup gampang dilakukan:

1. Buka aplikasi Gallery

2. Cari konten GIF yang ingin ditampilkan

3. Lalu, klik ikon tiga titik di bab kanan atas layar

4. Akan ada sejumlah opsi, pilih Set As Always On Display image

Cara Menampilkan Konten GIF di Always On Display SamsungPhoto: GSMArena


Tapi ada sejumlah batasan yang perlu diketahui, yakni:
- Fitur ini hanya mendukung GIF, dan tidak konten animasi dalam format terbaru Google, yakni .webp

- Jika GIF terlalu panjang, maka akan secara otomatis terpotong

- GIF hanya berfungsi dua kali, yakni ketika mengunci layar dan ketika kita menyentuhnya

- Kemampuan ini hanya bisa dijalankan pada perangkat Samsung yang telah menjalankan Android 8


Sumber detik.com
Saturday, 17 February 2018
Mengirim Foto Ukuran Orisinil Di Whatsapp

Mengirim Foto Ukuran Orisinil Di Whatsapp

Foto: Adi Fida Rahman/detikINETFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Jakarta - Saat mengirim foto lewat WhatsApp selalu otomatis terkompres, karenanya kualitas gambar jadi turun. Lantas bisakah mengirim foto dalam ukuran sebenarnya?

Seperti diketahui WhatsApp sengaja mengkompres foto dan video dikirimkan oleh pengguna. Ini guna mengecilkan file sehingga pengirimannya lebih cepat dan menghemat penggunaan data.

Tapi kita masih dapat mengirimkan foto dalam ukuran sebenarnya. Sehingga tidak mengurangi kualitas gambar bilamana akan dipakai untuk keperluan lain, menyerupai mencetak foto. Cara dilakukan cukup mudah, berikut langkah-langkahnya:

Mengirim Foto Ukuran Asli di WhatsAppFoto: Adi Fida Rahman/detikINET


1. Tekan ikon Attachment di bab bawah

2. Lalu pilih Document

3. Pilih opsi Browse other doc... di bab atas

4. Dari sini kita akan melihat semua file. Arahkan pada bab daerah tersimpannya foto akan dikirim

5. Setelah file foto dipilih, tekan Send

Mengirim Foto Ukuran Asli di WhatsAppFoto: Adi Fida Rahman/detikINET


Dari sini file dikirim punya ukuran asli. Karena ukurannya lebih besar, proses pengirimannya juga lebih usang dari biasanya.

Perlu pula diperhatikan, ketika file sudah diterima, tidak akan terlihat gambar menyerupai biasanya ketika mengirim foto. Tapi begitu file tersebut ditekan, akan muncul gambar.

Semoga tips kali ini bermanfaat, selamat mencoba!


Sumber detik.com
Friday, 9 February 2018
Cara Menghemat Kuota Dikala Memakai Whatsapp

Cara Menghemat Kuota Dikala Memakai Whatsapp

Foto: Carl Court/Getty Images/Foto: Carl Court/Getty Images/

Jakarta - Siapa tak kenal dengan aplikasi chit-chat WhatsApp ketika ini sudah tembus 1,5 miliar pengguna? Mungkin Anda salah satu penggunanya. WhatsApp sekarang dijadikan alat utama untuk berkomunikasi di seluruh dunia.

WhatsApp menjadi alat komunikasi banyak orang tak hanya sebagai kirim berupa teks, tapi juga dapat mengirimkan bermacam-macam file dari gambar, video, audio, dokumen bahkan juga dapat melaksanakan panggilan bunyi dan video.

Nah, andaikan kau sebagai pengguna aktif setiap harinya harus berkomunikasi dengan whatsApp terlebih mempunyai puluhan grup chat saling mengirimkan pesan, tentunya untuk dapat mengakses semua itu diperlukannya kuota internet banyak dan kencang.

