Showing posts with label agen. Show all posts
Showing posts with label agen. Show all posts
Wednesday, 1 August 2018

Cara Mossad Agen Rahasia Israel Membunuh Target Bahkan Mulai dari Pasta Gigi Beracun

Cara Mossad Agen Rahasia Israel Membunuh Target, dari Pasta Gigi Sejumlah negara memiliki unit pasukan rahasia guna menjalankan tugas pengintaian dan operasi tertentu guna kepentingan politik maupun keamanan negara.

Rusia memiliki KGB-nya, Amerika Serikat mempunyai kesatuan Secret Service juga CIA.

Baca

Adem Liat Nissa Sabyan Lihat tampilannya yang syar'i bikin

5 Trik Mengatasi Sinyal Android Hilang Timbul dan Lemah

Sementara Israel, mempunyai Mossad.

Dilansir oleh The Daily Mail, Mossad diyakini sudah melaksanakan 800 operasi khusus 'cuma' dalam hitungan 10 tahun.

Unit intelijen dan keamanan Israel ini juga diyakini sebagai agen rahasia yang paling kejam terhadap target operasi.

 Cara Mossad Agen Rahasia Israel Membunuh Target, dari Pasta Gigi

Anggota Mossad memang dilatih untuk melakukan operasi yang memastikan terbunuhnya target. Kalau jaman dulu dikenal dengan ninja assasin kalau di Jepang.

Setiap operasi dilakukan dengan teknik yang tidak diduga oleh target.

Berbagai operasi rahasia Mossad itu dibeberkan secara rinci dalam buku berjudul Rise And Kill First: The Secret History Of Israel’s Targeted Assassinations, karangan jurnalis Ronen Bergman.

Bergman, mengilustrasikan bermacam-macam trik agen Mossad membunuh sasaran mereka.

Dijelaskan oleh The Daily Mail, beginilah beberapa operasi Mossad yang paling terkenal :

1. Meracuni bahkan menggunakan Pasta Gigi Maut 'Sang Kesedihan'

Dimulai dari tahun 1978. Wadie Haddad merupakan salah satu pria yang paling ditarget oleh Amerika Serikat dan Israel. Haddad dikenal sebagai salah satu pendiri PLO, atau Front Pembebasan Palestina.

 Cara Mossad Agen Rahasia Israel Membunuh Target, dari Pasta Gigi

Enam tahun waktu yang dibutuhkan, Mossad merencanakan membunuh Wadie Haddad. Tetapi, Haddad masih bebas, hidup nyaman di sebuah rumah di Palestina.

Pada 10 Januari 1978, seorang anggota Mossad berhasil masuk sebagai salah satu orang kepercayaan Haddad.

Sampai kini, nggak dikenal nama agen Mossad tersebut.

Ia hanya diketahui dengan julukan Sang Kesedihan.

Agen Mossad tersebut diam-diam menukar pasta gigi dengan pasta gigi beracun.

Pasta gigi ini dibuat pada sebuah laboratorium khusus di Tel Aviv, Israel.

Bekerja saat Haddad menggosok gigi, racun masuk menyerang tubuhnya .

Sepuluh hari sesudah memakai pasta gigi itu, Haddad meninggal.

Lanjut ke pembunuhan selanjutnya

2. Pembunuh Cuci Otak

Dimulai pada tahun 1968. Mossad mencoba membunuh pimpinan PLO, Yasser Arafat.

Bermacam-macam teknik dilakukan, akhirnya Mossad mencoba trik yang tak lazim.

Mereka meminta bantuan seorang psikolog asal Swedia. Psikolog ini dikenal sebagai pakar mencuci otak.

Tugasnya satu : mencuci otak seorang warga Palestina yang jadi tawanan Israel, dengan nama sandi 'Fatkhi'.
 Cara Mossad Agen Rahasia Israel Membunuh Target, dari Pasta Gigi
Selama 3 bulan, Fatkhi diganti cara berpikirnya oleh sang psikolog. Ia terus menerus dijejali doktrin : "Arafat itu jahat, dia harus dibunuh"

Di sebuah ruangan dirancang untuk cuci otak, Fatkhi, terus menerus dilatih menembak Yasser Arafat.