Untungnya, aplikasi pesan ini mempunyai fitur alternatif supaya aplikasi milik Facebook ini tidak menyedot banyak kuota. Berikut langkah-langkahnya berpeluang belum Anda ketahui:

1. Masuk ke aplikasi WhatsApp, kemudian tap ikon titik tiga berada dipojok kanan atas kemudian pilih hidangan Setelan (Setting)

Menghemat Kuota Saat  Menggunakan WhatsAppFoto: Screenshot


2. Pada hidangan setelan, pilih hidangan Penggunaan data dan Penyimpanan (Data and Storage Usage)

Menghemat Kuota Saat  Menggunakan WhatsAppFoto: Screenshot


3. Pada bab Unduh Otomatis Media (Media Auto-Download), plik hidangan 'Saat Menggunakan Data Seluler' (When using mobile data). Pada bagian, Anda dapat menghilangkan semua centang, hal ini dimaksudkan supaya foto, audio, video ataupun file dikirim lewat WhatsApp tidak otomotis terunduh.

Ini merupakan bab paling penting untuk menghemat kuota, lantaran andaikan diaktifkan ketika Anda mempunyai grup chat dan aktif , tentu segala chat berupa foto dan video akan masuk dan otomatis terunduh sehingga menciptakan kuota internet makin tersedot.

Menghemat Kuota Saat  Menggunakan WhatsAppFoto: Screenshot



6. Langkah terakhir, silahkan berikan centang pada pilihan Penggunaan Data Minimum (Low Data Usage). Dengan mencentang opsi ini, ketika Anda melalukan panggilan bunyi atau video maka fitur ini akan menekan data sehingga akan menghemat kuota.

Menghemat Kuota Saat  Menggunakan WhatsAppFoto: Screenshot

[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com
Tuesday, 30 January 2018
Tips Abadikan Gerhana Bulan Pakai Kamera Smartphone

Tips Abadikan Gerhana Bulan Pakai Kamera Smartphone

Foto: InternetFoto: Internet

Jakarta - Tanggal 31 Januari 2018 ini, ada insiden menarik di langit, gerhana bulan total yang juga bertepatan dengan Super Blue Blood Moon, dimana orbit bulan lebih akrab dengan bumi, sehingga bulan tampak lebih besar.

Seluruh tempat di Indonesia sanggup melihatnya dengan baik pada dikala langit cerah. Dunia juga sedang memberitakan insiden ini, dan tentu saja banyak yang ingin mengabadikannya, sebab momen ini cukup langka.

Jika mempunyai kamera DSLR dengan lensa tele yang cukup, tentu saja insiden ini sanggup ditangkap dengan baik, tetapi untuk kebanyakan orang yang hanya mempunyai kamera smartphone, apakah sanggup turut mengabadikannya? Bisa, dan ini beberapa saran untuk mengabadikannya dengan lebih baik.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Bukan gambar bulan besar menyerupai ini dengan detail kawah dan kerutnya yang sanggup ditangkap oleh kamera smartphone secara langsung, tanpa pertolongan alat lain. Jika ingin menangkap gambar bulan menyerupai ini, kamera smartphone sanggup melakukannya, dengan pertolongan teleskop atau minimal binokular, atau perhiasan lensa tele khusus smartphone dengan pembesaran yang cukup.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Dengan kamera smartphone tanpa pertolongan lensa pembesar, kita tetap sanggup mengabadikan gerhana bulan dengan baik dari sisi penyajian foto yang berbeda. Biasanya kita membingkainya dengan foto landscape, sanggup memadukannya dengan alam, pepohonan, kota, bahkan siluet atap-atap rumah. Tergantung kreativitas kita.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Foto bulan dengan bentuk hanya bulatan putih kecil dengan kekosongan langit di sekitarnya, yang ditangkap kamera smartphone akan menjadi tidak menarik.

Ini beberapa saran untuk mengabadikan gambar gerhana bulan dengan kamera smartphone lebih baik.