Pada 19 Desember 1968, tim Mossad secara diam-diam membawa Fatkhi masuk ke markas besar PLO lewat Sungai Yordania.

Tim menunggu Fatkhi hingga 5 jam.

Tetapi, mereka tak tahu, pikiran Fatkhi ternyata terlalu kuat guna dipengaruhi.

Fatkhi ternyata malah kabur ke kantor polisi, menceritakan apa yang terjadi padanya.

Operasi pembunuhan Yasser Arafat pun tidak berhasil.

Kisah operasi ini lalu menjadi ide dari film Hollywood berjudul The Manchurian Candidate.
Mau tahu sandiwara apa yang dimainkan Agen Mossad ini lanjutkan

3. Bawa Raket Palsu

Operasi kejam lainnya, belum begitu lama terjadi, yaitu pada 20 Januari 2010.

Belasan agen Mossad, masuk ke Dubai, Uni Emirat Arab

Mereka masuk menyamar sebagai turis dan atlet tenis.

Tim pembunuh ini menipu petugas imigrasi dengan paspor palsu, wig, kumis palsu, tak hanya itu mereka melengkapi dengan raket segala.

Mereka kemudian langsung masuk ke sebuah kamar hotel supermewah Al-Bustan, yang dihuni oleh orang penting Hamas : Mahmoud al-Mabhouh.

[caption id="attachment_26159" align="aligncenter" width="600"][/caption]

 Cara Mossad Agen Rahasia Israel Membunuh Target, dari Pasta Gigi

Saat al-Mabhouh masuk, mereka langsung beraksi, lalu memakai senjata canggih suntikan yang menggunakan teknologi suara ultrasound.

Suntikan masuk ke Al-Mabhouh bahkan tanpa harus memasukkan jarum ke kulit.

Al-Mabhouh meninggal beberapa saat kemudian.

Hanya berselang 4 jam sesudah serangan kilat itu, seluruh anggota Mossad sudah berada di rumah mereka di Israel.

Siapa saja sasarannya lihat di halaman selanjutnya

4. Polisi Inggris Pun Dibunuh

Target Mossad tidak hanya muslim, orang Palestina atau orang Timur Tengah.

Bahkan, seorang polisi Inggris, juga jadi target, saat dianggap mengganggu misi berdirinya zionis.

Insiden ini terjadi pada 1944.

Kala itu, Palestina masih dipegang oleh pemerintah Inggris.

Yerusalem masuk dalam wilayah pemerintahan Palestina.

Ketika itu, orang-orang Israel justru yang bergerilya, tidak Palestina seperti saat ini.

Mereka memiliki misi menendang Inggris dari Palestina, sehingga tidak ikut campur dengan misi pencaplokan Israel terhadap tanah Palestina.

Salah satu polisi Inggris yang suka memerangi gerakan zionis ini merupakan Detektif Thomas James 'Tom' Wilkin.

September 1944, Tom Wilkin berjalan-jalan.

Seorang bocah melempar topi ke jalanan.

Rupanya, itu merupakan kode bila target sudah dalam posisi untuk diserang.

Sebentar kemudian, 2 pemuda Yahudi, yang menjadi agen Mossad, menembak Wilkin dengan revolver.

Wilkin meniggal dunia di jalanan, berlumuran darah.

Satu pemuda Yahudi itu bernama David Shomron.

Ditanya apakah ia timbul penyesalan sesudah peristiwa itu, Shomron mengatakan : "Sedikitpun tidak. Tambah banyak kantung mayat yang dikirim ke London, semakin dekat pula hari kemerdekaan kami (Israel)," ujar Shomron. (*)

sumber: pilar17,com