1. Jika memungkinkan, pilih lokasi yang tinggi, yang cukup gelap. Lokasi yang tinggi biasanya lebih tidak banyak halangan, lebih tidak polusi, dan lokasi yang cukup gelap memungkinkan kita mengambil foto yang lebih fokus pada bulan, sebab cahaya sekitar yang terperinci sanggup menghipnotis hasil foto.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


2. Kamera smartphone kini banyak yang sudah dilengkapi dengan mode manual (pro), dimana kita sanggup mengatur besaran ISO, EV, usang bukaan, AWB, dan lain sebagainya. Gunakan mode ini , dengan setingan utama gunakan ISO sekecil mungkin supaya gambar malam hari tidak banyak noise, kecilkan juga EV, dan kompensasikan dengan bukaan lensa yang lebih lama, untuk kamera smartphone sanggup mengambil kontur alam sekitar dengan cukup baik dan bulan tidak over bright.

Silahkan coba mengambil foto dengan shutter speed yang ber-variasi untuk mendapat usang bukaan yang paling pas, dan tentu saja jangan gunakan lampu flash.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Pada foto mode manual ini, set jarak fokus kamera dengan manual focus ke infinity, dan atur komposisi dengan baik. Bulan tidak perlu selalu harus di tengah, komposisi rule of third sanggup digunakan.

Untuk memudahkannya, pada kamera smartphone sanggup ditampilkan garis grid, untuk membantu komposisi. Komposisi yang baik ini yang memungkinkan foto gerhana bulan dari smartphone kita layak untuk dipamerkan di media sosial.

Untuk mereka yang tidak mempunyai pro atau manual mode pada smartphone-nya, sanggup mencoba beberapa aplikasi baik di playstore maupun appstore, menyerupai manual camera, FV-5, dan lain sebagainya.

Beberapa kamera smartphone juga support mengambil gambar dalam mode RAW, atau gambar yang tidak ter-kompres sehingga data gambarnya masih komplit apa adanya. Mereka yang menguasai editing foto sanggup mencoba mode ini untuk editing yang lebih maksimal.

3. Kecuali kamera kita mempunyai pembesaran optikal, jangan men-zoom digital gambar untuk mengambil foto. Zoom digital akan terlihat kasar, dan tolong-menolong sama saja dengan nanti dikala foto sudah kita ambil sanggup di-crop. Untuk detail yang tetap baik dikala di-crop, selalu gunakan megapixel maksimum dari kamera.

Jangan gunakan filter digital dikala mengambil foto bulan, lebih baik editing menyerupai perubahan profil warna, penambahan atribut, dan lain sebagainya, dilakukan belakangan.

4. Gunakan tripod, baik tripod besar atau mini, atau sandarkan kamera smartphone pada benda yang diam, menyerupai tembok, batu, atau pagar. Foto malam hari gampang sekali menjadi blur, apalagi jikalau kita memakai shutter speed yang lebih lama, jadi kamera smartphone betul-betul harus diam.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Jangan lupa, bersihkan juga lensa kamera, untuk mendapat gambar yang benar-benar fokus, dan gunakan timer misal 2-5 detik pada settingan kamera, supaya foto gres diambil sehabis beberapa detik kita menekan tombol rana, supaya gambar benar-benar diam, tidak terguncang jari kita.

5. Perhatikan aktivitas perubahan bulan yang sanggup kita dapati infonya di banyak tempat, contohnya menyerupai di bawah ini.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Dengan aktivitas ini kita mempunyai persiapan dan sanggup mengambil gambar perubahan bulan yang menarik, dari bulan penuh atau bluemoon, sampai gerhana, dan kembali lagi. Ambil setiap momen yang nanti sanggup ditampilkan satu persatu, atau digabungkan dengan aplikasi edit foto supaya mendapat gambar bulan yang bergerak dan berubah.

Mengabadikan Gerhana Bulan dengan Kamera SmartphoneFoto: Internet


Selamat berburu foto gerhana bulan, dan jangan segan-segan pamerkan di media sosial. Jangan takut kritik, sebab seringkali kritik menciptakan kita sanggup berkarya lebih baik.

Besok sekitar 4.000 wisatawan akan nonton gerhana bulan di Planetarium Jakarta. Tonton videonya:
[Gambas:Video 20detik]
Monday, 29 January 2018
Mau Memotret Super Blue Blood Moon? Ini Triknya!

Mau Memotret Super Blue Blood Moon? Ini Triknya!

Foto: ReutersFoto: Reuters

Jakarta - Tanggal 31 Januari 2018 nanti, akan ada bencana Istimewa ialah gerhana bulan total di Indonesia. Gerhana Bulan akan dimulai pukul 18:48 WIB, Indonesia Tengah kebagian pukul 19:48 WITA, dan Indonesia Timur pada pukul 20:48 WIT.

Untuk waktu Indonesia Barat, sekitar pukul 19.52 WIB hingga 21.08 WIB Bulan akan menjadi gelap kemerahan yang disebabkan oleh pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Proses gerhana akan berakhir pukul 22.11 WIB.

Gerhana ini istimewa lantaran terjadi pada ketika Bulan bersahabat dengan Bumi, sehingga disebut juga gerhana Supermoon, tapi sanggup juga disebut Blood Moon lantaran tampak menyerupai merah darah.

Tentunya, fenomena ini menarik untuk penggemar fotografi mengabdikan momen langka tersebut. Berikut tips dan trik untuk memotret gerhana Supermoon ini.

Persiapan

1. Gunakan tripod yang kokoh lantaran kita akan mengunakan shutter speed yang relatif lambat.

2. Untuk memotret Bulan yang besar lengkap dengan detailnya, diperlukan lensa telefoto yang relatif panjang, dengan jarak fokus ekuivalen 400mm atau lebih. Kamera prosumer / superzoom yang biasanya mempunyai zoom lebih dari 20x juga cukup efektif untuk memotret bulan.

3. Supaya exposure bulan tidak terlalu terperinci dan terlihat detail, mengunakan pengaturan spot metering biasanya akan lebih baik lantaran kamera akan menghitung pribadi di permukaan cahaya bulan dan tidak terpengaruh dengan cahaya langit yang gelap.

Setting kamera

1. Memotret bulan yang terperinci biasanya membutuhkan setting 1/125 detik, f/11 dan ISO 100 atau 200. Saat mulai gerhana, setting ini masih sanggup dipakai dan sebagian permukaan akan gelap.

2. Tapi jikalau ingin menerima detail potongan bulan yang gelap, shutter speed harus lebih lambat dan ISO lebih tinggi biar potongan yang gelap lebih terperinci lagi.

3. Saat bulan mulai agak gelap dan mengunakan lensa telefoto yang panjang, shutter speed dihentikan terlalu lambat. Contohnya jikalau mengunakan lensa 300mm, maka shutter speed dihentikan di bawah dua detik. Jika hasil gambar masih gelap, ISO sanggup dinaikkan. Jika tidak, Bulan akan terlihat tidak tajam akhir rotasi Bumi.

Saat memotret

1. Fokus merupakan hal yang penting untuk memastikan Bulan terlihat tajam. Di ketika terperinci Bulan, gampang untuk mengunci fokus menyerupai biasa, tapi ketika gelap agak sulit. Maka itu, untuk memastikan fokus tepat, kita sanggup mengunakan manual fokus dan mengunakan live view (layar LCD kamera) biar fokus benar-benar akurat. Jika masih sulit, cobalah fokus ke jarak yang jauh atau infinity. Setelah fokus telah didapatkan, maka kita tidak perlu mengubah-ubah fokus lagi.

2. Untuk memastikan ketajaman foto, gunakanlah cable release atau remote, biar kita tidak perlu menyentuh tombol shutter dan menggoyang kamera ketika mengambil gambar. Jika mengunakan kamera DSLR, gunakan fungsi mirror lock up (M-up) biar hentakan cermin tidak menggetarkan kamera.

Demikian tips dan trik yang sanggup dibagikan kali ini. Selamat memotret, jangan lupa untuk jadinya ditag ke Instagram @detikinet, lantaran foto yang elok sanggup mejeng artikel FotoINET. Selamat mencoba!

*) Enche Tjin aktif dalam menulis dan menyelenggarakan kursus kilat serta tur fotografi, Enche juga mendapatkan jasa fotografi terutama event dan portrait. Ia pun terafiliasi dengan infofotografi.

Sumber detik.com